Temui Pelaku Sepakbola Gajah, Ini Pesan Kemenpora
Editor Bolanet | 7 Agustus 2015 11:13
- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyambut positif inisiatif beberapa penggawa PSS Sleman untuk membeber skandal sepakbola gajah. Bahkan, mereka berpesan pada para pelaku sepakbola gajah itu agar tak perlu takut membuka kebenaran.
Kami berpesan agar mereka memenuhi undangan PSSI jika memang ada, tutur Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
Selain itu, kami juga berpesan agar mereka tetap konsisten membuka kebenaran dan tak perlu merasa takut, sambung pria yang juga merupakan Juru Bicara Kemenpora ini.
Sebelumnya, Kamis (06/08) siang, empat penggawa PSS Sleman pelaku sepakbola gajah mendatangi kantor Kemenpora dan diterima langsung Gatot. Para pemain tersebut adalah: Satrio Aji, Hermawan, Moniega dan Ridwan Awaludin. Dalam kunjungan ini, mereka diantar Direktur LSM Sepakbola Menuju Prestasi Tertinggi (Semprit) Ari Wibowo.
Pada pertemuan dengan Gatot, para pemain menyampaikan fakta-fakta yang mereka ketahui ihwal kasus sepakbola gajah antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang. Salah satu yang dibeber para pemain tersebut adalah adanya instruksi petinggi PSS untuk mencetak gol bunuh diri. Selain itu, mereka juga mendengar pernyataan petinggi tersebut -yang mengaku habis ditelpon oleh Vigit Waluyo dan diminta menghindari Borneo FC.
Sementara itu, menurut Ari Wibowo, para pemain mengaku siap melaksanakan pesan Gatot. Mereka berjanji bakal konsisten dengan pernyataannya, seperti yang sudah diungkap kepada publik.
Artinya, mereka tidak akan bersedia mengubah pernyataan apapun sekalipun nanti mendapat tekanan saat dipanggil Komdis PSSI, tandas Ari. [initial]
(den/mac)
Kami berpesan agar mereka memenuhi undangan PSSI jika memang ada, tutur Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
Selain itu, kami juga berpesan agar mereka tetap konsisten membuka kebenaran dan tak perlu merasa takut, sambung pria yang juga merupakan Juru Bicara Kemenpora ini.
Sebelumnya, Kamis (06/08) siang, empat penggawa PSS Sleman pelaku sepakbola gajah mendatangi kantor Kemenpora dan diterima langsung Gatot. Para pemain tersebut adalah: Satrio Aji, Hermawan, Moniega dan Ridwan Awaludin. Dalam kunjungan ini, mereka diantar Direktur LSM Sepakbola Menuju Prestasi Tertinggi (Semprit) Ari Wibowo.
Pada pertemuan dengan Gatot, para pemain menyampaikan fakta-fakta yang mereka ketahui ihwal kasus sepakbola gajah antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang. Salah satu yang dibeber para pemain tersebut adalah adanya instruksi petinggi PSS untuk mencetak gol bunuh diri. Selain itu, mereka juga mendengar pernyataan petinggi tersebut -yang mengaku habis ditelpon oleh Vigit Waluyo dan diminta menghindari Borneo FC.
Sementara itu, menurut Ari Wibowo, para pemain mengaku siap melaksanakan pesan Gatot. Mereka berjanji bakal konsisten dengan pernyataannya, seperti yang sudah diungkap kepada publik.
Artinya, mereka tidak akan bersedia mengubah pernyataan apapun sekalipun nanti mendapat tekanan saat dipanggil Komdis PSSI, tandas Ari. [initial]
(den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












