Terus Latihan, Pemain Arema Bergantung Pada Gaji 25 Persen
Editor Bolanet | 1 Juni 2015 21:27
- Pemain asing Arema Cronus, Fabiano Beltrame masih tetap mengikuti latihan rutin, kendati tidak memiliki jadwal pertandingan. Sejak dilakukan penghentian kompetisi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) para pemain otomatis istirahat total, tanpa pertandingan hingga batas waktu yang belum diketahui.
Fabiano mengaku hanya bisa menunggu, karena untuk bermain di kompetisi di luar negeri sudah tidak mungkin. Karena musim kompetisi di negara tetangga, seperti Malaysia sudah dimulai.
Masih belum tahu kejelasan, ya di sini saja, santai saja. Mau ikut kompetisi di negara tetangga, tapi juga sudah ditutup, kata Fabiano Beltrame saat latihan di Lapangan Abdulracman Saleh, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (1/6) sore.
Fabiano sudah memboyong keluarganya ke Malang sejak Januari lalu. Dua anaknya sudah sekolah, bahkan anak bungsunya yang duduk di kelas 5 Sekolah Dasar (SD), dalam minggu ini sedang persiapan menjalani ujian. Sedangkan kakaknya duduk di kelas 2 SMA.
Mereka ditanya teman-temannya, kamu harus pulang, ayahmu akan pulang karena tidak ada pertandingan. Mereka tidak tahu jawabannya. Mereka sudah terlanjur senang di sini, katanya.
Pria asal Brazil ini mengaku menggantungkan hidup keluarga dari gaji yang diterimakan setiap bulan dari Manajemen. Para pemain hanya menerima gaji sebesar 25 persen dari nilai kontrak selama tidak ada pertandingan.
Untung pihak Manajemen berniat baik. Kita bisa tanggung jawab dengan keluarga. Bukan cukup, tapi bisa jalankan tanggungan ke keluarga, tandasnya.
Sama seperti Fabiano, Dendy Santoso juga berharap agar kompetisi segera digelar kembali. Pihaknya tetap berlatih, tetapi dirasa kurang semangat karena tidak dipersiapkan untuk kompetisi.
Sampai sekarang tidak bisa bermain. Latihan kan tujuannya untuk kompetisi dan bisa masuk Timnas, kemudian bermain di internasional, kata Dendy.
Seperti pemain yang lain, penghasilan Dendy setiap bulan dari Management. Hingga kini, dirinya belum memiliki alternatif sebagai sumber penghasilan lain. Selama ini masih bertumpu pada sepakbola. Gaji 25 persen lumayan untuk menunjang hidup, katanya. (dar/dzi)
Fabiano mengaku hanya bisa menunggu, karena untuk bermain di kompetisi di luar negeri sudah tidak mungkin. Karena musim kompetisi di negara tetangga, seperti Malaysia sudah dimulai.
Masih belum tahu kejelasan, ya di sini saja, santai saja. Mau ikut kompetisi di negara tetangga, tapi juga sudah ditutup, kata Fabiano Beltrame saat latihan di Lapangan Abdulracman Saleh, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (1/6) sore.
Fabiano sudah memboyong keluarganya ke Malang sejak Januari lalu. Dua anaknya sudah sekolah, bahkan anak bungsunya yang duduk di kelas 5 Sekolah Dasar (SD), dalam minggu ini sedang persiapan menjalani ujian. Sedangkan kakaknya duduk di kelas 2 SMA.
Mereka ditanya teman-temannya, kamu harus pulang, ayahmu akan pulang karena tidak ada pertandingan. Mereka tidak tahu jawabannya. Mereka sudah terlanjur senang di sini, katanya.
Pria asal Brazil ini mengaku menggantungkan hidup keluarga dari gaji yang diterimakan setiap bulan dari Manajemen. Para pemain hanya menerima gaji sebesar 25 persen dari nilai kontrak selama tidak ada pertandingan.
Untung pihak Manajemen berniat baik. Kita bisa tanggung jawab dengan keluarga. Bukan cukup, tapi bisa jalankan tanggungan ke keluarga, tandasnya.
Sama seperti Fabiano, Dendy Santoso juga berharap agar kompetisi segera digelar kembali. Pihaknya tetap berlatih, tetapi dirasa kurang semangat karena tidak dipersiapkan untuk kompetisi.
Sampai sekarang tidak bisa bermain. Latihan kan tujuannya untuk kompetisi dan bisa masuk Timnas, kemudian bermain di internasional, kata Dendy.
Seperti pemain yang lain, penghasilan Dendy setiap bulan dari Management. Hingga kini, dirinya belum memiliki alternatif sebagai sumber penghasilan lain. Selama ini masih bertumpu pada sepakbola. Gaji 25 persen lumayan untuk menunjang hidup, katanya. (dar/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Higlights BRI Liga 1 2021-22: Bali United 2-1 Arema FC
Open Play 15 Maret 2022, 19:46
-
BRI Liga 1 2021/2022: Hadapi Barito Putera, Arema FC Bidik Kemenangan
Bola Indonesia 4 Maret 2022, 18:24
-
BRI Liga 1: Pemain-pemain Baru Arema Sudah Beraksi dan Sukses Puaskan Aremania
Bola Indonesia 16 Januari 2022, 00:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSM 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 17:41
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
















