Surabaya United Trauma Intimidasi Aremania
Editor Bolanet | 21 Desember 2015 11:37
- Menurut pelatih Surabaya United, Ibnu Grahan, anak asuhnya masih menyimpan rasa trauma atas intimidasi yang dilakukan Aremania menjelang laga lawan Arema Cronus, Sabtu (19/12) lalu. Apalagi, mayoritas pemain Surabaya United masih berusia muda.
(faw/gia)
Rasa trauma itu disebabkan karena perlakuan Aremania ketika 'menyambut' kedatangan bus Surabaya United. Kayu, paving hingga batu dilempar ke arah bus yang ditumpangi Evan Dimas dan kawan-kawan.
Kaca bus pun pecah. Sejumlah pemain menjadi korban karena terkena serpihan kaca yang pecah tersebut. Kejadian inilah yang masih menyisakan trauma di benak para penggawa klub milik pengusaha Gede Widiade ini.
Apakah trauma itu akan hilang dalam waktu singkat? Tidak, kata Ibnu kepada , Senin (21/12) pagi. Masalah psikologi seperti ini sangat sulit hilang dalam waktu cepat, tegas mantan pelatih Persebaya 1927 ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















