Teror Mafia Ekuador Membuat Febre Ingin Kembali ke PSM
Editor Bolanet | 24 Agustus 2012 19:45
- Mantan Stopper PSM Makassar Cristian Febre, menyatakan ingin kembali memperkuat tim Ayam Jantan dari Timur musim depan. Febre mengaku tidak betah berlaga di Ekuador.
Febre meninggalkan PSM awal Juli lalu setelah menerima pinangan klub Tecnico Ambato Univercitario yang bermain di Divisi I Liga Ekuador. Seiring berjalannya waktu, Febre merasa tidak betah bahkan tidak aman bermain di liga Ekuador. Bukan karena masalah gaji, tapi lebih kepada keamanannya.
Maraknya aksi kejahatan di jalanan dan penembakan setiap ada pertandingan, membuatnya merasa tidak aman. Ia khawatir akan keselamatannya.
Saya memang menerima gaji yang cukup besar di sini. Tapi hidup saya tidak tenang. Terlalu banyak orang jahat dan tingkat kriminalitas sangat tinggi. Selalu ada perasaan terancam dan tidak nyaman, kata Febre.
Andalan Petar Segrt ini pun ingin kembali bermain di PSM musim depan. Saya rindu Makassar dan kebersamaan dengan pemain lainnya, imbuhnya.
Menurut Febre, sepakbola di Ekuador dari segi ekonomi sangat bagus. Dukungan suporter yang mencapai 55 ribu orang dalam setiap pertandingan juga membuatnya merasa senang. Bahkan, suporter banyak yang mengelu-elukan namanya.
Febre pun berharap agar pelatih PSM, Petar Segrt, mau menerimanya kembali. Ia menunggu agar Petar memanggilnya untuk musim depan
Kalau coach dan Rully Habibie mau saya kembali, saya akan langsung ke Makassar. Saya mau ikut latihan lagi dengan PSM. Saya masih menunggu panggilan dari Petar untuk kembali bergabung dengan PSM, kata Febre.
Sementara itu, Petar yang kini sudah kembali ke Makassar mengatakan sedikit terkejut tapi juga senang jika Febre mau kembali ke PSM. Sebab, dia memang masih berharap Febre mau bertahan di PSM.
Sangat bagus kalau Febre mau kembali, karena memang kita sangat membutuhkan tenaganya. Saya harap dia serius mau kembali, kata Petar. (nda/end)
Febre meninggalkan PSM awal Juli lalu setelah menerima pinangan klub Tecnico Ambato Univercitario yang bermain di Divisi I Liga Ekuador. Seiring berjalannya waktu, Febre merasa tidak betah bahkan tidak aman bermain di liga Ekuador. Bukan karena masalah gaji, tapi lebih kepada keamanannya.
Maraknya aksi kejahatan di jalanan dan penembakan setiap ada pertandingan, membuatnya merasa tidak aman. Ia khawatir akan keselamatannya.
Saya memang menerima gaji yang cukup besar di sini. Tapi hidup saya tidak tenang. Terlalu banyak orang jahat dan tingkat kriminalitas sangat tinggi. Selalu ada perasaan terancam dan tidak nyaman, kata Febre.
Andalan Petar Segrt ini pun ingin kembali bermain di PSM musim depan. Saya rindu Makassar dan kebersamaan dengan pemain lainnya, imbuhnya.
Menurut Febre, sepakbola di Ekuador dari segi ekonomi sangat bagus. Dukungan suporter yang mencapai 55 ribu orang dalam setiap pertandingan juga membuatnya merasa senang. Bahkan, suporter banyak yang mengelu-elukan namanya.
Febre pun berharap agar pelatih PSM, Petar Segrt, mau menerimanya kembali. Ia menunggu agar Petar memanggilnya untuk musim depan
Kalau coach dan Rully Habibie mau saya kembali, saya akan langsung ke Makassar. Saya mau ikut latihan lagi dengan PSM. Saya masih menunggu panggilan dari Petar untuk kembali bergabung dengan PSM, kata Febre.
Sementara itu, Petar yang kini sudah kembali ke Makassar mengatakan sedikit terkejut tapi juga senang jika Febre mau kembali ke PSM. Sebab, dia memang masih berharap Febre mau bertahan di PSM.
Sangat bagus kalau Febre mau kembali, karena memang kita sangat membutuhkan tenaganya. Saya harap dia serius mau kembali, kata Petar. (nda/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Tiga Tim Lolos ke Babak 32 Besar
Piala Dunia 26 Juni 2026, 05:41
-
Man of the Match Ekuador vs Jerman: Nilson Angulo
Piala Dunia 26 Juni 2026, 05:25
-
Ekuador Berjuang Menjaga Asa, Jerman Sudah Amankan Posisi Puncak
Piala Dunia 25 Juni 2026, 22:59
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Ekuador vs Jerman 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 08:02
LATEST UPDATE
-
Moji dan Mosva Beri Bonus Rp120 Juta untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Voli 8 September 2026, 03:03
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




