Cerita Pep Chavarria ke Chelsea: Jalan Berliku dari Kasta Bawah Spanyol hingga Stamford Bridge

Cerita Pep Chavarria ke Chelsea: Jalan Berliku dari Kasta Bawah Spanyol hingga Stamford Bridge
Pep Chavarria dikenalkan sebagai pemain baru Chelsea pada awal musim 2026/2027 (c) Dok. Chelsea

Bola.net - Pep Chavarria akhirnya mencapai salah satu titik tertinggi dalam kariernya setelah bergabung dengan Chelsea. Perjalanan bek kiri asal Spanyol itu cukup unik karena ia baru mencicipi La Liga pada usia 24 tahun.

Sebelum menembus kasta tertinggi, Chavarria lebih dulu membangun karier bersama klub-klub level bawah Spanyol. Empat tahun bersama Rayo Vallecano kemudian membuat namanya semakin dikenal dan menarik perhatian Chelsea.

Chelsea merekrut Chavarria dengan kontrak lima tahun senilai sekitar 16,3 juta poundsterling, ditambah bonus 1,7 juta poundsterling. Ia diproyeksikan mengisi posisi bek kiri setelah Marc Cucurella pindah ke Real Madrid.

Jalan Panjang Menuju La Liga

Chavarria lahir di Figueres, Catalonia, dan mengawali karier di klub kampung halamannya sebelum bergabung dengan Olot. Pada 2020, ia pindah ke Real Zaragoza dan mendapatkan pengalaman dua musim di divisi kedua Spanyol.

Kesempatan bermain di La Liga akhirnya datang bersama Rayo Vallecano pada 2022. Chavarria kemudian berkembang menjadi bek kiri penting berkat agresivitas, kekuatan fisik, dan konsistensinya.

Rayo mendapatkan Chavarria dengan biaya kurang dari 2 juta poundsterling. Investasi tersebut terbukti menguntungkan karena sang bek mampu menjadi pemain utama dalam empat musimnya di Vallecas.

Secara keseluruhan, Chavarria mencatatkan 125 penampilan bersama Rayo. Ia juga menjadi bagian penting dari tim yang mampu bersaing dengan klub-klub besar Spanyol melalui permainan kolektif.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 25 Agustus 2026
Fulham Fulham
02:00 WIB
Chelsea Chelsea

Penampilan Kontra Real Madrid Buka Jalan ke Chelsea

Penampilan Kontra Real Madrid Buka Jalan ke Chelsea

Bek Rayo Vallecano, Pep Chavarria (c) Rayo Vallecano Official

Salah satu momen penting Chavarria terjadi ketika Rayo menahan Real Madrid 0-0 di Vallecas pada November musim lalu. Dalam laga tersebut, ia tampil agresif dan disiplin untuk meredam lini serang Los Blancos.

Penampilan itu turut menarik perhatian Xabi Alonso yang saat itu masih menangani Real Madrid. Setelah dipercaya menjadi manajer Chelsea, Alonso kemudian memasukkan Chavarria dalam daftar pemain incarannya.

Chavarria juga tampil sebagai starter ketika Rayo bermain pada final Conference League musim lalu. Rayo kalah 0-1 dari Crystal Palace, tetapi pengalaman tersebut memperkaya jam terbangnya di pertandingan besar.

Di Chelsea, Chavarria berpeluang menjadi bagian dari rencana Alonso menggunakan sistem wing-back. Kedatangannya sekaligus menambah kedalaman di sisi kiri setelah Cucurella hengkang, sekaligus membuka jalan bagi Alonso untuk menerapkan kembali sistem yang pernah membantunya sukses bersama Bayer Leverkusen.

Sumber: BBC Sport