3 Masalah yang Tak Bisa Diabaikan Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Hanya 25,9 Persen

Asad Arifin | 31 Agustus 2026 16:46
3 Masalah yang Tak Bisa Diabaikan Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Hanya 25,9 Persen
Skuad Chelsea merayakan gol Romeo Lavia ke gawang Brighton, Minggu (30/8/2026) (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Chelsea mengawali musim 2026/2027 dengan hasil sempurna. Tiga pertandingan dilalui dengan kemenangan, tetapi performa The Blues justru menyisakan sejumlah persoalan yang harus segera ditangani Xabi Alonso.

Terbaru, Chelsea menang dramatis 4-3 atas Brighton pada pekan kedua Premier League. Sebelumnya, mereka juga menundukkan Fulham 3-2 di liga dan Luton Town 2-0 pada ajang EFL League Cup.

Advertisement

Catatan tujuh gol dari dua pertandingan Premier League memang terlihat impresif. Namun, lima gol yang bersarang di gawang Chelsea menunjukkan bahwa produktivitas tinggi belum diiringi stabilitas permainan.

Situasi tersebut semakin terlihat dari statistik penguasaan bola dan rapuhnya pertahanan Chelsea. Jika tidak segera diperbaiki, masalah-masalah ini bisa menjadi batu sandungan ketika lawan dengan kualitas lebih tinggi datang menghadang.

1 dari 2 halaman

Lini Tengah Chelsea Mungkin Mengkhawatirkan

Lini Tengah Chelsea Mungkin Mengkhawatirkan

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, berjalan meninggalkan lapangan setelah pertandingan Liga Inggris melawan Fulham di London, Selasa (25/8/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Chelsea hanya menguasai 25,9 persen bola saat menghadapi Brighton. Angka tersebut menjadi yang terendah dalam satu laga liga sepanjang karier kepelatihan Alonso di Chelsea, Bayer Leverkusen, dan Real Madrid.

The Blues juga hanya mencatatkan 146 operan, jumlah terendah Chelsea dalam satu pertandingan Premier League sejak musim 2003/2004. Absennya Enzo Fernandez untuk kali kedua beruntun turut memengaruhi keseimbangan permainan.

Situasi semakin rumit setelah Moises Caicedo harus ditarik keluar hanya 11 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti. Chelsea juga kehilangan Jordan Henderson karena cedera, sementara Valentin Barco belum dipercaya menjadi starter di Premier League.

Tidak heran jika Chelsea menjajaki kemungkinan merekrut Lamine Camara dari Monaco. Gelandang tersebut bisa menjadi alternatif jika Fernandez benar-benar pindah ke Manchester City dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai lebih dari £120 juta.

2 dari 2 halaman

Pertahanan Masih Jadi Titik Lemah

Pertahanan Masih Jadi Titik Lemah

Skuad Chelsea merayakan gol Pedro Neto ke gawang Brighton, Minggu (30/8/2026) (c) AP Photo/Ian Walton

Perubahan formasi menjadi tiga bek juga belum sepenuhnya memberikan kestabilan. Wesley Fofana, Maxence Lacroix, dan Levi Colwill beberapa kali terlihat rentan ketika lini tengah gagal memberikan perlindungan.

Masalah Chelsea semakin terlihat dalam situasi bola mati. Mereka sudah kebobolan lima gol dalam dua pertandingan liga dan kini melewati 18 laga tanpa mencatatkan clean sheet, rekor terpanjang klub sejak 1960-an.

Meski demikian, Alonso tidak terlalu mencemaskan kemenangan yang nyaris lepas saat menghadapi Brighton.

"Tidak, menurut saya itu hal yang wajar. Hal itu terjadi pada banyak tim—tim-tim lain yang sudah lama bekerja sama, sudah padu, dan memiliki lebih banyak pengalaman bermain bersama," ujar Alonso dikutip dari BBC Sport.

Chelsea tetap memiliki modal kuat berkat tiga kemenangan beruntun dan produktivitas lini depan. Namun, jika penguasaan bola dan pertahanan tidak segera dibenahi, kelemahan tersebut bisa menjadi masalah ketika mereka menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.

Sumber: BBC Sport

LATEST UPDATE