'Ultah ke-28, Momen Terberat Jaga Eksistensi Arema'
Editor Bolanet | 11 Agustus 2015 10:46
- CEO Arema Cronus, Iwan Budianto, mengaku bahwa peringatan hari ulang tahun Arema ke-28 ini merupakan momen terberat menjaga eksistensi klub tersebut. Menurut IB -sapaan karib Iwan- beratnya menjaga eksistensi Arema tak hanya dirasakan manajemen. Namun juga dirasakan tim dan seluruh stakeholder Arema.
Praktis setahun ini tak ada kompetisi. Tentu sangat berpengaruh terhadap aktivitas operasional klub, ujar IB.
Tapi, dengan berbagai risiko, diputuskan bahwa Arema harus tetap go ahead, sambungnya.
Sebelumnya, manajemen Arema Cronus mengaku akan merayakan peringatan ulang tahun ke-28 Arema dalam suasana prihatin. Pasalnya, sampai saat ini, situasi sepakbola Indonesia dianggap belum menemui titik terang.
Sementara, meski dalam suasana prihatin, manajemen Arema tetap menggelar perayaan ulang tahun, yang dipusatkan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. Sebagai acara puncak akan digelar pertandingan antara Arema Cronus dan Persib Bandung.
Lebih lanjut, IB membeberkan tips di balik masih eksisnya Arema hingga saat ini. Menurutnya, kunci eksistensi Arema adalah kerja.
Untuk eksis maka harus tetap kerja dan kerja. Kalau tim harus tetap bertanding, official dan karyawan harus kompak, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Praktis setahun ini tak ada kompetisi. Tentu sangat berpengaruh terhadap aktivitas operasional klub, ujar IB.
Tapi, dengan berbagai risiko, diputuskan bahwa Arema harus tetap go ahead, sambungnya.
Sebelumnya, manajemen Arema Cronus mengaku akan merayakan peringatan ulang tahun ke-28 Arema dalam suasana prihatin. Pasalnya, sampai saat ini, situasi sepakbola Indonesia dianggap belum menemui titik terang.
Sementara, meski dalam suasana prihatin, manajemen Arema tetap menggelar perayaan ulang tahun, yang dipusatkan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. Sebagai acara puncak akan digelar pertandingan antara Arema Cronus dan Persib Bandung.
Lebih lanjut, IB membeberkan tips di balik masih eksisnya Arema hingga saat ini. Menurutnya, kunci eksistensi Arema adalah kerja.
Untuk eksis maka harus tetap kerja dan kerja. Kalau tim harus tetap bertanding, official dan karyawan harus kompak, tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Lagi di PSSI, Iwan Budianto Bakal Kembali ke Kubu Arema FC
Bola Indonesia 15 Januari 2023, 17:43
-
Iwan Budianto Enggan Dicalonkan dan Mencalonkan Diri sebagai Exco PSSI 2023-2027
Bola Indonesia 15 Januari 2023, 11:49
-
Pemilik Saham Arema FC: Ada Raffi Ahmad dan Juragan 99, Iwan Budianto Mayoritas
Bola Indonesia 28 Oktober 2022, 11:23
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















