Ulangi Kesalahan, PSSI Jatuhi Hukuman pada Persebaya Surabaya
Haris Suhud | 11 Juni 2018 11:06
Bola.net - - Persebaya Surabaya mendapatkan hukuman berupa denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI setelah mengalami kesalahan yang sebelumnya pernah terjadi. Kesalahan tersebut adalah adanya suporter yang menyalakan kembang api di dalam stadion ketika menghadapi Persipura Jayapura.
Dalam hasil sidang Komdis PSSI yang dirilis situs resmi PSSI, komite yudisial dalam tubuh PSSI itu mengeluarkan sembilan poin keputusan terhadap sejumlah pelanggaran disiplin yang terjadi di Liga 1 2018.
Satu yang menarik perhatian adalah keputusan untuk Persebaya Surabaya. Klub promosi Liga 1 itu mendapatkan denda yang sangat besar, bahkan paling besar dari antara sembilan keputusan yang dibuat Komdis PSSI kali ini.
Komdis PSSI memutuskan untuk memberikan denda kepada Persebaya Surabaya sebesar Rp300 juta. Dalam keterangannya, denda itu dijatuhkan Komdis PSSI untuk pelanggaran penyalaan flare sebanyak lebih dari lima kali dan pengulangan pelanggaran disiplin.
Penyalaan flare yang dimaksud Komdis PSSI adalah ketika Persebaya Surabaya menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bung Tomo pada 29 Mei 2018. Saat itu Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 dengan Persipura Jayapura.
Klub yang juga mendapat hukuman berdasarkan hasil sidang terbaru di antaranya adalah Borneo FC. Klub tersebut mendapat denda senilai 25 juta karena pelatih mereka, Dejan Antonic, melakukan protes terlalu keras pada wasit saat laga lawan Bhayangkara FC pada 27 Mei 2018.
Hukuman dari Komdis

Berikut hasil sidang Komite Disiplin PSSI, 6 Juni 2018
1. Pelatih Kepala Borneo FC, Dejan Antonic
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
- Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan hingga keluar area teknik
- Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000
2. Borneo FC
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
- Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan tim dan ofisial Borneo tidak terdaftar di DSP tetapi mendekat ke area bench
- Hukuman: Sanksi Teguran keras
3. Bhayangkara FC
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
- Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
- Hukuman: Sanksi denda Rp. 30.000.000
4. Pemain Bali United, Agus Nova
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Bali United vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Menjatuhkan dengan sengaja pemain lawan di kotak pinalti
- Hukuman: Sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 1 (satu) kali
5. Pemain Mitra Kukar, Gerri Martin Mandagi
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
- Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap asisten wasit 2
- Hukuman: Sanksi Teguran keras
6. Pelatih Kepala PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
- Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan dengan masuk ke tengah lapangan dan mengikuti sampai
area ruang ganti terhadap wasit
- Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000
7. PSIS Semarang
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
- Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol oleh suporter
- Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000
8. Persebaya Surabaya
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura
- Tanggal kejadian: 29 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Penyalaan kembang api sebanyak lebih dari 5 (lima) kali dan telah terjadi pengulangan pelanggaran disiplin
- Hukuman: Sanksi denda Rp. 300.000.000
9. Panitia pelaksana pertandingan PSM Makassar, Sdr. Majid
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: PSM Makassar vs Madura United
- Tanggal kejadian: 30 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Memaki wasit
- Hukuman: Sanksi larangan memasuki stadion sebanyak 6 (enam) kali
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




