VO2 Max Penggawa Persela Jeblok
Editor Bolanet | 20 Maret 2014 08:06
- Hasil tes VO2 Max para pemain Persela Lamongan ternyata tak terlampau bagus. Meski begitu, nilai VO2 Max rendah, bukan menjadi kiamat bagi karier seorang pemain. Tim pelatih berharap para pemain harus berlatih keras untuk meningkatkan nilai VO2 Max.
VO2 Max adalah volume maksimal oksigen yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif. Semakin banyak oksigen yang diserap, maka semakin baik pula kinerja otot dalam bekerja. Zat sisa-sisa yang menyebabkan kelelahan pun jumlahnya semakin sedikit.
Untuk seorang pesepakbola, standar untuk pemain lokal adalah 56, sedangkan untuk pemain asing adalah 60. Berdasarkan hasil tes, diketahui bahwa bek Zahrul Huda ada di urutan pertama dengan nilai VO2 Max mencapai 55,1.
Posisi kedua diduduki striker Addison Alves dengan nilai 53,4. Sedangkan di posisi ketiga ada Danu Rosade dengan nilai 51,4. Sementara itu, posisi terendah diduduki kiper Bimantara Yudha Perwira dengan nilai 41,8.
Meski nilai VO2 Max pemainnya tergolong di bawah standar, toh pelatih Persela tak menganggap hal itu sebagai sebuah petaka. Asisten pelatih Persela, Didik Ludiyanto berdalih, pihaknya tak ingin mencari siapa yang terbaik dan siapa yang terjelek.
Kami melakukan tes ini untuk mencari data ilmiah yang melekat pada para pemain, terang Didik. Didik juga memaklumi capaian kiper Bimantara yang berada di posisi terendah. Wajar, kiper memang nilainya di bawah pemain non kiper, tutup Didik. [initial]
(faw/pra)
VO2 Max adalah volume maksimal oksigen yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif. Semakin banyak oksigen yang diserap, maka semakin baik pula kinerja otot dalam bekerja. Zat sisa-sisa yang menyebabkan kelelahan pun jumlahnya semakin sedikit.
Untuk seorang pesepakbola, standar untuk pemain lokal adalah 56, sedangkan untuk pemain asing adalah 60. Berdasarkan hasil tes, diketahui bahwa bek Zahrul Huda ada di urutan pertama dengan nilai VO2 Max mencapai 55,1.
Posisi kedua diduduki striker Addison Alves dengan nilai 53,4. Sedangkan di posisi ketiga ada Danu Rosade dengan nilai 51,4. Sementara itu, posisi terendah diduduki kiper Bimantara Yudha Perwira dengan nilai 41,8.
Meski nilai VO2 Max pemainnya tergolong di bawah standar, toh pelatih Persela tak menganggap hal itu sebagai sebuah petaka. Asisten pelatih Persela, Didik Ludiyanto berdalih, pihaknya tak ingin mencari siapa yang terbaik dan siapa yang terjelek.
Kami melakukan tes ini untuk mencari data ilmiah yang melekat pada para pemain, terang Didik. Didik juga memaklumi capaian kiper Bimantara yang berada di posisi terendah. Wajar, kiper memang nilainya di bawah pemain non kiper, tutup Didik. [initial]
Jangan Lewatkan!
Persija Masih Beri Zelimir Terkes Kesempatan Buktikan Diri
Persija Bakal Jalani TC Sekaligus Uji Coba di Bali
Pemain Belum Gajian, Rencana TC Gresik United Tak Jelas
Rencana Pemusatan Latihan Persebaya di Bali Terancam Batal
Ditanya Soal Persepam MU, Ibnu Bungkam
Persepam MU Dekati Eks Pelatih Persebaya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap Klub Lolos 12 Besar Liga 2 2023/2024
Bola Indonesia 12 Desember 2023, 07:22
-
Pulih dan Keluar dari Rumah Sakit, Silvio Escobar Pulang ke Lamongan
Bola Indonesia 26 September 2023, 01:50
-
Sempat Tak Sadarkan Diri pada Laga Kontra Persekat, Kondisi Silvio Escobar Membaik
Bola Indonesia 25 September 2023, 21:23
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 14 Mei 2026, 07:55
-
Man of the Match Alaves vs Barcelona: Nahuel Tenaglia
Liga Spanyol 14 Mei 2026, 06:29
-
Man of the Match Lazio vs Inter: Denzel Dumfries
Liga Italia 14 Mei 2026, 06:18
-
Man of the Match Man City vs Palace: Phil Foden
Liga Inggris 14 Mei 2026, 06:05
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 14 Mei 2026, 05:57
-
Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
Liga Eropa Lain 14 Mei 2026, 05:21
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24










