"Tanpa Enam Exco, Rapat Dipastikan Melanggar Statuta"
Editor Bolanet | 27 Maret 2013 17:06
- Sekjen PSSI Hadiyandra, pernah mengungkapkan jika Komite Eksekutif (Exco) akan menggelar rapat pada tanggal 1 atau 5 April mendatang.
Meski begitu, rapat Exco tersebut yang akan membahas agenda seputar evaluasi Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Maret lalu, kinerja Badan Tim Nasional (BTN), lalu mencari waktu dan lokasi yang tepat untuk pelaksanaan Kongres PSSI pada bulan Juni mendatang tidak akan mengundang enam pihak terhukum akibat melakukan tindakan walk out ketika berlangsungnya KLB PSSI pada 17 Maret. Mereka yakni, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Farid Rahman.
Kondisi tersebut, membuat Sihar Sitorus meradang. Dikatakannya, Jumlah Exco dalam rapat, tidak ada perubahan dan tetap 11 orang.
Jika ada Exco yang tidak diundang, rapat tersebut dipastikan tidak kuorum. Jika tetap dipaksakan, tentu melanggar Statuta PSSI, ujar Sihar Sitorus.
Ditambahkannya lagi, empat anggota Exco yang baru terpilih, belum berhak hadir. Mereka yakni, Hardi Hasan (Ketua Pengurus Provinsi DKI Jakarta), Zulfadli (Ketua Pengurus Provinsi Yogyakarta), Djamal Aziz (anggota Komisi X dari DPR RI), dan La Siya (Ketua Harian klub Persipura Jayapura).
Mereka tidak boleh hadir dalam rapat Exco. Sebab, sampai kini, belum ada penegasan resmi dari FIFA terkait keabsahan status mereka. Pemilihan personal Exco dilakukan melalui mekanisme dan tata cara pemilihan yang diatur, sesuai Electoral Code FIFA. Sehingga, tidak boleh asal tunjuk saja, pungkasnya. (esa/dzi)
Meski begitu, rapat Exco tersebut yang akan membahas agenda seputar evaluasi Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Maret lalu, kinerja Badan Tim Nasional (BTN), lalu mencari waktu dan lokasi yang tepat untuk pelaksanaan Kongres PSSI pada bulan Juni mendatang tidak akan mengundang enam pihak terhukum akibat melakukan tindakan walk out ketika berlangsungnya KLB PSSI pada 17 Maret. Mereka yakni, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Farid Rahman.
Kondisi tersebut, membuat Sihar Sitorus meradang. Dikatakannya, Jumlah Exco dalam rapat, tidak ada perubahan dan tetap 11 orang.
Jika ada Exco yang tidak diundang, rapat tersebut dipastikan tidak kuorum. Jika tetap dipaksakan, tentu melanggar Statuta PSSI, ujar Sihar Sitorus.
Ditambahkannya lagi, empat anggota Exco yang baru terpilih, belum berhak hadir. Mereka yakni, Hardi Hasan (Ketua Pengurus Provinsi DKI Jakarta), Zulfadli (Ketua Pengurus Provinsi Yogyakarta), Djamal Aziz (anggota Komisi X dari DPR RI), dan La Siya (Ketua Harian klub Persipura Jayapura).
Mereka tidak boleh hadir dalam rapat Exco. Sebab, sampai kini, belum ada penegasan resmi dari FIFA terkait keabsahan status mereka. Pemilihan personal Exco dilakukan melalui mekanisme dan tata cara pemilihan yang diatur, sesuai Electoral Code FIFA. Sehingga, tidak boleh asal tunjuk saja, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Copot Satoru Mochizuki Dari Pos Pelatih Timnas Putri Indonesia
Tim Nasional 16 Juli 2025, 17:47
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















