5 Alasan Ole Gunnar Solskjaer Ideal Jadi Manajer Interim Manchester United: Sudah Paham Luar Dalam Setan Merah
Ari Prayoga | 8 Januari 2026 05:50
Bola.net - Manchester United kembali berada di persimpangan setelah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim. Di tengah situasi penuh tekanan tersebut, nama Ole Gunnar Solskjaer mendadak mencuat sebagai kandidat kuat manajer interim yang siap kembali ke Old Trafford.
Media Norwegia, Verdens Gang (VG), melaporkan bahwa Solskjaer telah melakukan pembicaraan dengan pihak Manchester United terkait peran caretaker.
Bahkan, disebutkan negosiasi kontrak tengah berlangsung dan berpotensi rampung dalam waktu dekat. Jika terealisasi, ini akan menjadi comeback sensasional sang legenda klub ke Theatre of Dreams.
Berikut lima alasan mengapa kembalinya Ole Gunnar Solskjaer dinilai tepat untuk Manchester United hingga akhir musim 2025/26.
Lebih Matang dan Berpengalaman

Solskjaer bukan sosok asing bagi Manchester United dalam situasi krisis. Ia pernah menjalani peran serupa pada 2018 setelah pemecatan Jose Mourinho dan sukses menstabilkan tim sebelum diangkat sebagai manajer permanen.
Kini, dengan pengalaman tambahan dari masa kepelatihannya secara penuh di United serta sempat menangani Besiktas, Solskjaer datang dengan perspektif yang lebih matang.
Situasi ini mirip dengan peran Ralf Rangnick sebagai figur berpengalaman yang mampu menjadi jembatan di masa transisi.
Memberi Waktu bagi INEOS dan Sir Jim Ratcliffe

Pemecatan Amorim jelas mengganggu rencana besar INEOS dan Sir Jim Ratcliffe, yang sebelumnya menunjuk pelatih asal Portugal itu sebagai bagian dari proyek jangka panjang.
Kehadiran Solskjaer sebagai caretaker bisa menjadi solusi sementara yang aman. Ia memberi ruang bernapas bagi manajemen untuk merancang suksesi permanen tanpa tekanan berlebihan dari publik dan suporter, sekaligus menjaga stabilitas klub hingga keputusan besar diambil.
Mengembalikan Aura Positif di Old Trafford

Sebagai legenda klub dan figur yang dicintai fans, Solskjaer membawa aura positif yang sangat dibutuhkan United saat ini. Kenangan manis saat ia memimpin tim dalam periode caretaker 2018/19 masih membekas kuat di benak pendukung Setan Merah.
Di tengah suasana muram pasca-era Amorim, kehadiran Solskjaer berpotensi menghidupkan kembali optimisme suporter, terutama menjelang perjuangan di Piala FA dan persaingan menuju empat besar Liga Inggris.
Kesempatan Kebangkitan bagi Solskjaer

Bukan hanya United yang diuntungkan. Bagi Solskjaer sendiri, peran ini bisa menjadi titik balik karier. Setelah dipecat dari United pada 2021 dan mengalami periode sulit di Besiktas, namanya sempat meredup dari bursa pelatih top Eropa.
Menangani kembali Manchester United, meski hanya sebagai caretaker, bisa mengembalikan reputasinya di level elite dan membuka peluang baru di masa depan.
Paham DNA dan Pemain Kunci United

Meski skuad United telah banyak berubah, Solskjaer masih mengenal sejumlah figur penting seperti Harry Maguire, Bruno Fernandes, dan Luke Shaw. Pemahamannya terhadap karakter klub dan “DNA Setan Merah” menjadi nilai tambah besar.
Ia juga diperkirakan akan meninggalkan pendekatan taktik Amorim dan kembali ke gaya bermain khas United, termasuk penggunaan formasi empat bek yang lebih familiar bagi para pemain.
Sumber: United In Focus
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Tangan Kanan Ruben Amorim Akhirnya Buka Suara Usai Dipecat Manchester United, Apa Katanya?
- Bruno Fernandes Tertangkap Ngopi dengan Tangan Kanan Ruben Amorim Usai Pemecatan Mengejutkan di MU
- Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
- Karier Ole Gunnar Solskjaer Setelah Tinggalkan Manchester United: Dari Pengamat UEFA hingga Petualangan Singkat di Turki
- 7 Momen Terbaik Ole Gunnar Solskjaer Sebagai Manajer Manchester United: Segera Balik ke Old Trafford?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




