5 Pemain dengan Rating Tertinggi Premier League 2025/2026: Bruno Fernandes di Atas Rice dan Saka

5 Pemain dengan Rating Tertinggi Premier League 2025/2026: Bruno Fernandes di Atas Rice dan Saka
Selebrasi Bruno Fernandes usai membobol gawang Brighton, Minggu (24/5/2026) (c) MUFC Official

Bola.net - Premier League 2025/2026 kembali menghadirkan persaingan luar biasa di level individu maupun tim. Sejumlah pemain tampil sangat konsisten dan sukses membawa klub mereka bersaing di papan atas klasemen.

Salah satu indikator performa pemain yang paling banyak diperhatikan adalah rating WhoScored. Statistik tersebut memperlihatkan kontribusi pemain secara keseluruhan dalam setiap pertandingan.

Nama-nama besar seperti Erling Haaland dan Bruno Fernandes masih mendominasi daftar pemain terbaik musim ini. Namun, ada pula pemain muda yang berhasil mencuri perhatian lewat performa impresif mereka.

Berikut lima pemain dengan rating tertinggi di Premier League 2025/2026 berdasarkan data WhoScored. Mereka tidak hanya tampil konsisten, tetapi juga produktif lewat kontribusi gol dan assist untuk tim masing-masing.

Bukayo Saka Jadi Andalan Arsenal di Lini Serang

Bukayo Saka Jadi Andalan Arsenal di Lini Serang

Pemain Arsenal, Gabriel Magalhaes dan Bukayo Saka berpose dengan trofi Premier League, Minggu (24/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bukayo Saka tampil cukup konsisten bersama Arsenal musim ini meski sempat diganggu cedera. Bintang Timnas Inggris itu mencatat rating 7,25 versi WhoScored dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di skuad Mikel Arteta.

Saka mencatat 11 gol dan 9 assist di semua ajang kompetisi musim 2025/2026. Tujuh gol dan tujuh assist di antaranya ia hasilkan di Premier League dan ia berkontribusi membawa Arsenal jad juara Liga Inggris musim ini.

Kecepatan, kreativitas, dan kemampuan duel satu lawan satu menjadi senjata utama Saka di sisi kanan serangan Arsenal. Ia juga beberapa kali menjadi pembeda dalam laga-laga besar The Gunners musim ini.

Selain produktif dalam menyerang, Saka juga menunjukkan perkembangan dalam aspek permainan bertahan. Konsistensinya membuat Arsenal tetap stabil saat menghadapi tekanan di papan atas klasemen.

Jeremy Doku Mulai Jadi Motor Serangan Manchester City

Jeremy Doku Mulai Jadi Motor Serangan Manchester City

Pemain Manchester City Jeremy Doku (tengah) merayakan gol bersama rekan setimnya Antoine Semenyo pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man City vs Brentford, 9 Mei 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Jeremy Doku menunjukkan perkembangan pesat bersama Manchester City musim ini. Winger asal Belgia tersebut mengoleksi rating 7,25 dan mulai menjadi sosok penting dalam sistem permainan Pep Guardiola.

Doku telah mencatat lima gol dan tujuh assist dari 30 laga di Premier League musim ini. Statistik tersebut cukup memperlihatkan besarnya pengaruh sang winger dalam produktivitas lini depan Manchester City.

Kemampuan dribel dan akselerasi Doku menjadi ancaman besar bagi lawan. Ia mampu membuka ruang dan menciptakan peluang berbahaya hampir di setiap pertandingan melalui pergerakannya di sayap kiri.

Performa impresif Doku membantu Manchester City tetap berada di jalur perebutan trofi Premier League hingga pekan ke-37. Kehadirannya juga memberi dimensi baru dalam variasi serangan The Citizens.

Declan Rice Jadi Penguasa Lapangan Tengah Arsenal

Declan Rice Jadi Penguasa Lapangan Tengah Arsenal

Selebrasi Declan Rice usai Arsenal menang tipis 1-0 atas Burnley di Emirates, 19 Mei 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Declan Rice terus membuktikan kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik Inggris. Pemain Arsenal itu mencatat rating 7,26 dan menjadi figur vital di lini tengah tim.

Rice berhasil mengoleksi empat gol dan 7 assist dari 36 laga Premier League 2025/2026. Selain kerap membantu menyerang, ia juga rajin membantu bertahan dan jadi salah satu alasan mengapa The Gunners memiliki pertahanan yang sangat kokoh.

Kemampuan Rice dalam memutus serangan lawan membuat Arsenal tampil lebih solid musim ini. Ia juga sangat penting dalam menjaga ritme permainan tim saat menghadapi tekanan.

Kepemimpinan Rice di lapangan menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Arsenal musim ini. Kehadirannya membuat lini tengah The Gunners terlihat jauh lebih seimbang dan agresif.

Bruno Fernandes, Roh Permainan Manchester United

Bruno Fernandes, Roh Permainan Manchester United

Pemain Manchester United, Harry Maguire (kiri) dan Bruno Fernandes beradu argumen dengan wasit Michael Salisbury. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bruno Fernandes kembali tampil luar biasa bersama Manchester United. Kapten Setan Merah itu mencatat rating 7,49 dan menjadi pemain dengan rating tertinggi kedua di Premier League musim ini.

Bruno sudah membukukan sembilan gol dan 21 assist dari 35 laga di liga musim ini. Kontribusinya menjadi alasan utama Manchester United bisa finis di posisi tiga klasemen Premier League meski sempat melewati masa-masa sulit bersama Ruben Amorim.

Playmaker asal Portugal tersebut masih menjadi sumber kreativitas utama dalam permainan United. Ia pun sukses memecahkan rekor assist dalam semusim, mengalahkan Thierry Henry dan Kevin De Bruyne.

Di tengah performa tim yang belum sepenuhnya stabil, Bruno tetap mampu menjaga konsistensi. Mentalitas dan kepemimpinannya membuat Manchester United masih kompetitif di musim ini.

Erling Haaland Masih Jadi Monster Premier League

Erling Haaland Masih Jadi Monster Premier League

Pemain Manchester City Erling Haaland menyapa para suporter usai laga final FA Cup/Piala FA antara Chelsea vs Man City di London, Sabtu, 16 Mei 2026 (c) AP Photo/Richard Pelham

Erling Haaland kembali menunjukkan dominasinya bersama Manchester City musim ini. Striker asal Norwegia itu mencatat rating tertinggi di Premier League 2025/2026 dengan angka 7,53.

Haaland telah mengoleksi 27 gol dan delapan assist dari 35 laga di Premier League. Produktivitas luar biasa tersebut membuatnya kembali memimpin daftar top skor kompetisi.

Ketajaman Haaland di depan gawang masih sulit dihentikan oleh para bek lawan. Kombinasi fisik kuat, positioning tajam, dan finishing mematikan membuatnya tetap menjadi striker paling menakutkan di Inggris.

Kontribusi besar Haaland membantu Manchester City terus berada dalam persaingan juara Premier League musim ini meski akhirnya kalah dari Arsenal. Ia juga menjadi simbol konsistensi luar biasa skuad Pep Guardiola dalam beberapa tahun terakhir.