Tragedi Kanjuruhan: Pamit Nonton Bola, Pulang Tinggal Nama
Serafin Unus Pasi | 3 Oktober 2022 20:22
Bola.net - Belum ada nama terukir di batu nisan putih yang tertancap di pusara yang terletak di kompleks pemakaman keluarga Pondok Pesantren Miftahul Ulum Atthohirin, Gondanglegi, Kabupaten Malang. Tanah yang masih basah juga menjadi penanda bahwa makam itu masih baru.
Makam itulah yang dikunjungi skuad Arema FC, Senin (03/10). Itulah tempat peristirahatan terakhir Syahrulloh bin Abdul Jalil, yang ikut menjadi korban dalam Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (01/10) malam.
Syahrulloh merupakan putra dari pengasuh Pondok Miftahul Ulum Atthohirin. Ia adalah putra bungsu dari dua bersaudara
Tak hanya berstatus sebagai gus, Syahrulloh juga sosok Aremania sejati. Ia tergolong rajin mendukung langsung perjuangan Arema di stadion.
"Sejak kelas tiga Tsanawiyah, ia selalu menonton ke stadion," ucap salah seorang kerabat Syahrulloh, Abdus Syakur.
"Biasanya, ia menonton di tribune selatan, yang biasanya menjadi tempat berkumpul Aremania dari Malang Selatan," sambungnya.
Kebiasaan Syahrulloh menonton langsung di lapangan ini berlangsung sekitar dua tahun, sampai akhir pekan lalu, ketika Tragedi Kanjuruhan merenggut jiwanya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tiada Syak Wasangka
Tak ada yang spesial pada Sabtu (01/10) sore lalu. Seperti biasa, Syahrulloh berpamitan kepada ibunya sebelum berangkat ke Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, yang berjarak sekitar lima kilometer dari kediamannya.
"Ia memang selalu berpamitan sebelum pergi. Nggak ada yang spesial waktu itu," tutur Syakur.
"Nggak ada kepikiran macam-macam," sambungnya.
Tak ada yang menyangka bahwa itulah kali terakhir mereka mendengar suara Syahrulloh.
Kabar Duka Tengah Malam
Syakur menyebut, tak ada yang mengira bahwa Syahrulloh akan menjadi salah seorang korban Tragedi Kanjuruhan. Namun, kemudian, datanglah kabar duka di tengah malam itu.
"Sekitar pukul 00.00, ada kabar dari teman-teman Syahrulloh bahwa ia berada di RSUD Kanjuruhan," ucap Syakur.
"Ketika kami tiba di sana, ia sudah nggak ada," tuturnya.
Tak Ikut Turun Lapangan
Syakur menyebut bahwa sepupunya tak ikut turun ke lapangan. Tak seperti sejumlah rekannya yang lain, Syahrulloh tetap bertahan di tribune usai laga tersebut.
"Kata teman-temannya, ia nggak ikut turun ke lapangan," tutur Syakur.
Menurut Syakur, tak ada luka apa pun yang ditemukan di tubuh Syahrulloh. Menurut hasil pemeriksaan, ia meninggal karena sesak napas.
"Memang, ia punya riwayat sakit asma," ia menambahkan.
Trauma tapi Tak Kapok
Syakur mengaku bahwa kepergian Syahrulloh membuat trauma keluarga. Namun, ia menyebut, hal ini tak akan menjadi halangan mereka untuk kembali ke stadion demi mendukung Arema bermain.
"Trauma pasti ada, tapi pasti akan berangsur pulih," ucap Syakur.
"Mungkin ini bedanya mencintai sepak bola dari hati," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Ini 10 Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Ada Kurniawan Dwi Yulianto dan Akmal Marhali
- Cerita Kiper Persebaya Terjebak Kericuhan di Stadion Kanjuruhan
- Data Korban Tragedi Kanjuruhan dari Pemerintah: 125 Meninggal, 302 Luka Ringan, dan 21 Luka Berat
- Tim Arema FC Kunjungi Rumah Duka Korban Tragedi Kanjuruhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






