Striker Utama Persegres Masih Mandul
Editor Bolanet | 9 Februari 2014 12:16
- Semua pun tahu, tugas utama seorang striker adalah mencetak gol. Bila tak mampu mencetak angka untuk tim yang dibelanya, kualitas seorang penyerang patut dipertanyakan. Itulah yang terjadi pada tim Persegres Gresik United saat ini.
Ujung tombak utama tim , Pape Ndiaye belum mencetak satu gol pun dari dua pertandingan yang sudah dijalani di kompetisi Indonesia Super League (ISL). Justru Pape kalah produktif dibanding gelandang lincah Reza Mustofa.
Mantan pemain Persema dan Arema Cronous ini sudah menyumbang tiga gol, masing-masing satu gol di laga lawan Persik Kediri, dan dua gol di pertandingan kontra Persijap Jepara. Sedangkan Elthon Maran juga sudah menceploskan satu gol.
Meski Pape mandul, toh pelatih Persegres, Agus Yuwono masih mantan anak buahnya di Persidafon tersebut. Menurut Agus, meski belum pernah mencatatkan namanya di papan skor, Pape memiliki kontribusi untuk tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini.
Peran Pape sangat bagus. Dia bisa membuka peluang bagi rekannya, bela Agus kepada pemain kesayangannya tersebut.
Agus berkilah, kualitas penyerang tak melulu dilihat dari besaran jumlah gol yang dijaringkan. Namun, bisa juga dilihat dari perannya terhadap tim. Pemain lawan hanya fokus terhadap Pape, tapi melupakan pemain lainnya. Hal inilah yang dimanfaatkan Reza dan Maran, pungkas Agus. [initial]
(bola/faw)
Ujung tombak utama tim , Pape Ndiaye belum mencetak satu gol pun dari dua pertandingan yang sudah dijalani di kompetisi Indonesia Super League (ISL). Justru Pape kalah produktif dibanding gelandang lincah Reza Mustofa.
Mantan pemain Persema dan Arema Cronous ini sudah menyumbang tiga gol, masing-masing satu gol di laga lawan Persik Kediri, dan dua gol di pertandingan kontra Persijap Jepara. Sedangkan Elthon Maran juga sudah menceploskan satu gol.
Meski Pape mandul, toh pelatih Persegres, Agus Yuwono masih mantan anak buahnya di Persidafon tersebut. Menurut Agus, meski belum pernah mencatatkan namanya di papan skor, Pape memiliki kontribusi untuk tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini.
Peran Pape sangat bagus. Dia bisa membuka peluang bagi rekannya, bela Agus kepada pemain kesayangannya tersebut.
Agus berkilah, kualitas penyerang tak melulu dilihat dari besaran jumlah gol yang dijaringkan. Namun, bisa juga dilihat dari perannya terhadap tim. Pemain lawan hanya fokus terhadap Pape, tapi melupakan pemain lainnya. Hal inilah yang dimanfaatkan Reza dan Maran, pungkas Agus. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perseru Kesatria Akui Keunggulan Semen Padang
Bola Indonesia 28 Oktober 2017, 20:49 -
Perseru Tak Gentar Teror Semen Padang
Bola Indonesia 28 Oktober 2017, 01:21 -
Ini Taktik Persipura Demi Taklukkan Perseru Serui
Bola Indonesia 22 Oktober 2017, 09:35 -
Perseru Optimis Bisa Keluar dari Zona Degradasi
Bola Indonesia 18 Oktober 2017, 21:17
-
Perseru untuk Pertama Kali Menang di Kandang Lawan
Bola Indonesia 18 Oktober 2017, 20:59
LATEST UPDATE
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




