Tak Punya Dana, Persiku Tolak Jadi Tuan Rumah Delapan Besar
Editor Bolanet | 5 Mei 2012 08:35
- Persiku Kudus menolak tawaran menjadi tuan rumah babak delapan besar Divisi Utama PT Liga Indonesia karena persoalan finansial.
Menurut Komisaris PT Kudus Muriatama, Ayatullah Humaini mengatakan, menjadi tuan rumah babak delapan besar merupakan kesempatan yang berharga.
Secara pribadi, kami juga menginginkan babak delapan besar bisa digelar di Kudus karena menjadi apresiasi tersendiri bagi masyarakat Kudus, ujarnya.
Akan tetapi, hal itu sulit karena manajemen sedang berjuang mendapatkan dana bagi tim untuk memenuhi hak-hak pemain, tambah Humaini.
Humaini pun menegaskan, seandainya Persiku memiliki dana cukup, pihaknya akan lebih memilih untuk memenuhi hak-hak pemain.
Selain itu, untuk menjadi tuan rumah babak delapan besar juga dibutuhkan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, dimulai dari persoalan lapangan hingga penginapan.
Hal tersebut akan berdampak pada penyediaan alokasi dana yang relatif cukup besar, jelasnya seraya mengatakan bahwa apabila dipaksakan, dia khawatir, hak-hak pemain tidak akan terpenuhi, sehingga bisa berdampak pada soliditas pemain.
Menurut Komisaris PT Kudus Muriatama, Ayatullah Humaini mengatakan, menjadi tuan rumah babak delapan besar merupakan kesempatan yang berharga.
Secara pribadi, kami juga menginginkan babak delapan besar bisa digelar di Kudus karena menjadi apresiasi tersendiri bagi masyarakat Kudus, ujarnya.
Akan tetapi, hal itu sulit karena manajemen sedang berjuang mendapatkan dana bagi tim untuk memenuhi hak-hak pemain, tambah Humaini.
Humaini pun menegaskan, seandainya Persiku memiliki dana cukup, pihaknya akan lebih memilih untuk memenuhi hak-hak pemain.
Selain itu, untuk menjadi tuan rumah babak delapan besar juga dibutuhkan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, dimulai dari persoalan lapangan hingga penginapan.
Hal tersebut akan berdampak pada penyediaan alokasi dana yang relatif cukup besar, jelasnya seraya mengatakan bahwa apabila dipaksakan, dia khawatir, hak-hak pemain tidak akan terpenuhi, sehingga bisa berdampak pada soliditas pemain.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Putuskan Persebaya Berlaga di Divisi Utama
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 12:06 -
Persiwa Berharap Rumor Wasit Disuap Tak Terdengar Lagi
Bola Indonesia 6 Januari 2017, 15:05
-
Persiwa Ingin Klub Divisi Utama Lebih Diperhatikan
Bola Indonesia 6 Januari 2017, 14:12
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Injak Kepala Wasit, Lima Pemain PS Benteng Dikartu Merah!
Bola Indonesia 27 November 2016, 22:55
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













