4 Pemenang dan 2 Pecundang dari Duel Arsenal vs Fulham: Viktor Gyokeres Semakin Gacor

Ari Prayoga | 3 Mei 2026 11:40
4 Pemenang dan 2 Pecundang dari Duel Arsenal vs Fulham: Viktor Gyokeres Semakin Gacor
Pemain Arsenal merayakan gol yang dicetak Viktor Gyokeres dalam pertandingan Premier League melawan Fulham, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Arsenal menunjukkan performa impresif saat menghajar Fulham dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (2/5/2026). Kemenangan meyakinkan ini menjadi sinyal kebangkitan The Gunners setelah beberapa bulan terakhir tampil kurang konsisten.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Mikel Arteta tampil dominan sejak menit awal. Arsenal terlihat seperti kandidat kuat juara, mengontrol jalannya pertandingan dan mengatasi perlawanan Fulham dengan relatif mudah.

Advertisement

Hasil ini sekaligus memberi tekanan tambahan kepada Manchester City, yang kini dituntut meraih hasil sempurna dalam dua laga tunda mereka jika ingin terus menjaga asa dalam perburuan gelar.

Kemenangan ini berpotensi menjadi salah satu momen krusial dalam perjalanan Arsenal musim ini. Sejumlah pemain tampil menonjol, sementara beberapa lainnya justru berada di bawah ekspektasi.

1 dari 7 halaman

Pemenang: Viktor Gyokeres

Pemenang: Viktor Gyokeres

Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres (tengah), merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan Premier League melawan Fulham, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Viktor Gyokeres tampil sebagai bintang utama dalam laga ini. Penyerang asal Swedia tersebut mencetak dua gol dan menyumbang satu assist, menjadikannya pemain paling berpengaruh di lapangan.

Ini juga menjadi penampilan terbaiknya sejak bergabung dengan Arsenal, sekaligus menjawab ekspektasi besar sebagai striker bernilai tinggi.

2 dari 7 halaman

Pemenang: Myles Lewis-Skelly

Pemenang: Myles Lewis-Skelly

Aksi Myles Lewis-Skelly dalam laga Arsenal vs Fulham di Premier League, Sabtu (2/5/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Di lini tengah, Myles Lewis-Skelly memanfaatkan kesempatan dengan sangat baik.

Bermain di posisi yang lebih natural, ia terlihat lebih hidup dan berkontribusi besar dalam menjaga dinamika permainan Arsenal.

Meski musim ini belum sepenuhnya berpihak padanya, performa ini bisa menjadi modal penting untuk musim depan.

3 dari 7 halaman

Pecundang: Martin Zubimendi

Pecundang: Martin Zubimendi

Pemain Arsenal merayakan kemenangan atas Fulham dalam pertandingan Premier League, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Di sisi lain, Martin Zubimendi justru mengalami hari yang kurang mengesankan. Tanpa kehadirannya sejak awal, Arsenal terlihat lebih dinamis.

Ketika masuk sebagai pemain pengganti, kontribusinya pun tidak terlalu signifikan, sehingga menimbulkan tanda tanya terkait performa terbarunya.

4 dari 7 halaman

Pemenang: Bukayo Saka

Pemenang: Bukayo Saka

Pemain Arsenal, Bukayo Saka (kiri), berebut bola dengan pemain Fulham, Antonee Robinson, dalam pertandingan Premier League, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Sementara itu, Bukayo Saka kembali menunjukkan kualitas terbaiknya. Aksinya pada gol pembuka, termasuk melewati Raul Jimenez, menjadi bukti bahwa ia mulai menemukan kembali performa puncaknya.

Kebangkitan Saka di fase akhir musim bisa menjadi faktor penentu dalam perburuan gelar.

5 dari 7 halaman

Pemenang: Riccardo Calafiori

Pemenang: Riccardo Calafiori

Pemain Arsenal, Riccardo Calafiori, merayakan gol yang kemudian dianulir setelah keputusan VAR dalam laga Premier League kontra Fulham, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Kehadiran Riccardo Calafiori juga memberi dampak signifikan. Meski berposisi sebagai bek kiri, ia mampu menambah variasi serangan Arsenal.

Bahkan tanpa menghitung golnya yang dianulir, kontribusinya dalam membangun serangan sangat terasa dan memberikan dimensi berbeda dibanding pemain lain di posisinya.

6 dari 7 halaman

Pecundang: Emile Smith Rowe

Sorotan juga tertuju pada Emile Smith Rowe, yang kini membela Fulham. Mantan pemain Arsenal tersebut gagal memanfaatkan kesempatan untuk membuktikan dirinya di hadapan mantan klub. Ia tampil kurang menggigit dan minim kreativitas sepanjang pertandingan.

Dengan performa seperti ini, keputusan Arsenal melepas Smith Rowe dengan nilai transfer besar tampaknya masih menjadi langkah yang tepat.

Sumber: Arsenal Insider

LATEST UPDATE