Sriwijaya FC: PSSI Lakukan Kebohongan Publik
Editor Bolanet | 1 November 2011 11:58
- Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin, selaku pembina Sriwijaya Football Club, membantah telah dilobi PSSI agar bersedia bergabung dengan kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI).
Saya belum pernah dihubungi siapa pun dari pihak PSSI, jadi saya tidak tahu kenapa bisa ada dalam pemberitaan seperti itu, kata Alex, di Palembang, Selasa (01/11).
Alex melakukan bantahan, setelah dikonfirmasi mengenai pernyataan Ketua Kompetisi PSSI, Sihar Sitorus yang mengklaim SFC tetap berkiprah di LPI 2011-2012. Kepastian itu didapatkan Sihar setelah berhasil melobi Gubernur Sumsel.
Nanti saya cek kebenarannya, apa benar PSSI pernah menghubungi. Tapi, seingat saya tidak ada pertemuan atau komunikasi dengan PSSI, ujar Alex lagi.
Menurut Alex, dirinya juga akan menanyakan pokok permasalahan antara PSSI dengan SFC kepada Presiden Klub, H Dodi Reza.
Nanti saya akan tanyakan dulu dengan Presiden SFC, apa permasalahannya. Saya tidak bisa putuskan sendiri karena SFC sudah ada yang mengurusnya, apalagi saya hanya sebatas pembina. Jadi semua dikembalikan kepada direksi dan manajemen klub sendiri, kata dia.
Menurut dia, kisruh yang terjadi pada PSSI hendaklah disikapi dengan cermat oleh manajemen Sriwijaya FC, karena hal ini menyangkut masa depan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sumsel.
Keinginan saya SFC tetap berlaga pada kompetisi di bawah naungan PSSI, namun tetap yang menjalankan statuta FIFA. Mengapa demikian, karena jangan sampai ada masalah lagi di kemudian hari, bagi SFC maupun PSSI sendiri, ujar dia pula.
Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin mengatakan, hingga kini SFC tetap ngotot bersama 13 klub lain (K-14) yang menginginkan berlaga pada kompetisi Liga Super Indonesia (LSI).
Kami tetap pada tujuan awal kami bergabung pada K-14 untuk mengikuti Liga Super Indonesia. Kami jelas tidak ingin mengikuti kompetisi yang dinilai tidak memiliki legitimasi hukum yang jelas, kata Hendri.
Mengenai rilis PSSI sebelumnya yang mengatakan SFC akan berlaga di kompetisi LPI, Hendri mengatakan, telah terjadi kebohongan publik.
Saya rasa PSSI sudah sangat arogan mencatut nama SFC, karena kita tidak pernah mendaftar ulang untuk tampil pada LPI. Saya rasa PSSI sudah melakukan kebohongan publik yang menyesatkan masyarakat luas, kata dia. (ant/mac)
Saya belum pernah dihubungi siapa pun dari pihak PSSI, jadi saya tidak tahu kenapa bisa ada dalam pemberitaan seperti itu, kata Alex, di Palembang, Selasa (01/11).
Alex melakukan bantahan, setelah dikonfirmasi mengenai pernyataan Ketua Kompetisi PSSI, Sihar Sitorus yang mengklaim SFC tetap berkiprah di LPI 2011-2012. Kepastian itu didapatkan Sihar setelah berhasil melobi Gubernur Sumsel.
Nanti saya cek kebenarannya, apa benar PSSI pernah menghubungi. Tapi, seingat saya tidak ada pertemuan atau komunikasi dengan PSSI, ujar Alex lagi.
Menurut Alex, dirinya juga akan menanyakan pokok permasalahan antara PSSI dengan SFC kepada Presiden Klub, H Dodi Reza.
Nanti saya akan tanyakan dulu dengan Presiden SFC, apa permasalahannya. Saya tidak bisa putuskan sendiri karena SFC sudah ada yang mengurusnya, apalagi saya hanya sebatas pembina. Jadi semua dikembalikan kepada direksi dan manajemen klub sendiri, kata dia.
Menurut dia, kisruh yang terjadi pada PSSI hendaklah disikapi dengan cermat oleh manajemen Sriwijaya FC, karena hal ini menyangkut masa depan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sumsel.
Keinginan saya SFC tetap berlaga pada kompetisi di bawah naungan PSSI, namun tetap yang menjalankan statuta FIFA. Mengapa demikian, karena jangan sampai ada masalah lagi di kemudian hari, bagi SFC maupun PSSI sendiri, ujar dia pula.
Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin mengatakan, hingga kini SFC tetap ngotot bersama 13 klub lain (K-14) yang menginginkan berlaga pada kompetisi Liga Super Indonesia (LSI).
Kami tetap pada tujuan awal kami bergabung pada K-14 untuk mengikuti Liga Super Indonesia. Kami jelas tidak ingin mengikuti kompetisi yang dinilai tidak memiliki legitimasi hukum yang jelas, kata Hendri.
Mengenai rilis PSSI sebelumnya yang mengatakan SFC akan berlaga di kompetisi LPI, Hendri mengatakan, telah terjadi kebohongan publik.
Saya rasa PSSI sudah sangat arogan mencatut nama SFC, karena kita tidak pernah mendaftar ulang untuk tampil pada LPI. Saya rasa PSSI sudah melakukan kebohongan publik yang menyesatkan masyarakat luas, kata dia. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Final Piala AFF U-19 2026: Australia Juara Usai Kandaskan Thailand
Tim Nasional 13 Juni 2026, 22:24
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:59
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:58
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 21:17
-
Jadwal Live Streaming Babak Final Australia Open di Vidio, 14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











