Timnas Berharap Bisa Diperkuat Raphael Maitimo
Editor Bolanet | 5 Februari 2013 14:45
- Tim nasional Indonesia akan menjalani laga perdana kualifikasi Piala Asia 2015, melawan Irak di Dubai, Rabu (6/2). Dalam laga tersebut, Timnas berharap bisa diperkuat pemain naturalisasi asal Belanda, Raphael Maitimo.
Kami masih menunggu kepastian bergabungnya Maitimo setelah ada keputusan dari FIFA, Selasa (5/2) pada pukul 18.00 WIB, ujar Penanggungjawab Timnas, Bernhard Limbong.
Maitimo kini terancam tidak bisa memperkuat timnas karena adanya informasi dari federasi sepak bola belanda (KNVB) yang menyebutkan jika dirinya pernah memperkuat Timnas senior Belanda, sambungnya.
Alhasil, Limbong mengaku kebingungan terkait status pemain kelahiran Rotterdam, Belanda, 17 Maret 1984 tersebut. Padahal sebelumnya, KNVB memastikan jika Maitimo bebas memperkuat Timnas Indonesia.
Hal tersebut berdasarkan kepastian yang diberikan KNVB melalui surat keterangan resmi tertanggal 7 Januari kepada PSSI. Bunyinya yakni, Raphael tidak pernah membela Timnas Belanda senior. Surat tersebut, kontan digunakan PSSI sebagai syarat agar mantan pemain Bali Devata, bisa berlaga bersama Timnas Indonesia.
Berdasarkan regulasi dari Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), pemain naturalisasi harus mempunyai Surat Keputusan (SK) dari federasi sepak bola negara asal mengenai status pemain. Jika sang pemain pernah memperkuat Timnas level A atau senior, pemain tersebut tidak bisa berlaga bersama negara lain. Meskipun, sudah dinaturalisasi.
KNVB memberitahukan, Maitimo hanya pernah memperkuat Timnas U-16 Belanda pada 1999-2000. Bersama U-16 Belanda, pemain berusia 29 tahun tersebut mencatatkan lima penampilan untuk ajang persahabatan.
Surat tersebut juga menjelaskan, bahwa pemain-pemain naturalisasi yang pernah membela Indonesia yaitu, Jhonny Van Beukering, Raphael Maitimo, dan Tonny Cusell, tidak pernah membela Timnas senior Belanda.
Sosok Raphael Maitimo mencuat ketika mencetak gol perdananya bersama tim nasional Indonesia ke gawang Laos, Minggu (25/11/2012). Torehan tersebut merupakan pembuktian untuk menjawab kritik saat dirinya secara mengejutkan masuk ke dalam daftar 22 skuad resmi Indonesia di Piala AFF 2012, menggantikan posisi Arthur Irawan. (esa/mac)
Kami masih menunggu kepastian bergabungnya Maitimo setelah ada keputusan dari FIFA, Selasa (5/2) pada pukul 18.00 WIB, ujar Penanggungjawab Timnas, Bernhard Limbong.
Maitimo kini terancam tidak bisa memperkuat timnas karena adanya informasi dari federasi sepak bola belanda (KNVB) yang menyebutkan jika dirinya pernah memperkuat Timnas senior Belanda, sambungnya.
Alhasil, Limbong mengaku kebingungan terkait status pemain kelahiran Rotterdam, Belanda, 17 Maret 1984 tersebut. Padahal sebelumnya, KNVB memastikan jika Maitimo bebas memperkuat Timnas Indonesia.
Hal tersebut berdasarkan kepastian yang diberikan KNVB melalui surat keterangan resmi tertanggal 7 Januari kepada PSSI. Bunyinya yakni, Raphael tidak pernah membela Timnas Belanda senior. Surat tersebut, kontan digunakan PSSI sebagai syarat agar mantan pemain Bali Devata, bisa berlaga bersama Timnas Indonesia.
Berdasarkan regulasi dari Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), pemain naturalisasi harus mempunyai Surat Keputusan (SK) dari federasi sepak bola negara asal mengenai status pemain. Jika sang pemain pernah memperkuat Timnas level A atau senior, pemain tersebut tidak bisa berlaga bersama negara lain. Meskipun, sudah dinaturalisasi.
KNVB memberitahukan, Maitimo hanya pernah memperkuat Timnas U-16 Belanda pada 1999-2000. Bersama U-16 Belanda, pemain berusia 29 tahun tersebut mencatatkan lima penampilan untuk ajang persahabatan.
Surat tersebut juga menjelaskan, bahwa pemain-pemain naturalisasi yang pernah membela Indonesia yaitu, Jhonny Van Beukering, Raphael Maitimo, dan Tonny Cusell, tidak pernah membela Timnas senior Belanda.
Sosok Raphael Maitimo mencuat ketika mencetak gol perdananya bersama tim nasional Indonesia ke gawang Laos, Minggu (25/11/2012). Torehan tersebut merupakan pembuktian untuk menjawab kritik saat dirinya secara mengejutkan masuk ke dalam daftar 22 skuad resmi Indonesia di Piala AFF 2012, menggantikan posisi Arthur Irawan. (esa/mac)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ghana Protes Keras Kanada Usai Tolak Visa Thomas Partey
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:12
-
Hasil Final Piala AFF U-19 2026: Australia Juara Usai Kandaskan Thailand
Tim Nasional 13 Juni 2026, 22:24
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:59
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:58
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 21:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















