Tim Homeless Indonesia Lolos Rintangan Pertama
Editor Bolanet | 12 Agustus 2013 09:39
- Tim Homeless Indonesia lolos rintangan pertama pada Homeless World Cup 2013 di Poznan, Polandia, Minggu (11/8) setelah mampu mengalahkan Skotlandia, 6-4 pada babak penyisihan Grup G.
Pelatih Tim Homeless Indonesia Bonsu Hasibuan melalui surat eletronik, Senin dini hari mengaku kemenangan perdana anak asuhnya ini sangat penting guna menghadapi pertandingan-pertandingan penyisihan berikutnya.
Secara hasil kita menang, tapi mental anak-anak masih belum lepas. Ini adalah pertandingan pertama dan sudah dipastikan akan berat, katanya.
Menurut Hasibuan, kemenangan tim street soccer yang berisikan pemain dari kaum marginal ini tidak lepas dari penampilan memukau kiper Ujang Yakub. Padahal beberapa hari sebelumnya Ujang mengalami pembengkakan pada kaki akibat terkena asam urat.
Ujang mampu menahan serangan dari tim lawan meski frekuensinya tinggi. Tapi ada pula pemain yang baru panas di babak kedua, kata Bonsu Hasibuan menambahkan.
Saat menghadapi tim yang sudah dua kali menjuarai turnamen ini, Sendi dan kawan-kawan didukung penuh oleh Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Darmansjah Djumala beserta istri dan para staf kedutaan serta mahasiswa asal Indonesia yang ada di Polandia.
Selamat, semoga bisa terus berlanjut prestasinya, kata Darmansjah yang langsung turun dan memberi selamat para pemain.
Setelah menghadapi Skotlandia di babak penyisihan Grup G Tim Homeless Indonesia akan menghadapi salah satu tim kuat yaitu Argentina dan selanjutnya akan menghadapi Wales.
Bonsu Hasibuan sebagai pelatih mengaku optimistis timnya mampu memberikan yang terbaik sehingga membuka peluang untuk lolos ke babak berikutnya.
Kita tetap mewaspadai tim-tim tersebut. Semuanya tergantung para pemain. Karena ini adalah momen sekaligus waktu buat mereka membuktikan hasil latihannya selama ini, katanya menegaskan.
Tim Homeless Indonesia yang turun di Homeless World Cup 2013 berkekuatan delapan pemain yang terdiri empat orang kurang mampu, tiga orang dengan HIV/AIDS dan seorang mantan pecandu. (ant/mac)
Pelatih Tim Homeless Indonesia Bonsu Hasibuan melalui surat eletronik, Senin dini hari mengaku kemenangan perdana anak asuhnya ini sangat penting guna menghadapi pertandingan-pertandingan penyisihan berikutnya.
Secara hasil kita menang, tapi mental anak-anak masih belum lepas. Ini adalah pertandingan pertama dan sudah dipastikan akan berat, katanya.
Menurut Hasibuan, kemenangan tim street soccer yang berisikan pemain dari kaum marginal ini tidak lepas dari penampilan memukau kiper Ujang Yakub. Padahal beberapa hari sebelumnya Ujang mengalami pembengkakan pada kaki akibat terkena asam urat.
Ujang mampu menahan serangan dari tim lawan meski frekuensinya tinggi. Tapi ada pula pemain yang baru panas di babak kedua, kata Bonsu Hasibuan menambahkan.
Saat menghadapi tim yang sudah dua kali menjuarai turnamen ini, Sendi dan kawan-kawan didukung penuh oleh Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Darmansjah Djumala beserta istri dan para staf kedutaan serta mahasiswa asal Indonesia yang ada di Polandia.
Selamat, semoga bisa terus berlanjut prestasinya, kata Darmansjah yang langsung turun dan memberi selamat para pemain.
Setelah menghadapi Skotlandia di babak penyisihan Grup G Tim Homeless Indonesia akan menghadapi salah satu tim kuat yaitu Argentina dan selanjutnya akan menghadapi Wales.
Bonsu Hasibuan sebagai pelatih mengaku optimistis timnya mampu memberikan yang terbaik sehingga membuka peluang untuk lolos ke babak berikutnya.
Kita tetap mewaspadai tim-tim tersebut. Semuanya tergantung para pemain. Karena ini adalah momen sekaligus waktu buat mereka membuktikan hasil latihannya selama ini, katanya menegaskan.
Tim Homeless Indonesia yang turun di Homeless World Cup 2013 berkekuatan delapan pemain yang terdiri empat orang kurang mampu, tiga orang dengan HIV/AIDS dan seorang mantan pecandu. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Berpeluang Juara Grup G Homeless World Cup 2013
Bola Indonesia 13 Agustus 2013, 20:45
-
Indonesia Targetkan Kemenangan Atas India
Bola Indonesia 13 Agustus 2013, 18:00
-
Indonesia Kalah Oleh Argentina Lewat Penalti
Bola Indonesia 12 Agustus 2013, 20:54
-
Tim Homeless Indonesia Lolos Rintangan Pertama
Bola Indonesia 12 Agustus 2013, 09:39
-
Indonesia Tampil Berbeda dalam Parade Homeless World Cup 2013
Bola Indonesia 11 Agustus 2013, 10:21
LATEST UPDATE
-
PSG Bekuk Chelsea 0-3, Luis Enrique: Gak Kaget Tuh
Liga Champions 18 Maret 2026, 10:57
-
Analisis Liam Rosenior Mengapa Chelsea Kalah Telak (Lagi) Lawan PSG
Liga Champions 18 Maret 2026, 10:24
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 18 Maret 2026, 09:57
-
Jumpa Sporting Lisbon di Perempat Final UCL, Arsenal: Siapa Takut!
Liga Champions 18 Maret 2026, 09:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06











