Usai Piala Presiden, PS TNI Berganti Nama dan Pindah Kandang
Gia Yuda Pradana | 20 Januari 2018 18:04
Bola.net - - Tim PS TNI memastikan diri berganti nama menjadi PS TIRA. Manahati Lestusen dan kawan-kawan juga akan pindah kandang ke Kota Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pemilihan nama PS TIRA merupakan singkatan dari Tentara Indonesia dan Rakyat. Sementara untuk pemilihan Bantul sebagai markas lantaran sejarah lahirnya TNI di DIY dan sosok pahlawan Jenderal Sudirman yang melakukan perjuangan di Yogyakarta.
PS TIRA rencananya akan pindah ke Bantul setelah berakhirnya Piala Presiden 2018. PS TIRA, yang saat ini masih memakai nama PS TNI pada turnamen tersebut masuk Grup C bersama Madura United, Persebaya Surabaya, dan Perseru Serui.
Kepindahan setelah Piala Presiden selesai. Nanti saat bergulirnya Liga 1, kami homebase-nya sudah di Bantul, kata manajer PS TIRA, Mayjen Rudi Yulianto.
Sebelumnya, Pembina PS TIRA, Letjen TNI Dodik Widjanarko telah melakukan pertemuan dengan Bupati Bantul, Suharsono, Kamis (18/1/2018). Dodik juga sudah meninjau Stadion Sultan Agung yang akan menjadi homebase PS TIRA pada kompetisi Liga 1 musim 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
1 Dekade Piala Presiden 2025: Datang Bersih, Pulang Bersih
Bola Indonesia 15 Juli 2025, 21:33
-
Piala Presiden 2025: Wajah Dunia, Hati Indonesia
Bola Indonesia 15 Juli 2025, 16:36
LATEST UPDATE
-
Keputusan VAR untuk Manchester United 'Sangat Buruk'
Liga Inggris 18 Mei 2026, 15:31
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Arsenal vs Burnley di Vidio
Liga Inggris 18 Mei 2026, 14:35
-
Rasmus Hojlund Ucapkan Perpisahan Emosional ke Fans Manchester United
Liga Italia 18 Mei 2026, 14:29
-
Gawat! Ousmane Dembele Cedera 13 Hari Sebelum Final Liga Champions
Liga Champions 18 Mei 2026, 14:29
-
Cristian Chivu Puji Ketangguhan Inter Milan Usai Raih Double Domestik
Liga Italia 18 Mei 2026, 14:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13














