5 Alasan Manchester United Seharusnya Lebih Cepat Pecat Ole Gunnar Solskjaer
Richard Andreas | 22 November 2021 08:30
Bola.net - Manchester United akhirnya berpisah dengan Ole Gunnar Solskjaer. Minggu (21/11/2021), Solskjaer diumumkan tidak lagi melatih Setan Merah berdasarkan kesepakatan bersama.
Isu pemecatan Solskjaer sebenarnya sudah naik-turun sejak awal musim. Lalu, kekalahan 1-4 dari Watford akhir pekan lalu (20/11) menjadi titik puncak desakan pemecatan tersebut.
Tidak sampai tiga tahun melatih MU, Solskjaer harus meninggalkan kursi pelatih. Sayangnya, dia pergi dengan kesan buruk dan tanpa trofi.
Kepergian Solskjaer ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, bahkan terkesan terlambat. Manajemen Setan Merah sebelumnya terus menunda-nunda pengambilan keputusan tersebut.
Setidaknya ada 5 alasan mengapa Solskjaer seharusnya dipecat lebih cepat? Apa saja sih? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
1. Krisis taktik

Bulan-bulan awal melatih MU, Solskjaer terbukti mampu membangkitkan tim yang sempat terpuruk di era Jose Mourinho. Solskjaer dianggap sukses sebagai interim.
Kesuksesan itu mengantarkan Solskjaer meneken kontrak permanen. Tentu kontrak ini memberikan suntikan moral, MU masih bermain baik.
Sayangnya, level permainan MU terus merosot dalam satu setengah tahun terakhir. Solskjaer dinilai tidak punya variasi taktik untuk membantu MU menghadapi laga-laga sulit.
2. Tanpa trofi

Solskjaer tercatat sebagai pelatih dengan pengeluaran belanja pemain terbesar di antara pelatih Premier League lainnya dalam periode yang sama. Ini menunjukkan dukungan manajemen untuk Solskjaer.
Sayangnya, hingga kepergiannya Solskjaer belum bisa mempersembahkan trofi. Paling banter MU hanya bisa melaju sampai final dan finis sebagai runner-up.
Tentu ini catatan mengecewakan untuk pelatih yang sudah bekerja hampir selama tiga tahun. Untuk standar MU, seharusnya Solskjaer sudah dipecat lebih cepat.
3. Manajemen skuad

Skuad MU yang sekarang tidak bisa disebut buruk. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir MU memiliki salah satu skuad terbaik di Liga Inggris.
Musim ini mereka punya pemain-pemain top seperti Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes, dan masih ada nama-nama seperti Marcus Rashford dan Jadon Sancho.
Sayangnya, Solskjaer tampak kesulitan memaksimalkan potensi skuadnya. Pemilihan starting XI meragukan, pergantian pemain juga kurang meyakinkan.
4. Level pelatih

MU harus berterima kasih pada Solskjaer karena bisa membangkitkan tim sebagai pelatih interim. Saat itu Solskjaer mampu mengembalikan jati diri MU yang sempat rusak di era Mourinho.
Namun, seharusnya manajemen MU tahu bahwa kualitas Solskjaer hanya sampai di level itu. Dia bagus sebagai interim, tapi tidak cukup berkualitas untuk jadi pelatih utama dengan target juara.
Solskjaer masih minim pengalaman. Dia perlu melatih tim-tim lain terlebih dahulu sebelum menuntun MU jadi juara.
5. Suara fans

Fans MU sudah lama menyuarakan pemecatan Solskjaer, bahkan sejak musim lalu. Sayangnya, pihak klub tampak mengabaikan suara-suara tersebut.
Situasi Solskjaer sedikit unik. Ada pola yang terulang: MU main buruk > #OleOut membahana > MU main apik > Solskjaer aman.
Pola tersebut terus terulang, tapi pihak klub tampak pasif. Andai lebih mendengarkan permintaan fans, mungkin Solskjaer sudah dilepas sebelum situasi semakin buruk seperti sekarang.
Sumber: Express, Bola
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Dipecat Manchester United, Segini Pesangon yang Diterima Ole Gunnar Solskjaer
Rooney Sedih Melihat Solskjaer Dicampakkan Manchester United
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Premier League: #OleOut, Manchester United Posisi Berapa?
Manchester United Pecat Solskjaer, Ferguson Mau Sosok Ini Jadi Penggantinya
Tribut dari Sederet Pemain MU untuk Ole Gunnar Solskjaer: Bangga Bisa Dilatih Legenda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

