5 Drama dalam 20 Menit Gila di Anfield: Man City Bangkit dari Kubur, Liverpool Hancur Lebur!
Afdholud Dzikry | 9 Februari 2026 09:08
Bola.net - Anfield baru saja menjadi saksi bisu salah satu drama paling gila dalam sejarah Premier League. 20 menit terakhir pertandingan mengubah total peta persaingan gelar juara musim ini.
Manchester City sukses membalikkan keadaan secara dramatis di kandang Liverpool, Minggu (8/2/2026) malam WIB. Kemenangan 2-1 ini memangkas jarak mereka dengan Arsenal menjadi tinggal enam poin saja.
Padahal, The Citizens nyaris saja mengibarkan bendera putih saat tertinggal di menit ke-83. Gol tuan rumah sempat membuat Arsenal seolah sudah menggenggam trofi juara dengan satu tangan.
Namun, mentalitas juara berbicara lain di momen kritis tersebut. Pasukan Josep Guardiola menolak mati dan menciptakan keajaiban di sisa waktu yang ada.
Berikut adalah lima momen kacau dan brilian yang menjadi titik balik laga klasik Liverpool vs Manchester City di Anfield ini.
Petaka Indah Dominik Szoboszlai

Semua bermula pada menit ke-83 yang mencekam. Dominik Szoboszlai melepaskan tendangan bebas roket dari jarak 40 yard yang membuat stadion bergemuruh.
Bola meluncur deras menghantam tiang sebelum merobek jala gawang City. Kiper sekelas Gianluigi Donnarumma bahkan hanya bisa terpaku menyaksikan keindahan gol tersebut.
Gol spektakuler ini seharusnya menjadi penentu kemenangan Liverpool malam itu. Namun, takdir berkata lain bagi gelandang Hungaria tersebut.
Respon Kilat Bernardo Silva

Liverpool yang terlena usai mencetak gol justru mundur terlalu dalam. Kesalahan fatal ini dimanfaatkan City untuk mencetak gol penyeimbang entah dari mana asalnya.
Umpan silang yang terdefleksi jatuh tepat ke arah Erling Haaland yang meneruskannya ke Bernardo Silva. Gelandang Portugal itu bereaksi paling cepat menyodok bola masuk ke gawang.
Momentum seketika berbalik arah secara drastis. Bernardo bahkan tidak melakukan selebrasi berlebih, ia langsung memungut bola dari gawang dan berlari ke tengah lapangan.
"Saya ingin dia merayakan lebih heboh lagi," ujar Haaland usai laga mengomentari aksi rekannya itu.
Bernardo punya alasan kuat mengapa ia memilih bergegas. Ia sadar betul bahwa hasil imbang saja tidak cukup untuk mengejar Arsenal.
"Saya merasa seluruh tim tahu sebelum pertandingan bahwa jika kami kalah, mungkin perebutan gelar sudah berakhir," ungkap Bernardo kepada Sky Sports.
"Kami merasa harus menang, jadi jelas itu membuat kami sedikit lebih dekat. Harapan itu ada. Kami akan berjuang sampai akhir," tegasnya.
Penalti Dingin Erling Haaland

Kekacauan mulai terjadi di lini belakang Liverpool pasca gol penyeimbang. Milos Kerkez terlihat kehilangan fokus dan meninggalkan posisinya untuk menjaga Rayan Cherki.
Celengahan ini dibayar mahal ketika Matheus Nunes lolos dari jebakan offside. Alisson Becker terpaksa menjatuhkan Nunes di kotak terlarang yang berujung penalti vital.
Haaland maju sebagai eksekutor di tengah tekanan mental yang luar biasa. Szoboszlai dan Alexis Mac Allister bahkan sempat terlihat membisikkan sesuatu untuk mengganggu konsentrasi sang striker.
Namun, Haaland tetap tenang dan menghujamkan bola ke sudut gawang. Ini menjadi gol perdana monster Norwegia itu di Anfield, melengkapi rekor golnya di 23 dari 24 stadion yang pernah ia singgahi.
"Saya sangat gugup tepat sebelumnya, semua pikiran saya hanya tentang memasukkan bola ke gawang," aku Haaland kepada Sky Sports.
"Itu adalah perasaan yang luar biasa," tambahnya lega.
Penyelamatan Ajaib Donnarumma

Drama belum berakhir setelah City berbalik unggul. Donnarumma melakukan penebusan dosa dengan sebuah penyelamatan yang nyaris mustahil dilakukan manusia biasa.
Ia terbang menghalau tembakan Alexis Mac Allister yang sempat terdefleksi pemain lain. Refleks tangan kanannya menyelamatkan tiga poin krusial bagi tim tamu.
Pep Guardiola di pinggir lapangan bereaksi emosional melihat aksi kipernya. Ia terlihat melompat dan menirukan gerakan penyelamatan Donnarumma dengan ekspresi tak percaya.
Sang manajer memang terlihat seperti orang yang kerasukan sepanjang 20 menit terakhir. Ia mondar-mandir dengan panik seolah menyadari betapa besarnya pertaruhan laga ini.
Gulat Berujung Kartu Merah
Puncak kegilaan terjadi di detik-detik akhir pertandingan. Alisson yang maju membantu serangan meninggalkan gawangnya kosong melompong saat serangan balik Man City dimulai.
Rayan Cherki dengan cerdik memberikan umpan terobosan kepada Haaland. Terjadilah adu lari antara Haaland dan Szoboszlai yang berubah menjadi ajang gulat bebas.
Szoboszlai menarik baju Haaland, dan Haaland pun membalas menarik lawannya hingga jatuh. Bola bergulir masuk ke gawang kosong dan Cherki sempat merayakan gol yang aneh itu.
Namun, wasit menganulir gol tersebut karena pelanggaran Haaland. Apes bagi Liverpool, Szoboszlai justru diganjar kartu merah karena pelanggarannya terhadap Haaland sebelum insiden itu.
Momen absurd ini menutup laga klasik yang akan dikenang bertahun-tahun ke depan. Kemenangan kedua Pep Guardiola di Anfield ini benar-benar terasa manis sekaligus melelahkan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sunderland Tolak Tawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 08:41
-
Bukan Wacana, MU Mulai Seriusi Transfer Julian Alvarez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 21:15
-
Sat Set, Chelsea Capai Kesepakatan Pribadi dengan Granit Xhaka
Liga Inggris 28 Juni 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Marquinhos Ingatkan Brasil Tak Remehkan Jepang
Piala Dunia 29 Juni 2026, 16:17
-
Cari Suksesor Robert Lewandowski, Barcelona Hubungi Agen Harry Kane
Liga Spanyol 29 Juni 2026, 15:47
-
Liverpool Selangkah Lebih Dekat Amankan Bintang PSG Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 13:00
-
Bersinar di Piala Dunia 2026, MU Kepincut Wonderkid Timnas Maroko Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 12:30
-
KapanLagi Club dan Big Padel Club Satukan Komunitas Lewat Padel Bareng
Lain Lain 29 Juni 2026, 12:01
-
Manuel Ugarte Cedera Parah, MU Justru Cuan, Kok Bisa?
Liga Inggris 29 Juni 2026, 12:00
-
Prediksi Susunan Pemain Brasil vs Jepang: Neymar Masih Cadangan?
Piala Dunia 29 Juni 2026, 11:34
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41










