Telan Kekalahan, Pelatih Persisam Enggan Cari Alasan
Editor Bolanet | 7 Februari 2013 18:49
- Kalah cukup telak 1-3 dari Arema FC tak membuat pelatih Persisam Samarinda, Sartono Anwar, mencari-cari alasan. Menurutnya, tim lawan memang pantas menang pada laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (7/02).
Persisam datang dengan kekuatan compang camping. Tiga pemain utama mereka harus absen di laga ini, yakni Dian Irawan, Ferdinand Sinaga dan Lancine Kone. Absennya pemain itu tidak saya permasalahkan, kita sama-sama latihan. Di sini pemain pengganti harus punya mental untuk bermain berani. Maksud saya berani berbuat, bukan berani main nakal, urai Sartono pasca laga.
Dua kali keputusan wasit Jerry Elly yang memberi hadiah penalti kepada Arema juga tak dijadikan alasan mantan pelatih Persibo Bojonegoro ini. Faktor lapangan yang berat terutama di babak pertama dinilainya cukup menyulitkan permainan tim berjuluk Pesut Mahakam ini.
Lapangan licin, kami juga jarang latihan di lapangan seperti itu, lanjutnya.
Sartono mengakui kalau barisan pemain depannya seperti Bayu Gatra harus lebih berani melakukan penetrasi ke kotak penalti. Di babak kedua anak-anak sudah menunjukkan permainannya. Kami menguasai bola. Mungkin ini motivasi di ruang ganti, pungkasnya. (fjr/dzi)
Persisam datang dengan kekuatan compang camping. Tiga pemain utama mereka harus absen di laga ini, yakni Dian Irawan, Ferdinand Sinaga dan Lancine Kone. Absennya pemain itu tidak saya permasalahkan, kita sama-sama latihan. Di sini pemain pengganti harus punya mental untuk bermain berani. Maksud saya berani berbuat, bukan berani main nakal, urai Sartono pasca laga.
Dua kali keputusan wasit Jerry Elly yang memberi hadiah penalti kepada Arema juga tak dijadikan alasan mantan pelatih Persibo Bojonegoro ini. Faktor lapangan yang berat terutama di babak pertama dinilainya cukup menyulitkan permainan tim berjuluk Pesut Mahakam ini.
Lapangan licin, kami juga jarang latihan di lapangan seperti itu, lanjutnya.
Sartono mengakui kalau barisan pemain depannya seperti Bayu Gatra harus lebih berani melakukan penetrasi ke kotak penalti. Di babak kedua anak-anak sudah menunjukkan permainannya. Kami menguasai bola. Mungkin ini motivasi di ruang ganti, pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming BRI Super League: Arema FC vs PSIM
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 09:17
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















