Utang Gaji PSM Makassar Mencapai Rp 1,8 M
Editor Bolanet | 4 September 2012 18:06
- Semakin lama konsorsium tidak menyelesaikan utang gaji pemain PSM Makassar, jumlahnya akan kian besar. Dengan tunggakan selama tiga bulan, utang gaji pemain mencapai Rp 1,8 miliar.
Jumlah besar itu untuk menutupi gaji pemain selama bulan Juli dan Agustus, serta 60 persen sisa gaji bulan Mei. Selain itu, juga untuk membayar tunggakan biaya cetak ke pihak ketiga dalam hal ini Anindo Media sebesar Rp 35 juta.
CEO PSM, Rully Habibie, enggan mengungkapkan besaran dana yang dibutuhkan untuk melunasi gaji para pemain saat ini.
Beberapa waktu lalu, mantan Direktur Keuangan PSM, Islah Idrus, mengatakan jika setiap bulannya manajemen PSM membutuhkan sekitar Rp 600 juta setiap bulannya hanya untuk membayar gaji 29 pemain Juku Eja. Belum termasuk gaji pelatih, asisten pelatih, ofisial, dan biaya konsumsi.
Itu berarti bahwa untuk dua bulan gaji (Juli dan Agustus) yang belum dibayarkan, manajemen berutang Rp 1,2 miliar. Ditambah 60 persen sisa gaji bulan Mei yang jumlahnya sekitar Rp 360 juta.
Begitulah besarnya anggaran dibutuhkan. Tetapi, saya tidak bisa komentar banyak karena sekarang wewenang saya setelah tidak lagi di manajemen PSM, kata Ishlah yang mengundurkan diri usai kompetisi IPL musim lalu.
Menurut beberapa sumber mengatakan jika gaji Syamsul Bachri Chaerudin yang paling banyak tertunggak yaitu mencapai Rp 150 juta. Total gaji Syamsul yang tertunggak itu termasuk kompensasi gajinya saat diakuisisi dari Sriwijaya FC.
Sementara gaji kapten Andi Oddang yang belum dibayarkan sebesar Rp 90 juta. Sedangkan tiga legiun asing PSM yakni Ilija Spasojevic, Kwon Jun, dan Cristian Alejandro Febre Santis, gajinya yang tertunggak sekitar Rp 70 juta hingga Rp 90 juta per bulan.
Pelatih PSM, Petar Segrt, ingin agar persoalan gaji tersebut segera diselesaikan agar anak asuhnya mau segera latihan sesuai dengan program yang sudah ia susun. Petar pun berangkat ke Jakarta, Senin (3/9) untuk menemui konsorsium. (nda/dzi)
Jumlah besar itu untuk menutupi gaji pemain selama bulan Juli dan Agustus, serta 60 persen sisa gaji bulan Mei. Selain itu, juga untuk membayar tunggakan biaya cetak ke pihak ketiga dalam hal ini Anindo Media sebesar Rp 35 juta.
CEO PSM, Rully Habibie, enggan mengungkapkan besaran dana yang dibutuhkan untuk melunasi gaji para pemain saat ini.
Beberapa waktu lalu, mantan Direktur Keuangan PSM, Islah Idrus, mengatakan jika setiap bulannya manajemen PSM membutuhkan sekitar Rp 600 juta setiap bulannya hanya untuk membayar gaji 29 pemain Juku Eja. Belum termasuk gaji pelatih, asisten pelatih, ofisial, dan biaya konsumsi.
Itu berarti bahwa untuk dua bulan gaji (Juli dan Agustus) yang belum dibayarkan, manajemen berutang Rp 1,2 miliar. Ditambah 60 persen sisa gaji bulan Mei yang jumlahnya sekitar Rp 360 juta.
Begitulah besarnya anggaran dibutuhkan. Tetapi, saya tidak bisa komentar banyak karena sekarang wewenang saya setelah tidak lagi di manajemen PSM, kata Ishlah yang mengundurkan diri usai kompetisi IPL musim lalu.
Menurut beberapa sumber mengatakan jika gaji Syamsul Bachri Chaerudin yang paling banyak tertunggak yaitu mencapai Rp 150 juta. Total gaji Syamsul yang tertunggak itu termasuk kompensasi gajinya saat diakuisisi dari Sriwijaya FC.
Sementara gaji kapten Andi Oddang yang belum dibayarkan sebesar Rp 90 juta. Sedangkan tiga legiun asing PSM yakni Ilija Spasojevic, Kwon Jun, dan Cristian Alejandro Febre Santis, gajinya yang tertunggak sekitar Rp 70 juta hingga Rp 90 juta per bulan.
Pelatih PSM, Petar Segrt, ingin agar persoalan gaji tersebut segera diselesaikan agar anak asuhnya mau segera latihan sesuai dengan program yang sudah ia susun. Petar pun berangkat ke Jakarta, Senin (3/9) untuk menemui konsorsium. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden APPI: Klub Jangan Cari Celah Dalam Bayar Gaji Pemain
Bola Indonesia 12 Desember 2013, 20:21
-
Sriwijaya FC Segera Selesaikan Tunggakan Gaji Pemain
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 21:48
-
10 Penggawa Persidafon Belum Terima Enam Bulan Gaji
Bola Indonesia 25 Oktober 2013, 20:11
-
Imran: Syamsul Mampu Menghidupkan Permainan
Bola Indonesia 20 Oktober 2013, 23:24
-
Pelita Jaya Cronous Merapat ke Persebaya?
Bola Indonesia 19 Oktober 2013, 10:17
LATEST UPDATE
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

