Uston Nawawi: Pelatih, Legenda, dan Top Skor Sepanjang Masa Persebaya
Asad Arifin | 20 April 2022 12:21
Bola.net - Nama Uston Nawawi sangat lekat dengan klub Persebaya Surabaya. Bukan hanya karena kini menjadi bagian dari tim pelatih, Uston juga menyandang status sebagai legenda sekaligus top skor sepanjang masa Bajul Ijo.
Uston Nawawi menjadi top skor Persebaya dengan catatan 63 gol sepanjang karier sepakbolanya. Selain catatan apik itu, sosok yang pernah membela Deltras Sidoarjo itu juga memberikan beberapa gelar juara pada Persebaya.
Uston membawa Bajul Ijo meraih trofi juara kali pertama Liga Indonesia saat usianya masih 19 tahun yakni pada musim 1996/1997. Pria kelahiran Sidoarjo, 6 September 1978 kembali menjadi bagian penting Persebaya saat meraih gelar juara pada musim 2004 yang menerapkan sistem kompetisi penuh.
Dalam obrolan di channel youtube Omah Balbalan, Uston Nawawi mengungkap kiatnya sehingga bisa jadi andalan menjebol gawang lawan meski berposisi asli gelandang. Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Rahasia Sang Top Skor
Menurut Uston Nawawi, selain kerja keras dalam latihan mau pun pertandingan, seorang pemain harus memanfaatkan momentum dengan mencetak gol.
"Berusaha bermain bagus dalam setiap laga itu wajib bagi seorang pemain. Tapi, lebih baik lagi kalau mencetak gol," ujar Uston.
Uston menambahkan, kiatnya itu sudah tertanam sejak dirinya memutuskan lebih serius menekuni sepak bola. Apalagi, setelah dirinya menjadi bagian dari skuad PSSI Baretti yang menimba ilmu sepak bola di Italia.
"Modal dari Italia tak otomatis saya mendapat tempat di sebuah tim. Saya malah gagal jadi bagian tim PON 1996 Jawa Timur. Kebetulan saat seleksi hanya tersisa satu kouta di posisi gelandang. Dan Nurul Huda (eks PSSI Primavera) yang terpilih," terangnya.
Penantian Lama untuk Gol Perdana

Meski gagal menembus skuad PON Jatim, Uston tak patah arang. Ia pun mengalihkan fokusnya pada seleksi Persebaya yang dikuti oleh ratusan pemain. Uston pun menjalani seleksi selama tiga bulan sebelum berhasil menjadi bagian Persebaya jelang musim 1996/1997 dengan status magang selama tiga bulan.
Debut Uston bersama Persebaya terjadi November 1996 menghadapi Persijatim. Ia pun kemudian baru bisa mencetak gol perdananya buat Bajul Ijo ketika menghadapi Persikab Bandung pada Juni 2007.
Tak hanya satu, ia malah mencetak hattrick pada laga itu. Alhasil, setelah laga itu, Uston pun bermain reguler bersama Persebaya dan akhirnya meraih juara.
"Kalau di BRI Liga 1, Marselino bisa jadi contoh. Ia bermain bagus dan mencetak gol saat mendapat kesempatan. Sukses itu membuat kepercayaan dirinya bertambah," tutur Uston.
Cedera Parah dan Hujatan
Sebelum melegenda bersama Persebaya, Uston juga pernah melewati proses yang sulit, justru disaat dirinya mulai serius menekuni sepak bola. Ketika itu, ia mengalami cedera engkel parah sehingga memaksa dirinya harus istirahat selama enam bulan untuk pulih.
Dilain pihak, Uston yang menempuh pendidikan di sebuah SMP favorit di Surabaya dipanggil oleh guru konseling.
"Beliau tanya cita-cita saya apa? Saya jawab dengan tegas, sepak bola. Beliau tertawa dan terkesan tak yakin. Tapi, saya justu menjadikan momen itu sebagai motivasi untuk membuktikan pilihan saya itu benar," tegas Uston.
Uston juga pernah mengalami masa suram saat membela timnas Indonesia di Sea Games 1997 ketika usianya masih belasan tahun. Dimana pada saat itu, ia bersama Ronny Wabia gagal menjadi eksekutor pada drama adu penalti laga final sepak bola di Stadion Utama Senayan.
"Saya juga pernah diteriaki oleh suporter yang meminta pelatih agar menarik saya keluar lapangan. Tapi, seperti saya bilang dari awal, hujatan dan kritik justru membuat saya semakin termotivasi tampil baik," papar Uston.
Sumber: Youtube Omah Balbalan
Disadur dari Bola.com: Abdi Satria/Aryo Atmaja, 20 April 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Siapa Bek Lokal dengan Market Value Termahal di BRI Liga 1 Saat Ini? Ini Jawabannya!
Bos Arema FC Tantang Aremania untuk Percantik Bus Klub
Iwan Bule Ungkap Sejumlah Target di Usia PSSI ke-92 Tahun
BRI Liga 1: Pelatih Kiper Persib Bahas Perubahan Komposisi Pemain di Pos Penjaga Gawang
BRI Liga 1: Gelombang Eksodus Bertambah, Dua Pemain Resmi Tinggalkan Persebaya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 18:12
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















