Terkait Skandal Korupsi FIFA, Ini Kata Pemerintah Indonesia
Editor Bolanet | 28 Mei 2015 21:15
- Pemerintah Republik Indonesia akhirnya memberi tanggapan resmi ihwal skandal yang terjadi di tubuh FIFA. Melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, pemerintah menyayangkan adanya skandal korupsi yang menggerogoti tubuh induk sepakbola dunia ini.
Sangat disayangkan sekali, bahwa Statuta FIFA yang demikian bagus dan selalu diagung-agungkan oleh para anggotanya justru telah dirongrong sendiri oleh beberapa pejabat tingginya sendiri, ujar Juru Bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto.
Pada pasal 2 butir e Statuta FIFA, sesungguhnya sudah sangat jelas bagaimana concern FIFA di antaranya terhadap masalah anti korupsi, sambungnya.
Sebelumnya, Rabu (27/05) pagi waktu Swiss, Kepolisian Wilayah Zurich menggerebek Baur au Lac, sebuah hotel bintang lima di Zurich. Pada penggerebekan itu, mereka menangkap enam orang pengurus FIFA, yang sampai saat ini belum disebutkan identitasnya.
Enam orang ini dituduh telah menyalahgunakan jabatannya untuk melakukan tindak kejahatan pencucian uang dan serangkaian tindak kejahatan terorganisir lainnya. Mereka akan diekstradisi ke Amerika dan akan diadili di sana.
Sejak terkuatnya masalah tersebut, mayoritas media Eropa gencar memberitakan kebusukan di FIFA. Terlebih lagi, ada permintaan dari petinggi UEFA agar Kongres FIFA untuk ditunda. Selain itu, ada juga pernyataan Jaksa Agung AS Loretta E. Lynch yang mengatakan pada tanggal 27 Mei 2015 bahwa masalah yang dihadapi oleh beberapa pejabat tinggi FIFA adalah masalah yang sangat serius dan ditengarai sudah cukup lama. (den/dzi)
Sangat disayangkan sekali, bahwa Statuta FIFA yang demikian bagus dan selalu diagung-agungkan oleh para anggotanya justru telah dirongrong sendiri oleh beberapa pejabat tingginya sendiri, ujar Juru Bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto.
Pada pasal 2 butir e Statuta FIFA, sesungguhnya sudah sangat jelas bagaimana concern FIFA di antaranya terhadap masalah anti korupsi, sambungnya.
Sebelumnya, Rabu (27/05) pagi waktu Swiss, Kepolisian Wilayah Zurich menggerebek Baur au Lac, sebuah hotel bintang lima di Zurich. Pada penggerebekan itu, mereka menangkap enam orang pengurus FIFA, yang sampai saat ini belum disebutkan identitasnya.
Enam orang ini dituduh telah menyalahgunakan jabatannya untuk melakukan tindak kejahatan pencucian uang dan serangkaian tindak kejahatan terorganisir lainnya. Mereka akan diekstradisi ke Amerika dan akan diadili di sana.
Sejak terkuatnya masalah tersebut, mayoritas media Eropa gencar memberitakan kebusukan di FIFA. Terlebih lagi, ada permintaan dari petinggi UEFA agar Kongres FIFA untuk ditunda. Selain itu, ada juga pernyataan Jaksa Agung AS Loretta E. Lynch yang mengatakan pada tanggal 27 Mei 2015 bahwa masalah yang dihadapi oleh beberapa pejabat tinggi FIFA adalah masalah yang sangat serius dan ditengarai sudah cukup lama. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bos Chelsea Bantah Enzo Fernandez Bakal Cabut: Perkataannya Diplintir!
Liga Inggris 20 Maret 2026, 21:45
-
Arsenal Gigit Jari! Bintang Inter Milan Ini Ogah Pindah ke London Utara!
Liga Inggris 20 Maret 2026, 21:15
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset di Kandang Bournemouth
Liga Inggris 20 Maret 2026, 20:45
-
Prediksi Brighton vs Liverpool 21 Maret 2026
Liga Inggris 20 Maret 2026, 20:10
-
Manchester United Mulai Proses Transfer Pengganti Casemiro
Liga Inggris 20 Maret 2026, 19:30
-
Bos Bournemouth Ketar-ketir Lihat MU: Mereka Ngeri Banget!
Liga Inggris 20 Maret 2026, 19:00
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Brasil 2026 di Vidio, 20-22 Maret 2026
Otomotif 20 Maret 2026, 18:58
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 Maret 2026, 18:58
-
Waduh, Enzo Fernandez Indikasikan Bisa Cabut dari Chelsea?
Liga Inggris 20 Maret 2026, 18:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













