2 Alasan Kenapa Harry Maguire adalah Solusi Masalah Manchester United
Afdholud Dzikry | 16 Juli 2019 15:45
Bola.net - Harry Maguire bersiap meninggalkan Leicester City. Nama bek timnas Inggris tersebut sudah disebut tinggal selangkah lagi bergabung ke Manchester United.
Harry Maguire dirumorkan sudah memiliki kata sepakat untuk pindah ke Old Trafford. The Express mengklaim, tes medis akan dilakukan dalam beberapa jam ke depan sebagai bagian dari prosesi transfer tersebut.
Namun, 'Maguire gabung Manchester United' adalah kalimat yang sudah kita dengar selama hampir sepanjang musim lalu. Pada musim panas tahun lalu, Manchester United gagal mengamankan jasa Maguire, yakni ketika Jose Mourinho ingin memperbaiki kinerja lini pertahanan mereka.
Dan melihat bagaimana pertahanan Manchester United musim lalu, adalah hal yang masuk akal bila Ole Gunnar Solskjaer atau bahkan Mourinho sangat menginginkan jasa Maguire di lini belakang Setan Merah.
Berikut dua alasan kenapa Manchester United begitu ngebet mendatangkan Harry Maguire musim panas ini. Simak di bawah ini ya Bolaneters!.
Tangguh di Udara
Musim lalu, bek timnas Inggris tersebut mencetak tiga gol untuk Leicester City. Sosok Maguire ketika berbicara ketangguhannya di udara selalu dibandingkan dengan bek tengah Liverpool, Virgil van Dijk. Catatannya adalah, Van Dijk memenangi 75% duel udara bersama The Reds, sementara Maguire memenangkan 78% duel udara ketika bermain untuk The Foxes.
Catatan ini jelas menjadi angka yang memang layak diidamkan oleh fans Manchester United, mengingat mereka selalu kesulitan menemukan sosok tangguh di udara dan di lini belakang sejak kepergian duet Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand.
Victor Lindelof menunjukkan bahwa dia adalah bek yang lebih baik ketika menguasai bola dan membantu tim keluar dari area sendiri dengan umpan-umpannya. Namun satu kelemahan bek asal Swedia tersebut adalah urusan duel udara, karena itu kehadiran Maguire akan bisa jadi solusi tepat di lini belakang Manchester United.
Umpan-umpan Maguire
Bek Leicester City tersebut memiliki jangkauan umpan sukses sebesar 86% musim lalu, lebih sedikit dibandingkan Virgil van Dijk musim lalu yang mencapai angka 90%. Namun, berada di tim yang lebih baik bisa jadi akan membuat angka milik Maguire itu melambung.
Dengan dua pemain bertahan punya kemampuan sama dalam memberikan umpan dan menguasai bola dengan lebih baik di area sendiri, kita bisa melihat akan ada peningkatan dan perbaikan yang lebih dalam cara permainan Manchester United. Ini tentu saja akan memengaruhi bagaimana mereka membangun serangan, tidak lagi lambat seperti sebelumnya. Dan peningkatan lain jelas pada kemampuan mereka melakukan serangan balik cepat, sesuatu yang memang jadi ciri khas permainan Solskjaer.
Dalam pertandingan baru-baru ini melawan Perth Glory, Aaron Wan-Bissaka membuat debut yang sangat baik, di mana ia melakukan 4 tekel sukses dari 4 kesempatan selama 45 menit. Musim ini, ia akan berpartner dengan Luke Shaw yang menyisir sisi kiri.
Dan bila Maguire hadir di jantung pertahan dengan Lindelof, maka ini akan menjadi pilihan yang sempurna dan sesuatu yang mungkin sudah dirindukan fans Manchester United sejak lama.
Bagaimana Bolaneters? Selain dua alasan di atas, apakah ada alasan lain kenapa Harry Maguire adalah solusi dari masalah Manchester United di lini belakang? Tulis pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini ya.
Tonton Video Menarik Ini
Aaron Wan-Bissaka menjadi pemain terkini yang menyedot perhatian pada bursa transfer musim panas 2019. Bek Inggris tersebut pindah dari Crystal Palace ke Manchester United.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





