Sosok Legenda Eri Irianto di Mata Pelatih Persebaya
Gia Yuda Pradana | 3 April 2020 16:36
Bola.net - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengenang sosok Eri Irianto. Eri merupakan salah satu legenda Persebaya yang meninggal dunia saat membela Green Force pada tanggal 3 April 2000.
Insiden tersebut terjadi saat Persebaya menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Tambaksari pada Liga Indonesia edisi 1999/2000. Dia mengalami benturan dengan pemain PSIM, Samson Noujine Kinga.
Eri Irianto sempat dilarikan ke Rumah Sakit dr. Soetomo, Surabaya untuk mendapatkan perawatan. Namun, nyawa pemain kelahiran 12 Januari 1974 tersebut tidak tertolong.
"Eri sosok pemain pekerja keras, selalu total dalam menjalankan pekerjaannya dan memiliki tendangan yang mematikan buat penjaga gawang lawan," kata Aji Santoso kepada Bola.net, Jumat (3/4/2020).
"Kami benar-benar merasa kehilangan. Di saat usia emas, dia lebih cepat meninggalkan kami semua," kenang arsitek asal Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut.
Aji sempat bermain bersama Eri Irianto selama dua tahun saat sama-sama membela Persebaya. Namun, saat tragedi memilukan 20 tahun silam tersebut, Aji sudah tidak berseragam Green Force.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Sahabat yang Baik

Kenangan tentang sosok Eri Irianto juga tidak bisa dilupakan asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro. Bejo mengaku cukup dekat dengan pemain asal Sidoarjo tersebut.
"(Eri Irianto) sahabat yang baik dan kenal keluarga saya," jelas ayah kandung bek timnas Indonesia, Rachmat Irianto itu.
Eri, kata Bejo, bisa menjadi panutan karena sifatnya yang suka menolong. Dia juga punya tendangan geledek yang akan selalu diingat oleh pencinta Persebaya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Libur Panjang, Persebaya Ingatkan Pemain untuk Tetap Jaga Kondisi
- Pandemi Corona Pengaruhi Produksi Jersey Autentik Persebaya
- Penghentian Kompetisi Dinilai Berpengaruh Terhadap Mental Pemain
- Momen Tak Terlupakan, Gol Sutiono Lamso di Final Liga Indonesia
- Curahan Hati Wasit Nusur Fadilah: Tak Ada Pertandingan, Tak Ada Penghasilan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Madura United Catat Progres Positif di Paruh Musim BRI Super League
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 17:08
-
BRI Super League: Persebaya dan Peran Sentral Bernardo Tavares di Bursa Transfer
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 17:01
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






