Voters Solo Bawa Keuntungan Bagi La Nyalla
Editor Bolanet | 6 Desember 2012 07:39
- Niat Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng untuk memanggil Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia () dan Komite Peyelamat Sepak Bola Indonesia () akhirnya terwujud. Pertemuan itu digelar di ruang kerja Menpora, Jakarta, Rabu (5/12) petang.
Menpora ingin agar kedua kubu yang masih berseteru tersebut dapat menindaklanjuti ultimatum dari Federasi Sepak bola Dunia (FIFA). FIFA menyampaikannya melalui surat tertanggal 26 November 2012, yang ditulis oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jerome Valcke.
Dalam pertemuan yang digelar terpisah dan tertutup tersebut, KPSI mendapat jadwal pemanggilan pukul 15:30 WIB, sedangkan PSSI pada pukul 14:30 WIB. Menpora menjelaskan bahwa FIFA mendesak pemerintah agar bersikap tegas dalam masalah persepakbolaan di Indonesia. Pihak pemerintah yang dimaksud dalam surat tersebut tidak lain adalah Menpora.
Menurut Andi kepada para wartawan, dia menyebutkan bahwa FIFA tidak melihat adanya kemajuan dan penyelesaian yang tepat. Sehingga, dilanjutkannya, pemerintah diminta segera mengambil sikap terkait permasalahan tersebut.
Namun yang memprihatinkan, dikatakan pengamat sepak bola nasional Lumba Ubaya Rajasa, Menpora justru mengeluarkan ancaman dengan meminta kepada Kapolri Timur Pradopo untuk melarang PSSI menggelar Kongres.
Ini adalah sebuah ancaman yang dapat diartikan sebagai sebuah intervensi pemerintah. Seharusnya, Menpora tidak boleh bersikap demikian, ujar Lumba Ubaya Rajasa mengkritisi politisi asal partai Demokrat tersebut.
Dilanjutkan Lumba Ubaya, hal tersebut dilakukan Menpora agar PSSI tidak dapat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) yang sudah dijadwalkan di Palangkaraya, 10 Desember mendatang.
Bisa dilihat jelas keberpihakan Menpora terhadap KPSI. Padahal, Menpora harus bersikap netral dan lebih melindungi PSSI. Apalagi, Menpora juga ngotot supaya PSSI dan KPSI menggelar satu Kongres. Sedangkan votersnya (pemilik suara sah PSSI), yakni sesuai di KLB Solo pada 9 Juni 2011 silam dan bukan Palangkaraya, terangnya.
Tujuan tersebut sangat jelas, yakni untuk menggulingkan Djohar Arifin dari posisi Ketua Umum PSSI. Mayoritas voters Solo yang kini tidak lagi mengakui Djohar tentunya memberikan keuntungan kepada La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk menempati posisi Ketua Umum, terangnya.
Ditambahkan Lumba Ubaya Rajasa, Menpora juga minta agar Kongres dapat digelar di Jakarta sebelum 10 Desember. Alasanya, karena dianggap strategis dan lokasinya mudah dijangkau dari manapun. Jika mengacu pada KLB di Solo, artinya sebanyak 101 voters akan hadir. Jumlah tersebut juga sesuai dengan keputusan Kongres Tahunan PSSI di Bali, 20-21 Januari 2011.
Sayangnya, permintaan Menpora tersebut ditolak mentah-mentah PSSI. Sebab, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Halim Mahfudz menerangkan, hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap statuta AFC dan FIFA. (esa/gia)
Menpora ingin agar kedua kubu yang masih berseteru tersebut dapat menindaklanjuti ultimatum dari Federasi Sepak bola Dunia (FIFA). FIFA menyampaikannya melalui surat tertanggal 26 November 2012, yang ditulis oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jerome Valcke.
Dalam pertemuan yang digelar terpisah dan tertutup tersebut, KPSI mendapat jadwal pemanggilan pukul 15:30 WIB, sedangkan PSSI pada pukul 14:30 WIB. Menpora menjelaskan bahwa FIFA mendesak pemerintah agar bersikap tegas dalam masalah persepakbolaan di Indonesia. Pihak pemerintah yang dimaksud dalam surat tersebut tidak lain adalah Menpora.
Menurut Andi kepada para wartawan, dia menyebutkan bahwa FIFA tidak melihat adanya kemajuan dan penyelesaian yang tepat. Sehingga, dilanjutkannya, pemerintah diminta segera mengambil sikap terkait permasalahan tersebut.
Namun yang memprihatinkan, dikatakan pengamat sepak bola nasional Lumba Ubaya Rajasa, Menpora justru mengeluarkan ancaman dengan meminta kepada Kapolri Timur Pradopo untuk melarang PSSI menggelar Kongres.
Ini adalah sebuah ancaman yang dapat diartikan sebagai sebuah intervensi pemerintah. Seharusnya, Menpora tidak boleh bersikap demikian, ujar Lumba Ubaya Rajasa mengkritisi politisi asal partai Demokrat tersebut.
Dilanjutkan Lumba Ubaya, hal tersebut dilakukan Menpora agar PSSI tidak dapat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) yang sudah dijadwalkan di Palangkaraya, 10 Desember mendatang.
Bisa dilihat jelas keberpihakan Menpora terhadap KPSI. Padahal, Menpora harus bersikap netral dan lebih melindungi PSSI. Apalagi, Menpora juga ngotot supaya PSSI dan KPSI menggelar satu Kongres. Sedangkan votersnya (pemilik suara sah PSSI), yakni sesuai di KLB Solo pada 9 Juni 2011 silam dan bukan Palangkaraya, terangnya.
Tujuan tersebut sangat jelas, yakni untuk menggulingkan Djohar Arifin dari posisi Ketua Umum PSSI. Mayoritas voters Solo yang kini tidak lagi mengakui Djohar tentunya memberikan keuntungan kepada La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk menempati posisi Ketua Umum, terangnya.
Ditambahkan Lumba Ubaya Rajasa, Menpora juga minta agar Kongres dapat digelar di Jakarta sebelum 10 Desember. Alasanya, karena dianggap strategis dan lokasinya mudah dijangkau dari manapun. Jika mengacu pada KLB di Solo, artinya sebanyak 101 voters akan hadir. Jumlah tersebut juga sesuai dengan keputusan Kongres Tahunan PSSI di Bali, 20-21 Januari 2011.
Sayangnya, permintaan Menpora tersebut ditolak mentah-mentah PSSI. Sebab, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Halim Mahfudz menerangkan, hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap statuta AFC dan FIFA. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










