Suporter PSM Tuntut Posisi Markus Horison Dievaluasi
Editor Bolanet | 21 Mei 2014 18:34
- Penampilan buruk kembali diperlihatkan kiper PSM Makassar, Markus Horison. Mantan kiper Timnas Indonesia ini harus kebobolan empat kali saat melawan Persebaya Surabaya di GBT semalam.
Sampai saat ini, dari 9 kali penampilannya, Markus sudah kebobolan 11 gol. Sebagai mantan kiper timnas, penampilan Markus dinilai jauh dari harapan. Bahkan suporter menyebut kiper berkepala plontos itu tidak konsisten. Karena itu, suporter minta manajemen segera mengevaluasi Markus.
Dari segi statistik, Markus sudah pantas sekali di evaluasi. Bukankah data mengacu pada statistik sehingga fakta yang ada jadi akurat, kata Jenderal Lapangan suporter The Macz Man, Andi Syam Paswah, Rabu (21/5/2014).
Pria yang akrab disapa Coklat ini juga heran karena pelatih masih memainkan Markus meski penampilannya tidak konsisten. Padahal, PSM masih punya kiper lain yang tidak kalah kualitasnya seperti I Ngurah Komang Arya Perdana.
Pelatih juga harusnya lebih bijaksana. Sudah tahu secara statistik Markus tidak konsisten penampilannya, tapi kok masih dipake? Berarti ada yang salah dengan pelatih, tuturnya.
Pelatih PSM, Rudi William Keltjes, menilai bahwa kekalahan PSM bukan semata karena kesalahan Markus. Rudi menyoroti penampilan pemain sayapnya yang lamban mengantisipasi pergerakan lawan.
Pemain sayap kita yang kurang cepat menutup lawan. Itu yang akan kita perbaiki nantinya di samping ujung tombak harus diganti, kata Rudi. (nda/dzi)
Sampai saat ini, dari 9 kali penampilannya, Markus sudah kebobolan 11 gol. Sebagai mantan kiper timnas, penampilan Markus dinilai jauh dari harapan. Bahkan suporter menyebut kiper berkepala plontos itu tidak konsisten. Karena itu, suporter minta manajemen segera mengevaluasi Markus.
Dari segi statistik, Markus sudah pantas sekali di evaluasi. Bukankah data mengacu pada statistik sehingga fakta yang ada jadi akurat, kata Jenderal Lapangan suporter The Macz Man, Andi Syam Paswah, Rabu (21/5/2014).
Pria yang akrab disapa Coklat ini juga heran karena pelatih masih memainkan Markus meski penampilannya tidak konsisten. Padahal, PSM masih punya kiper lain yang tidak kalah kualitasnya seperti I Ngurah Komang Arya Perdana.
Pelatih juga harusnya lebih bijaksana. Sudah tahu secara statistik Markus tidak konsisten penampilannya, tapi kok masih dipake? Berarti ada yang salah dengan pelatih, tuturnya.
Pelatih PSM, Rudi William Keltjes, menilai bahwa kekalahan PSM bukan semata karena kesalahan Markus. Rudi menyoroti penampilan pemain sayapnya yang lamban mengantisipasi pergerakan lawan.
Pemain sayap kita yang kurang cepat menutup lawan. Itu yang akan kita perbaiki nantinya di samping ujung tombak harus diganti, kata Rudi. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming PSM vs Persib - Pekan 33 BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 12:35
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 17 Mei 2026
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 09:09
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















