Tom Byer Kritik Keputusan Erick Thohir Berinvestasi di DC United
Editor Bolanet | 11 Juli 2012 08:33
- Keputusan Erick Thohir untuk membeli saham mayoritas DC United mendapat kritikan pedas dari Tom Byer. Menurut praktisi pembinaan pesepakbola usia muda asal Amerika ini, Erick lebih baik menginvestasikan uangnya di pembinaan usia muda.
Hanya dengan 1/10 dari investasi yang dikeluarkan pada dan DC United, Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia U-17 beberapa tahun mendatang, tulis pria kelahiran 21 November 1960 itu melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya.
Selain Erick Thohir, Byer juga menyindir Tony Fernandez. Menurutnya, ketimbang berinvestasi di Queen's Park Rangers (), miliuner asal Malaysia ini lebih baik berinvestasi pada pembinaan pemain muda di negaranya.
Apabila orang-orang berpunya macam Fernandez dan Thohir berinvestasi untuk pembinaan usia muda di negara mereka masing-masing, negara-negara mereka bisa jadi akan lolos ke ajang Turnamen U-17 FIFA, sambung pria yang pernah menjadi mentor Shinji Kagawa ini.
Namun demikian, Byer memahami alasan dua miliuner ini enggan berinvestasi di pembinaan usia muda. Menurutnya, pembinaan usia muda jauh dari kesan menarik dan jauh dari ekspos media. Selain itu, hasil dari pembinaan usia muda tidak bisa dinikmati secara instan. (bola/dzi)
Hanya dengan 1/10 dari investasi yang dikeluarkan pada dan DC United, Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia U-17 beberapa tahun mendatang, tulis pria kelahiran 21 November 1960 itu melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya.
Selain Erick Thohir, Byer juga menyindir Tony Fernandez. Menurutnya, ketimbang berinvestasi di Queen's Park Rangers (), miliuner asal Malaysia ini lebih baik berinvestasi pada pembinaan pemain muda di negaranya.
Apabila orang-orang berpunya macam Fernandez dan Thohir berinvestasi untuk pembinaan usia muda di negara mereka masing-masing, negara-negara mereka bisa jadi akan lolos ke ajang Turnamen U-17 FIFA, sambung pria yang pernah menjadi mentor Shinji Kagawa ini.
Namun demikian, Byer memahami alasan dua miliuner ini enggan berinvestasi di pembinaan usia muda. Menurutnya, pembinaan usia muda jauh dari kesan menarik dan jauh dari ekspos media. Selain itu, hasil dari pembinaan usia muda tidak bisa dinikmati secara instan. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33







