5 Pelajaran Arsenal vs Manchester City: Penderitaan Arsenal Berlanjut
Aga Deta | 23 Desember 2020 08:58
Bola.net - Manchester City meraih kemenangan telak 4-1 atas Arsenal. Hasil itu membuat The Citizens melaju ke semifinal Carabao Cup 2020/21.
Man City membuka pesta gol lewat Gabriel Jesus pada babak pertama. Arsenal sempat menyamakan kedudukan melalui Alexandre Lacazette.
Tim tamu kemudian menambah tiga gol lagi di babak kedua. Mereka mencetak gol melalui Riyad Mahrez, Phil Foden, dan Aymeric Laporte.
Hasil ini memastikan langkah Man City ke babak semifinal Carabao Cup. Sementara Arsenal kian tertunduk lesu usai hasil-hasil buruk beberapa pekan terakhir.
Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari laga Arsenal vs Manchester City? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Sihir Martinelli

Martinelli layak disebut sebagai pemain terbaik Arsenal saat melawan Manchester City. Bocah 19 tahun ini tampak berbahaya setiap kali membawa bola.
Martinelli berani membawa bola, melewati lawan dan permainannya tampak hidup di lapangan. Dia juga membuat assist untuk gol Alexandre Lacazette di babak pertama.
Sayangnya, Martinelli harus kembali mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Sekarang The Gunners berharap-harap cemas menunggu kejelasan kondisi Martinelli.
Gabriel Jesus Akhiri Paceklik Gol

Gabriel Jesus membuka pesta gol Manchester City pada menit ke-3. Pemain asal Brasil itu menjebol gawang The Gunners setelah menyambar umpan silang Oleksandr Zinchenko.
Gol tersebut membuat Jesus mengakhiri puasa golnya untuk Man City. Ini merupakan gol pertama pemain 23 tahun itu dalam delapan pertandingan.
Jesus memang melewatkan peluang emas untuk mencetak gol pada menit ke-41. Meski begitu, Jesus bisa dianggap sebagai pengganti Sergio Aguero yang kontraknya habis pada akhir pekan ini.
Penderitaan Arsenal Terus Berlanjut

Arsenal berharap bisa kembali ke jalur kemenangan dalam ajang Carabao Cup. Namun, mereka justru babak belur saat berhadapan dengan Manchester City.
The Gunners sudah tak pernah lagi meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan di Premier League. Hasil ini tentu saja semakin menambah penderitaan Arsenal.
Kini Arsenal cuma mampu menang sekali dari enam pertandingan di semua kompetisi. Kekalahan dari City itu tentu jadi modal yang kurang bagus sebelum berkunjung ke markas Chelsea pada akhir pekan ini.
Perjudian Guardiola Terbayar

Manajer Mancheser City Josep Guardiola sebelumnya mengatakan kalau Kevin de Bruyne terlalu penting untuk diistirahatkan. Sebab, gelandang asal Belgia itu memang tidak tergantikan di skuad The Citizens.
Namun, Guardiola akhirnya memutuskan untuk mengistirahatkan De Bruyne dalam pertandingan melawan Arsenal. Keputusan itu ternyata tidak salah.
Meski harus kehilangan pemain paling kreatifnya, City ternyata tetap tampil dominan. Mereka bahkan mampu menang besar dengan skor 4-1 di markas Arsenal.
City Incar Rekor Liverpool

Karena awal musim yang molor akibat pandemi virus Corona, ada perubahan di semifinal Carabao Cup musim ini. Babak ini akan dimainkan satu pertandingan saja.
Ini artinya Manchester City hanya kurang dua kemenangan lagi mengangkat trofi. Mereka bisa menyamai rekor sebagai tim yang meraih trofi selama empat musim berturut-turut.
Liverpool adalah satu-satunya tim yang mencapai prestasi ini. Mereka memenangkan Piala Liga selama empat musim berturut-turut antara tahun 1981 dan 1984 di bawah asuhan Bob Paisley dan Joe Fagan.
Sumber: Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





