Spaso Jadi Ketagihan Ikut Tarkam
Editor Bolanet | 29 Oktober 2012 13:15
- Setahun lebih berada di Makassar membuat Ilija Spasojevic makin menyukai kota ini. Pemain asal Montenegro ini mulai menyatu dengan kultur masyarakat setempat, khususnya dalam kebiasaan bermain bola.
Striker yang menyumbangkan 14 gol untuk PSM Makassar musim lalu itu mulai sering mengikuti turnamen sepak bola antara kampung (tarkam). Kebetulan, saat jeda kompetisi di Indonesia, beberapa pertandingan tarkam digelar di Makassar.
Pemain berusia 24 tahun itu membela tim Kakha FC di ajang Liga Ramadan, Agustus lalu. Baru-baru ini, ia kembali beraksi bersama tim Harimau Community di Walikota Cup.
Di kedua tarkam tersebut, Spaso menjadi satu-satunya pemain asing. Selain mempesona penonton dengan ketampanannya, ia juga memperlihatkan kualitasnya dengan ikut menyumbang gol.
Saya senang karena masyarakat di Makassar selalu mengundang saya untuk terlibat dalam tarkam. Saya belum pernah ikut turnamen amatir seperti ini sebelumnya. Di Montenegro tidak ada turnamen di lapangan besar seperti di sini. Yang ada ada pertandingan amatir tapi seperti turnamen futsal, kata Spaso.
Saya melihat banyak pemain di tarkam yang memiliki talenta. Sepak bola di Indonesia, khususnya Makassar, bisa hidup dengan kegiatan seperti ini, lanjutnya.
Spaso memanfaatkan turnamen amatir tersebut sebagai ajang untuk menjaga staminanya tetap fit. Maklum, PSM sudah hampir 4 bulan tidak menggelar latihan bersama. Meski setiap hari, Spaso tetap latihan sendiri di lapangan atau ke tempat pemusatan kebugaran.
Bermain di kompetisi amatir sangat bahaya dan pemain rentan cedera. Pasalnya, tingkat keselamatan dari lapangan sangat minim, karena menggunakan lapangan terbuka dengan rumput tipis dan tanah yang keras. Tapi, hal itu tidak membuat Spaso gentar.
Memang sangat berbahaya karena pemain bisa saja cedera. Tapi, lebih ‘berbahaya’ lagi tidak pernah bermain bola selama empat bulan. Itu sangat lama, Spaso menandaskan. (nda/mac)
Striker yang menyumbangkan 14 gol untuk PSM Makassar musim lalu itu mulai sering mengikuti turnamen sepak bola antara kampung (tarkam). Kebetulan, saat jeda kompetisi di Indonesia, beberapa pertandingan tarkam digelar di Makassar.
Pemain berusia 24 tahun itu membela tim Kakha FC di ajang Liga Ramadan, Agustus lalu. Baru-baru ini, ia kembali beraksi bersama tim Harimau Community di Walikota Cup.
Di kedua tarkam tersebut, Spaso menjadi satu-satunya pemain asing. Selain mempesona penonton dengan ketampanannya, ia juga memperlihatkan kualitasnya dengan ikut menyumbang gol.
Saya senang karena masyarakat di Makassar selalu mengundang saya untuk terlibat dalam tarkam. Saya belum pernah ikut turnamen amatir seperti ini sebelumnya. Di Montenegro tidak ada turnamen di lapangan besar seperti di sini. Yang ada ada pertandingan amatir tapi seperti turnamen futsal, kata Spaso.
Saya melihat banyak pemain di tarkam yang memiliki talenta. Sepak bola di Indonesia, khususnya Makassar, bisa hidup dengan kegiatan seperti ini, lanjutnya.
Spaso memanfaatkan turnamen amatir tersebut sebagai ajang untuk menjaga staminanya tetap fit. Maklum, PSM sudah hampir 4 bulan tidak menggelar latihan bersama. Meski setiap hari, Spaso tetap latihan sendiri di lapangan atau ke tempat pemusatan kebugaran.
Bermain di kompetisi amatir sangat bahaya dan pemain rentan cedera. Pasalnya, tingkat keselamatan dari lapangan sangat minim, karena menggunakan lapangan terbuka dengan rumput tipis dan tanah yang keras. Tapi, hal itu tidak membuat Spaso gentar.
Memang sangat berbahaya karena pemain bisa saja cedera. Tapi, lebih ‘berbahaya’ lagi tidak pernah bermain bola selama empat bulan. Itu sangat lama, Spaso menandaskan. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Liga 1 Bali United vs Barito Putera: Skor 2-1
Bola Indonesia 27 Agustus 2023, 20:57
-
Karma Yuran Fernandes: Ejek Spaso Dulu, PSM Kebobolan Dua Gol Kemudian
Bola Indonesia 11 Agustus 2023, 17:20
-
Profil Tim dan Daftar Pemain Bali United di BRI Liga 1 2023/2024
Bola Indonesia 29 Juni 2023, 22:30
-
Warbiyasah! Sempat Tertinggal, Bali United Bangkit dan Tumbangkan PSIS Semarang
Open Play 12 April 2023, 23:26
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

