Unggul Recovery dari Bhayangkara FC, Ini Kata Pelatih Arema
Asad Arifin | 28 Januari 2018 08:58
Bola.net - - Pelatih Arema FC, Joko Susilo menampik anggapan bahwa anak asuhnya diuntungkan kondisi lawan kala menghadapi Bhayangkara FC, Selasa mendatang. Sebab, Arema FC unggul dalam hal recovery pemain.
Jelang laga melawan Arema di Grup E Piala Presiden 2018, Bhayangkara FC harus lebih dulu tampil dalam sebuah laga persahabatan kontra FC Tokyo di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (27/01) kemarin.
Sementara, Arema tidak menjalani pertandingan apa pun pasca laga melawan PSIS Semarang hari Kamis, (25/1) yang lalu. Praktis, Arema punya persiapan yang lebih matang jika dibandingkan dengan Bhayangkara FC.
Dalam teori, untuk bisa recovery itu perlu waktu 3x24 jam. Dilihat saja, kondisi recovery mereka sampai 72 jam atau tidak, ujar Joko.
Selain waktu yang cukup, Gethuk, sapaan karib Joko, juga menyebut ada sejumlah lain yang berpengaruh pada proses recovery. Hal-hal tersebut antara lain adalah program latihan dan faktor asupan gizi.
Kalau semua hal ini sudah, baru kita berbicara masalah mental, tuturnya.
Joko menilai keunggulan waktu recovery tak selamanya menjamin hasil yang lebih baik juga. Ia mencontohkan, pada musim kompetisi lalu, kendati memiliki waktu recovery lebih pendek dari lawan, Arema sukses meraih kemenangan.
Kami hanya istirahat tiga hari, sedangkan lawan sepuluh hari. Namun, kami tetap bisa menang, tegasnya. (den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Dikalahkan PSIS Semarang, Joko Susilo Kehilangan Kata-Kata
Bola Indonesia 9 Agustus 2023, 21:08
-
Jelang Lawan PSIS, Arema FC Fokus Kembalikan Kebugaran
Bola Indonesia 7 Agustus 2023, 22:08
-
Pemain Arema FC Kena Mental dan Sulit untuk Bangkit
Bola Indonesia 6 Agustus 2023, 07:16
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 4 Mei 2026, 08:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20
















