Tim Transisi Akan Adakan Kompetisi Yang Fair Play dan Transparan
Editor Bolanet | 14 Mei 2015 23:27
- Bibit Samad Riyanto, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini resmi menjabat sebagai Ketua Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)
Rapat perdana Tim Transisi, berlangsung Rabu (13/5) mulai pukul 20.00 sampai 23.45 WIB. Agenda tersebut, dibuka oleh Sesmenpora Alfitra Salamm dan dihadiri oleh 11 anggota Tim Transisi. Mereka yang hadir antara lain, Lodewik F Paulus, Bibit Samad Riyanto, Eddy Rumpoko, Saut H. Sirait, dan Cheppy T. Wartono.
Lalu ada Diaz Faizal Malik Hendropriyono, Francis Wanandi, Tommy Kurniawan, Andrew Darwis, Ricky Yacobi, serta Zuhairi Misrawi. Sedangkan yang belum hadir karena keperluan lain ada dua, FX Hadi Rudyatmo dan Iwan Rukminto.
Dalam rapat perdana tersebut, disampaikan beberapa hal penting sekalipun Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, tidak bisa hadir karena ada di Tiongkok memberikan dukungan kepada tim bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2015.
Menpora Imam Nahrawi, memberikan dukungan moril dengan datang langsung saat pertandingan krusial melawan Denmark pada laga kedua penyisihan Grup C, di Dongfeng Nissan Sport Center, Dongguan, Rabu (13/5) siang waktu setempat.
Saya juga mengajak kepada semua masyarakat Indonesia untuk mendoakan perjuangan Tim Merah Putih di Piala Sudirman ini, kata Cak Imam- sapaan akrab Menpora Imam.
Selain memilih Bibit Samad Rianto sebagai ketua Tim Transisi, Lodewijk Paulus sebagai wakil ketua Tim Transisi.
Nantinya, Tim Transisi juga akan melakukan komunikasi dengan FIFA secara langsung, paling lambat minggu depan. Mereka juga segera mengundang Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI dalam forum rapat kerja nasional (rakernas) selambat-lambatnya sebelum Ramadhan (Juni 2015).
Lalu Tim Transisi akan melaksanakan open tournament yaitu Piala Kemerdekaan yang dimulai awal Juni mendatang. Lalu juga akan ada kompetisi yang fair play dan transparan di Indonesia secepatnya.
Tim Transisi akan memastikan proses yang transparan dan melibatkan publik dalam open bidding untuk kompetisi di Indonesia. Semua terkait klub yang ikut serta maupun hak siar televisi. Tim Transisi akan mengambil alih tanggung jawab persiapan tim nasional Indonesia senior dan memastikan pemusatan latihan tetap berjalan.
Tim Transisi akan mengupayakan akses yang lebih baik untuk menjadi sponsor klub yang berkompetisi di liga, baik itu klub professional maupun amatir. Mereka juga akan mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) dalam hal membuat regulasi.
Semua untuk mendukung pembiayaan klub amatir. Lalu Tim Transisi akan membuka kompetisi bagi klub amatir di daerah dan pembinaan usia dini. (esa/ada)
Rapat perdana Tim Transisi, berlangsung Rabu (13/5) mulai pukul 20.00 sampai 23.45 WIB. Agenda tersebut, dibuka oleh Sesmenpora Alfitra Salamm dan dihadiri oleh 11 anggota Tim Transisi. Mereka yang hadir antara lain, Lodewik F Paulus, Bibit Samad Riyanto, Eddy Rumpoko, Saut H. Sirait, dan Cheppy T. Wartono.
Lalu ada Diaz Faizal Malik Hendropriyono, Francis Wanandi, Tommy Kurniawan, Andrew Darwis, Ricky Yacobi, serta Zuhairi Misrawi. Sedangkan yang belum hadir karena keperluan lain ada dua, FX Hadi Rudyatmo dan Iwan Rukminto.
Dalam rapat perdana tersebut, disampaikan beberapa hal penting sekalipun Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, tidak bisa hadir karena ada di Tiongkok memberikan dukungan kepada tim bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2015.
Menpora Imam Nahrawi, memberikan dukungan moril dengan datang langsung saat pertandingan krusial melawan Denmark pada laga kedua penyisihan Grup C, di Dongfeng Nissan Sport Center, Dongguan, Rabu (13/5) siang waktu setempat.
Saya juga mengajak kepada semua masyarakat Indonesia untuk mendoakan perjuangan Tim Merah Putih di Piala Sudirman ini, kata Cak Imam- sapaan akrab Menpora Imam.
Selain memilih Bibit Samad Rianto sebagai ketua Tim Transisi, Lodewijk Paulus sebagai wakil ketua Tim Transisi.
Nantinya, Tim Transisi juga akan melakukan komunikasi dengan FIFA secara langsung, paling lambat minggu depan. Mereka juga segera mengundang Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI dalam forum rapat kerja nasional (rakernas) selambat-lambatnya sebelum Ramadhan (Juni 2015).
Lalu Tim Transisi akan melaksanakan open tournament yaitu Piala Kemerdekaan yang dimulai awal Juni mendatang. Lalu juga akan ada kompetisi yang fair play dan transparan di Indonesia secepatnya.
Tim Transisi akan memastikan proses yang transparan dan melibatkan publik dalam open bidding untuk kompetisi di Indonesia. Semua terkait klub yang ikut serta maupun hak siar televisi. Tim Transisi akan mengambil alih tanggung jawab persiapan tim nasional Indonesia senior dan memastikan pemusatan latihan tetap berjalan.
Tim Transisi akan mengupayakan akses yang lebih baik untuk menjadi sponsor klub yang berkompetisi di liga, baik itu klub professional maupun amatir. Mereka juga akan mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) dalam hal membuat regulasi.
Semua untuk mendukung pembiayaan klub amatir. Lalu Tim Transisi akan membuka kompetisi bagi klub amatir di daerah dan pembinaan usia dini. (esa/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP China 2026 di Vidio, 13-15 Maret 2026
Otomotif 9 Maret 2026, 14:16
-
Modal Galatasaray di Kandang, Rekam Jejak Liverpool di Fase Gugur
Liga Champions 9 Maret 2026, 13:52
-
Galatasaray vs Liverpool: Apakah Alexander Isak Sudah Bisa Main?
Liga Champions 9 Maret 2026, 13:11


















