Timnas U-23 Catat Rekor Terburuk di Kualifikasi Piala AFC U-23
Asad Arifin | 27 Maret 2019 08:42
Bola.net - - Timnas Indonesia U-23 dipastikan gagal lolos dari Kualifikasi Piala AFC U-23 2020. Bukan hanya gagal lolos, tim arahan Indra Sjafri tersebut juga mencatat sebuah rekor buruk dalam kiprahnya di babak kualifikasi.
Dengan rata-rata satu poin per laga pada kualifikasi Piala AFC 2020, Timnas Indonesia U-23 memiliki raihan terendah sepanjang mengikuti kompetisi itu.
Raihan tersebut datang usai timnas mengalahkan Brunei 2-1 pada persaingan Grup K di My Dinh National Stadium, Selasa (26/3/2019). Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan sebelumnya dikalahkan Thailand (0-4) dan Vietnam (0-1).
Catatan ini merupakan kinerja paling rendah Indonesia. Meski selalu gagal lolos turnamen utama, Timnas Indonesia U-23 mencatat kinerja lebih baik pada kesempatan sebelumnya.
Piala AFC U-23 sudah berlangsung tiga kali. Pada penyisihan edisi perdana (2013), Indonesia masuk Grup E bersama Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste, dan Makau.
Timnas sukses memetik sembilan poin dari dari lima pertandingan atau 1,8 angka per partai. Raihan itu datang setelah mengalahkan Singapura, Timor Leste, dan Makau.
Dibandingkan Tahun 2016
Indonesia sukses memperbaiki kinerja menjadi dua nilai per laga pada kualifikasi Piala AFC U-23 2016. Evan Dimas dan kawan-kawan mendulang enam angka dari tiga pertandingan. Mereka membungkam Timor Leste dan Brunei di Grup H dan hanya kalah melawan Korea Selatan.
Sedangkan kinerja itu menurun di penyisihan edisi 2018. Tergabung di Grup H, timnas dikalahkan Malaysia sebelum membungkam Mongolia dan mengimbangi Thailand. Indonesia tercatat memiliki 1,3 poin per laga pada kesempatan ini.
Selain rata-rata poin, mengecewakannya kinerja Indonesia pada kualifikasi Piala AFC U-23 juga terlihat pada statistik gol. Timnas cuma memasukkan dua gol dan kebobolan enam kali.
Sebagai perbandingan, catatan gol Garuda Muda pada tiga kesempatan sebelumnya adalah 7-7 (2013), 7-4 (2016), 7-3 (2018).
Sumber: Liputan6.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








