Tuntut Pecat Rahmad Darmawan, Kerusuhan Pecah di Kanjuruhan
Editor Bolanet | 30 Desember 2012 19:14
- Kekecewaan mendalam dirasakan Aremania ketika tim kebanggaan mereka, Arema gagal merengkuh juara Piala Gubernur Jawa Timur 2012. Tampil di kandang sendiri tim bertabur bintang Indonesia Super League (ISL) itu malah kalah 0-2 dari Persela Lamongan, Minggu (30/12).
Setelah gol Roman Golian yang mengunci kemenangan Persela di menit ke-80, puluhan ribu Aremania berbalik dukungan dengan menyanyikan Bantai-bantai Arema di kandang Singa. Nyanyian RD Goblok dan Pecat Darmawan Sekarang Juga juga keluar dari koor suporter tim berjuluk Singo Edan tersebut.
Tak lama berselang, spanduk bertuliskan Tak Lagi Edan diarak keliling lapangan meski pertandingan belum lah usai. Mereka terlihat kecewa, dengan hasil ini. Kami tak butuh pemain bintang, kami butuh pemain yang berjuang untuk Arema. Kembalikan kebanggaan kami, teriak
Belum cukup, usai pertandingan, ratusan Aremania kembali membentangkan spanduk Tak Lagi Edan tadi ke tengah lapangan. Meski sempat ditenangkan oleh salah satu dedengkot mereka, Ovan Tobing, chaos tak terhindarkan. Aremania yang mencoba maju ke tribun VIP bentrok dengan pihak keamanan yang menghadang mereka.
Meski sempat bentrok, tak ada korban jiwa dalam kerusuhan ini. Hanya sekitar lima suporter dengan wajah babak belur terpaksa diseret aparat keamanan karena dianggap provokator.
Setelah gol Roman Golian yang mengunci kemenangan Persela di menit ke-80, puluhan ribu Aremania berbalik dukungan dengan menyanyikan Bantai-bantai Arema di kandang Singa. Nyanyian RD Goblok dan Pecat Darmawan Sekarang Juga juga keluar dari koor suporter tim berjuluk Singo Edan tersebut.
Tak lama berselang, spanduk bertuliskan Tak Lagi Edan diarak keliling lapangan meski pertandingan belum lah usai. Mereka terlihat kecewa, dengan hasil ini. Kami tak butuh pemain bintang, kami butuh pemain yang berjuang untuk Arema. Kembalikan kebanggaan kami, teriak
Belum cukup, usai pertandingan, ratusan Aremania kembali membentangkan spanduk Tak Lagi Edan tadi ke tengah lapangan. Meski sempat ditenangkan oleh salah satu dedengkot mereka, Ovan Tobing, chaos tak terhindarkan. Aremania yang mencoba maju ke tribun VIP bentrok dengan pihak keamanan yang menghadang mereka.
Meski sempat bentrok, tak ada korban jiwa dalam kerusuhan ini. Hanya sekitar lima suporter dengan wajah babak belur terpaksa diseret aparat keamanan karena dianggap provokator.
Ralat: Gol kedua diakui sebagai gol deflected Roman Golian, bukan Mario Costas seperti yang kami tuliskan sebelumnya. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Berharap Dukungan Tidak Normal dari Aremania
Bola Indonesia 4 Juli 2023, 11:59
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Aljazair vs Austria: Riyad Mahrez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:19
-
Man of the Match Yordania vs Argentina: Giovani Lo Celso
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:09
-
Setelah Elliot Anderson, Manchester City Incar Pemain Chelsea Ini?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 10:30
-
Man of the Match Kolombia vs Portugal: Diogo Costa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:58
-
Man of the Match RD Kongo vs Uzbekistan: Yoane Wissa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:54
-
MU Melawan! Setan Merah Tingkatkan Tawaran untuk Mateus Fernandes!
Liga Inggris 28 Juni 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41














