10 Pemain Bintang yang Tidak Masuk Rencana Klubnya (Bagian 1)
Asad Arifin | 30 Oktober 2020 14:18
Bola.net - Musim 2020/2021 menjadi waktu yang buruk bagi sejumlah pemain bintang. Mereka gagal pindah di bursa transfer, tetapi tidak masuk dalam rencana klub yang dibelanya.
Mesut Ozil bisa menjadi contoh nyata bahwa pemain bintang tak menjamin posisinya di skuat utama. Ozil tidak masuk dalam daftar skuat Arsenal untuk Premier League dan Liga Europa 2020/21.
Padahal playmaker asal Jerman itu adalah pemain yang cukup penting untuk Meriam London di era kepelatihan Arsene Wenger.
Meski sudah dibuang Arsenal, tetapi Ozil sampai saat ini belum memiliki niatan untuk hengkang dari Emirates Stadium. Bahkan, pemain berusia 32 tahun itu semakin termotivasi untuk bersaing mendapatkan posisi di skuat utamanya kembali.
Tak hanya Ozil saja, melainkan ada beberapa nama bintang lainnya yang bernasib sama. Lalu, siapa saja mereka?
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
10. Jesse Lingard

Sempat menjadi andalan di bawah kepelatihan Louis van Gaal dan Jose Mourinho tetapi sekarang Jesse Lingard mulai terdepak dari skuat utama Manchester United. Bahkan, Lingard belum pernah turun di pentas Premier League 2020/21.
Padahal Lingard adalah pemain yang penting ketika United berhasil meraih beberapa gelar seperti Liga Europa, FA Cup, Community Shield, dan EFL Cup.
Faktor tersebut tak lain adalah kedatangan Bruno Fernandes yang langsung merebut posisi Lingard sebagai gelandang serang. Performa Fernandes yang impresif membuat Lingard otomatis terdepak dan menjadi penghangat bangku cadangan United.
9. Xherdan Shaqiri

Keputusan Xherdan Shaqiri hengkang dari Stoke City ke Liverpool pada tahun 2018 mungkin menjadi keputusan yang manis awalnya.
Pasalnya di tahun pertama berseragam The Reds, Shaqiri langsung menjadi bagian skuat Liverpool dan menjadi aset penting untuk Jurgen Klopp ketika memenangkan gelar Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan Premier League.
Namun semenjak Diogo Jota menginjakkan kaki di Anfield pada bursa transfer musim panas lalu membuat winger asal Swiss tersebut mulai tersingkir dari skuat utama Liverpool. Tercatat, pemain berusia 29 tahun itu baru merumput tiga kali dari 11 laga The Reds.
8. John Stones

Transfer John Stones ke Manchester City dari Everton dengan mahar 55,6 juta euro pada tahun 2016 menjadikannya sebagai bek termahal kedua di dunia. Sejatinya Stones adalah pemain yang cukup penting bagi City di awal kedatangannya dan membantu The Citizens meraih banyak gelar.
Namun, bek asal Inggris itu gagal memenuhi biaya transfer dan hype yang mengelilinginya ketika ia bergabung dengan City. Stones kerap kali melakukan kesalahan fatal dan tidak memiliki fisik serta kecepatan yang dituntut Pep Guardiola dari para beknya.
Berkat performanya itu, ia pun sering dicadangkan oleh Guardiola dan Manchester City juga telah menginvestasikan jutaan euro untuk bek tengah baru seperti Aymeric Laporte, Nathan Ake, dan Ruben Dias.
7. Antonio Rudiger

Dengan harga 35 juta euro dari AS Roma, Chelsea mendapatkan bek yang cocok untuk menggantikan posisi John Terry yaitu Antonio Rudiger. Di awal kedatangannya, Rudiger menjalani masa yang baik dengan kecepatan dan kekuatan fisik yang dibutuhkan lini belakang The Blues.
Namun, bek asal Jerman itu mulai kesulitan untuk masuk ke starting line-up Chelsea karena mengalami penurunan performa musim lalu.
Alhasil, klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu menyelesaikan Premier League 2019/20 di tempat keempat dan dikritik karena penampilan defensif mereka.
Penderitaan Rudiger pun terus berlanjut ketika Chelsea mendatangkan bek veteran PSG, Thiago Silva yang membuat pemain berusia 27 tahun itu semakin kehilangan kesempatan bermain reguler.
6. Olivier Giroud

Olivier Giroud akan dikenal sebagai salah satu striker paling diremehkan di Premier League karena Giroud tidak seproduktif ketika dirinya berseragam Arsenal.
Namun, bomber asal Prancis itu berhasil kembali ke performa terbaiknya menjelang akhir musim 2019/20 lalu, pasca lockdown. Giroud mampu menggantikan penyerang muda Chelsea, Tammy Abraham sebagai striker utama The Blues.
Tetapi performa apiknya saat itu tak mampu mencuri hati Frank Lampard. Apalagi saat ini, Chelsea sudah memiliki penyerang muda berbakat asal Jerman, Timo Werner yang mulai menemukan tajinya sebagai juru gedor jempolan.
Sumber: Sportskeeda, Transfermarkt
(Bola.net/Hendra Wijaya)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








