Takluk dari PS Kopa, Persema 1953 Akui Kehilangan Jati Diri
Ari Prayoga | 16 Agustus 2018 02:12
- Sebuah pengakuan diungkapkan Joko Kuspito ihwal kekalahan anak asuhnya pada laga perdana mereka di ajang 16 Besar Liga 3 Regional Jawa Timur, kontra PS Kota Pahlawan. Pelatih Persema 1953 ini mengakui anak asuhnya kehilangan jati diri permainan mereka pada laga ini.
Kami terbuai dengan permainan mereka, ujar Joko Kuspito, usai pertandingan.
Ciri khas permainan kami sama sekali tidak tampak. Entah karena gugup atau apa. Yang pasti, kami sering kehilangan bola, sambungnya.
Selain itu, Joko menilai bahwa pada pertandingan ini anak asuhnya juga terlalu berambisi mencetak gol. Namun, hal ini justru menjadi bumerang kala ketergesaan mereka bisa dimanfaatkan lawan.
Kami sering membuat kesalahan sendiri, ucapnya.
Menurut Joko, selain jati diri permainan yang hilang, anak asuhnya juga bermasalah dalam penyelesaian akhir. Hal ini, sambung pelatih berusia 39 tahun tersebut, tak lepas dari minimnya stok penyerang yang mereka miliki.
Hanya ada dua penyerang yang siap. Inilah yang kami maksimalkan, tuturnya.
Sebelumnya, Persema 1953 gagal meraih poin kala menjamu PS Kota Pahlawan. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gajayana Kota Malang, Rabu , gawang Yusuf Wahyu Prayudha digelontor tiga gol tanpa balas.
Dalam pertandingan ini, penyerang PS Kopa, Bobbi Ambarsari, sukses menjadi bintang. Ia mencetak dua gol ke gawang Persema 1953. Sementara, satu gol lain dicetak Hendra Tristiandy.
Lebih lanjut, Joko Kuspito tak mau lempar handuk menyusul kekalahan anak asuhnya. Eks pemain Persija Jakarta tersebut menegaskan bahwa anak asuhnya siap meraih poin penuh pada dua laga setelahnya, kontra PSID Jombang dan PSSS Situbondo.
Ini pekerjaan rumah yang saya punya. Saya pasti akan membenahi tim dan siap membalas, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Pemain untuk Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri Blusukan Sampai ke Liga 3
Tim Nasional 10 Februari 2024, 18:50
-
PSTI Curiga Banyak Orang Lama di PSSI Buat Pemberantasan Mafia Bola Indonesia Lambat
Bola Indonesia 17 Desember 2023, 23:46
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






