Tunggu Respons FIFA, PT LI dan Klub ISL Cari Solusi di Bandung
Editor Bolanet | 19 Februari 2015 16:25
- PT Liga Indonesia (PT LI) dan klub peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015 merapatkan barisan. Mereka mencari solusi dalam mengatasi tantangan yang diberikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.
Bersama Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Menpora Imam berupaya kuat menunda pelaksanaan kompetisi ISL yang dijadwalkan PT LI berlangsung pada 20 Februari. Yakni, dengan tidak memberikannya rekomendasi.
Kompetisi baru bisa diputar mulai 4 Maret dengan sejumlah catatan khusus, yakni jika PT LI dan klub peserta ISL mampu memenuhi seluruh persyaratan yang diminta BOPI tujuh hari sebelumnya. Apabila baru dipenuhi pada 4 Maret, maka kompetisi ISL baru bisa diselenggarakan 11 Maret.
Menyikapi hal tersebut, CEO PT LI Joko Driyono mengatakan bakal menyusun langkah dan arahan kebijakan di Bandung, Jumat (20/2).
PT LI dengan seluruh klub akan ke Bandung. Di sana (Bandung), ada momen yang sebelumnya direncanakan, yaitu adanya pertandingan, terang Joko Driyono.
Sebanyak 18 perwakilan klub akan menyatakan sikap terkait adanya keputusan Kemenpora. Hasil rapat Komite Eksekutif (Exco), Kamis (19/2) malam, juga akan menjadi dasar. Saat menuju Bandung, kami juga menunggu respons dari FIFA. Surat kepada FIFA sudah disampaikan, pungkas Joko Driyono. (esa/gia)
Bersama Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Menpora Imam berupaya kuat menunda pelaksanaan kompetisi ISL yang dijadwalkan PT LI berlangsung pada 20 Februari. Yakni, dengan tidak memberikannya rekomendasi.
Kompetisi baru bisa diputar mulai 4 Maret dengan sejumlah catatan khusus, yakni jika PT LI dan klub peserta ISL mampu memenuhi seluruh persyaratan yang diminta BOPI tujuh hari sebelumnya. Apabila baru dipenuhi pada 4 Maret, maka kompetisi ISL baru bisa diselenggarakan 11 Maret.
Menyikapi hal tersebut, CEO PT LI Joko Driyono mengatakan bakal menyusun langkah dan arahan kebijakan di Bandung, Jumat (20/2).
PT LI dengan seluruh klub akan ke Bandung. Di sana (Bandung), ada momen yang sebelumnya direncanakan, yaitu adanya pertandingan, terang Joko Driyono.
Sebanyak 18 perwakilan klub akan menyatakan sikap terkait adanya keputusan Kemenpora. Hasil rapat Komite Eksekutif (Exco), Kamis (19/2) malam, juga akan menjadi dasar. Saat menuju Bandung, kami juga menunggu respons dari FIFA. Surat kepada FIFA sudah disampaikan, pungkas Joko Driyono. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















