1 Dekade Setelah Juara, Nasib Leicester City Kini Mengenaskan: Terancam Degradasi ke Kasta Ketiga Sepak Bola Inggris
Dimas Ardi Prasetya | 21 April 2026 17:25
Bola.net - Sepuluh tahun lalu, Leicester City menulis salah satu kisah paling ajaib dalam sejarah sepak bola Inggris. Klub yang tak diunggulkan itu sukses menjuarai Premier League musim 2015/2016. Keberhasilan tersebut bahkan dianggap sebagai keajaiban dengan peluang 5000 banding 1.
Di bawah asuhan Claudio Ranieri, Leicester tampil luar biasa sepanjang musim. Mereka mengoleksi 81 poin dari 38 pertandingan dan unggul jauh dari para pesaing. Dominasi itu membuat publik sepak bola dunia terpukau.
Ketajaman Jamie Vardy menjadi salah satu kunci sukses mereka saat itu. Striker Inggris tersebut mencetak 24 gol dan keluar sebagai top skor tim. Leicester pun menutup musim dengan keunggulan 10 poin dari Arsenal di posisi kedua.
Namun kini, satu dekade setelah kejayaan itu, situasi Leicester berubah drastis. Dari tim juara yang dielu-elukan, mereka kini justru berada di ambang kehancuran. The Foxes terancam terdegradasi ke League One, kompetisi kasta ketiga sepak bola Inggris.
Dari Juara ke Tim Yo-Yo: Perjalanan Turun Naik Leicester

Setelah menjuarai Premier League, Leicester sempat bertahan cukup lama di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Mereka tetap menjadi peserta Premier League hingga musim 2022/2023. Namun, performa mereka mulai menurun secara signifikan.
Musim 2022/2023 menjadi titik awal kemunduran besar bagi Leicester. Mereka hanya mampu finis di posisi ke-18 klasemen akhir. Hasil itu memaksa mereka turun ke Divisi Championship untuk musim 2023/2024.
Menariknya, Leicester langsung bangkit di Championship. Mereka tampil dominan dan berhasil menjadi juara, memastikan promosi kembali ke Premier League pada musim 2024/2025. Harapan untuk bangkit pun sempat muncul kembali.
Namun, kebangkitan itu ternyata hanya sesaat. Leicester kembali tampil buruk di Premier League musim 2024/2025 dan lagi-lagi finis di posisi ke-18. Akibatnya, mereka kembali terdegradasi ke Championship untuk musim 2025/2026.
Performa Anjlok di Championship, League One di Depan Mata
Alih-alih bangkit, Leicester justru semakin terpuruk di musim 2025/2026. Mereka tampil jauh dari kata meyakinkan sepanjang kompetisi Championship. Konsistensi menjadi masalah utama yang tak kunjung teratasi.
Hingga pekan ke-43, Leicester terdampar di posisi ke-23 dari 24 tim. Mereka hanya mengoleksi 41 poin dari total pertandingan yang telah dimainkan. Situasi ini membuat mereka berada di zona degradasi yang sangat berbahaya.
Kekalahan dari Portsmouth, yang juga rival di papan bawah, semakin memperparah keadaan. Leicester kini tertinggal delapan poin dari zona aman. Padahal, hanya tersisa sembilan poin yang masih bisa diperebutkan.
Jika tak segera bangkit, Leicester bisa dipastikan turun ke League One. Degradasi ini akan menjadi yang kedua secara beruntun dan ketiga dalam empat tahun terakhir. Sebuah kemunduran yang sangat kontras dibanding kejayaan mereka satu dekade lalu.
Begovic Angkat Bicara, Suara Frustrasi dari Dalam Tim
Situasi sulit ini juga memicu reaksi dari para pemain dan penggemar. Ketegangan sempat terjadi antara pemain dan suporter usai laga di Fratton Park. Hal itu menunjukkan betapa besar tekanan yang kini dirasakan oleh tim.
Kiper Leicester, Asmir Begovic, mencoba meredam situasi. Ia mengaku memahami kekecewaan para pendukung.
Begovic menegaskan bahwa frustrasi bukan hanya milik fans. Para pemain pun merasakan tekanan yang sangat besar sepanjang musim ini. Apalagi Leicester memiliki salah satu skuad dengan bayaran tertinggi di Championship.
"Kami dapat memahami frustrasi para pendukung," ujar Begovic pada BBC. "Frustrasi itu juga dirasakan bersama oleh kami sebagai pemain."
Masih Ada Harapan? Skenario Sulit untuk Bertahan
Secara matematis, Leicester sebenarnya masih memiliki peluang untuk bertahan. Namun, skenarionya sangat berat dan bergantung pada banyak faktor. Mereka harus memenangkan semua sisa pertandingan.
Laga melawan Hull City menjadi krusial bagi Leicester. Kemenangan di pertandingan itu bisa menjaga harapan tetap hidup. Namun, hasil dari tim lain juga akan sangat menentukan nasib mereka.
Leicester juga harus berharap rival-rival mereka terpeleset. Kombinasi hasil dari West Brom, Blackburn, dan Charlton bisa saja langsung memastikan degradasi mereka. Artinya, nasib Leicester tidak sepenuhnya di tangan mereka sendiri.
"Keyakinan itu masih ada," kata Begovic. "Ini pertandingan besar melawan Hull, dan jika kita memenangkannya, segalanya bisa terlihat sangat berbeda. Tentu saja kita membutuhkan sedikit keberuntungan dan sedikit nasib baik, tetapi kita akan terus berusaha semaksimal mungkin."
(Bola/BBC)
Baca Juga:
Sindiran Pedas Kiernan Dewsbury-Hall untuk Chelsea: Saya Seharusnya Jadi Bintang di Stamford Bridge!
Leicester City Baru Kena Hukum Pengurangan Poin, Apa Kabar Kasus 115 Tuduhan Man City?
Kisah Alisha Lehmann 'Pesepakbola Terseksi Dunia' di Awal 2026: Pacar Baru, Klub Juga Baru
Ngeri-Ngeri Sedap! Selebrasi Gol Berujung Mencekam, Patson Daka Selamat dari Cedera Serius di Piala Afrika
Mengenang Warisan Vichai Srivaddhanaprabha di Leicester City: Transformasi Klub dan Hati Penggemar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


