Tanpa Rekomendasi Kemenpora, Klub Ingin ISL Tetap Berjalan
Editor Bolanet | 20 Februari 2015 22:11
- Sekalipun tanpa restu Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan BOPI, kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015 tetap bakal berjalan. Hal tersebut, menjadi kesepakatan yang dideklarasikan sebanyak 18 klub peserta ISL di Bandung, Jumat (21/2) malam.
Terkai hal tersebut, PT Liga Indonesia (PT LI) akan menyusun ulang jadwal yang sebelumnya sudah ditetapkan.
Untuk waktunya, akan disesuaikan setelah 20 Februari tertunda. Kami meminta PT LI membuat jadwal baru yang sesuai agenda Timnas, AFC Cup, dan kompetisi AFF di 2015, kata Sekretaris Tim Persipura, Rocky Bebena, saat membacakan deklarasi tersebut.
Bakal bergulirnya kompetisi ISL, lantaran klub dan PT LI melihat adanya dukungan kepada PSSI dari FIFA melalui surat tertanggal 19 Februari yang ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen), Jerome Valcke. ISL diminta untuk dijalankan walau tidak ada rekomendasi Kemenpora, yang disebut sebagai pihak ketiga.
Kami ingin secepatnya, semoga April sudah bisa. Surat FIFA sudah jelas. Apakah justru ingin mendapatkan sanksi? Atau kita jalankan aturan? BOPI sebetulnya punya niat baik, tapi tidak memberi solusi. Sementara soal izin keamanan, saya pikir tidak terpengaruh BOPI dan Menpora, pungkasnya. (esa/dzi)
Terkai hal tersebut, PT Liga Indonesia (PT LI) akan menyusun ulang jadwal yang sebelumnya sudah ditetapkan.
Untuk waktunya, akan disesuaikan setelah 20 Februari tertunda. Kami meminta PT LI membuat jadwal baru yang sesuai agenda Timnas, AFC Cup, dan kompetisi AFF di 2015, kata Sekretaris Tim Persipura, Rocky Bebena, saat membacakan deklarasi tersebut.
Bakal bergulirnya kompetisi ISL, lantaran klub dan PT LI melihat adanya dukungan kepada PSSI dari FIFA melalui surat tertanggal 19 Februari yang ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen), Jerome Valcke. ISL diminta untuk dijalankan walau tidak ada rekomendasi Kemenpora, yang disebut sebagai pihak ketiga.
Kami ingin secepatnya, semoga April sudah bisa. Surat FIFA sudah jelas. Apakah justru ingin mendapatkan sanksi? Atau kita jalankan aturan? BOPI sebetulnya punya niat baik, tapi tidak memberi solusi. Sementara soal izin keamanan, saya pikir tidak terpengaruh BOPI dan Menpora, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terancam Tanpa Pemain ISL, Tim PON Jatim Pusing
Bola Indonesia 12 Februari 2016, 13:31
-
Gantikan ISL, Indonesia Super Competition Akan Digelar
Bola Indonesia 16 Januari 2016, 19:00
-
La Nyalla Hadiri Pertemuan PT Liga Dengan Klub ISL
Bola Indonesia 16 Januari 2016, 17:44
-
Sukses Gelar Piala Presiden, Saatnya Mahaka Jadi Operator Liga?
Editorial 21 Oktober 2015, 11:59
-
Fatamorgana Sepakbola Indonesia
Editorial 15 Oktober 2015, 15:50
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










