Terancam Tanpa Pemain Kunci, Arema Tak Akan Ubah Formasi
Dimas Ardi Prasetya | 29 Juli 2019 01:19
Bola.net - Milomir Seslija memastikan timnya tak akan mengubah formasi demi mengantisipasi kemungkinan bermain tanpa fullback kiri andalan mereka, Johan Ahmat Farizi, pada laga kontra Persib Bandung, Selasa (30/07). Pelatih Arema FC tersebut menegaskan timnya tetap bakal memainkan formasi yang selama ini menjadi andalan mereka pada Shopee Liga 1 musim 2019.
"Kami tidak akan mengubah formasi yang selama ini menjadi pakem permainan kami," ucap Milo, sapaan karib Milomir Seslija, pada Bola.net.
"Kami belum pernah mengubah formasi ini sebelumnya. Selain itu, tak ada waktu untuk beradaptasi dengan formasi baru," ia menambahkan.
Sebelumnya, Arema terancam kehilangan Jhon, sapaan karib Farizi, pada laga kontra Persib Bandung, Selasa (30/07). Dua pemain ini sebelumnya mengalami cedera pada laga kontra Bhayangkara FC, yang dihelat Jumat (26/07) lalu. Akibat cedera tersebut, pemain berusia 29 tahun itu harus ditarik keluar ketika laga belum lagi tuntas.
Setelah Jhon ditarik keluar, Arema tampak kesulitan mengisi posisi yang lowong. Mereka mengganti Jhon dengan Hanif Sjahbandi pada awal babak kedua.
Masuknya Hanif membawa perubahan posisi pemain. Tempat Jhon diisi Agil Munawar, yang sebelumnya tampil ciamik sebagai fullback kanan. Posisi Agil kemudian ditempati Hendro Siswanto, yang biasa beroperasi sebagai gelandang bertahan. Sementara, posisi Hendro diisi Hanif.
Modifikasi ini harus dilakukan Arema. Pasalnya, klub berlogo singa mengepal ini kehabisan stok fullback. Selain Jhon, dua fullback mereka lainnya -Alfin Tuasalamony dan Ricky Ohorella- juga mengalami cedera. Saat ini, stok fullback mereka tinggal Agil seorang.
Apa alasan Milo bersikeras tak akan mengubah formasi timnya? Simak di bawah ini.
Rasa Percaya Diri Pemain
Menurut Milo, sebagai pelatih, ia berupaya agar anak asuhnya nyaman bermain. Salah satunya, menurut pelatih asal Bosnia ini, adalah dengan tak mengubah formasi dan pakem bermain mereka.
"Ada yang suka perubahan, ada pula yang tidak. Pemain-pemain kami sering tak merasa percaya diri dengan perubahan," kata Milo.
"Mereka merasa formasi dan pakem bermain saat ini adalah yang paling bagus. Kita tak bisa menyalahkan mereka. Bakal perlu waktu lama untuk menyiapkan sesuatu yang berbeda. Dan, saat ini, tak ada cukup banyak waktu," ia menambahkan.
Kurang Stok di Posisi Lain

Selain tak nyamannya para pemain dengan formasi dan pakem bermain baru, Milo menyebut, ada alasan lain baginya mempertahankan formasi saat ini. Hal tersebut, menurut pelatih berusia 55 tahun tersebut, adalah kekurangan stok yang tak hanya terjadi di sektor fullback.
"Ada beberapa sektor lain yang masih perlu dibenahi," tuturnya.
"Namun, ini tak masalah. Kami masih bisa mainkan Nasir atau Ridwan Tawainella di posisi fullback," Milo menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










