5 Pelajaran Chelsea vs Southampton: The Blues Selalu Tampil 'Menghibur'
Asad Arifin | 18 Oktober 2020 01:05
Bola.net - Chelsea berjumpa Southampton pada laga pekan kelima Premier League musim 2020/2021, Sabtu (17/10/2020) malam WIB. Bermain di Stamford Bridge, Chelsea harus puas dengan skor 3-3.
Laga berjalan seru dimana kedua tim kejar mengejar gol hingga menit akhir. Tiga gol Chelsea dicetak Timo Werner [2 gol] dan Kai Havertz. Sedangkan, gol Soton dicetak Danny Ings, Che Adams, dan Theo Walcott.
Chelsea baru mendapat delapan poin dari lima laga di Premier League 2020/2021. Sedangkan, Southampton punya satu poin lebih sedikit dari jumlah laga yang sama.
Bagi Chelsea, laga ini menegaskan jika mereka punya masalah di lini belakang. Sedangkan, Sotong mampu bangkit setelah memulai musim dengan buruk. Mereka tak pernah kalah di tiga laga terakhir.
Lalu, pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari duel Chelsea vs Southampton? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Akhirnya, Timo Werner!

Timo Werner menjalani start lambat di Chelsea. Pemain 24 tahun baru pecah telur di pekan kelima Premier League. Bukan hanya satu gol, tetapi mencetak dua gol sekaligus. Bukan hanya gol, di laga melawan Soton, Timo Werner juga membuat satu assist.
Timo Werner sebenarnya sudah punya satu gol untuk Chelsea, tetapi itu tercipta pada laga Carabo Cup.
Pelan tetapi pasti, Timo Werner telah menunjukkan kualitasnya. Pemain asal Jerman mulai belajar dengan gaya bermain tim-tim Inggris. Kombinasi dengan Kai Havretz dan Christian Pulisic pun makin padu.
Chelsea Tampil 'Menghibur'

Ya, Chelsea tampil menghibur. Akan tetapi, dalam arti sarkas. Bagi fans sepak bola -mungkin kecuali fans Chelsea- laga-laga yang dimainkan pasukan Frank Lampard menghibur karena hampir selalu tercipta banyak gol.
Dari lima laga Premier League, The Blues sudah mencetak 13 gol. Ini menjadi tanda bahwa lini depan Chelsea cukup menjanjikan. Di sisi lain, Chelsea juga sudah kebobolan sembilan gol.
Laga-laga yang melibatkan Chelsea selalu berakhir dengan skor besar. Laga Chelsea vs Liverpool di pekan kedua [berakhir dengan skor 0-2] menjadi laga paling minim gol. Pada empat laga lainnya, selalu tercipta minimal empat gol.
Menghibur bukan?
Siapa Bek Tengah Terbaik Chelsea?

Frank Lampard memainkan duet Kurt Zouma dan Andreas Christensen sebagai bek tengah di laga melawan Soton. Tidak ada nama Thiago Silva di bangku cadangan, begitu juga Antonio Rudiger.
Kurt Zouma jelas tampil buruk di laga ini. Christensen? Tidak jauh berbeda. Dia memberikan banyak ruang untuk Danny Ings maupun Che Adams. Soton pun mendapatkan banyak peluang.
Frank Lampard sudah mencoba banyak kombinasi di posisi bek tengah. Dia juga sempat memakai formasi tiga bek sejajar. Akan tetapi, Lampard sampai saat ini belum juga menemukan kombinasi yang tepat di posisi bek tengah.
Ben Chilwell Beri Kabar Baik
Lini pertahanan Chelsea tampil buruk, tetapi bukan berarti tidak ada kabar baik. Ben Chilwell tampil menjanjikan di posisi bek kiri. Dia menjadi anomali dibanding pemain bertahan Chelsea lain.
Serangan Chelsea hampir selalu bermula dari Ben Chilwell. Dia menjadi pemain paling sering memegang bola [109 kali]. Ben Chilwell juga menjadi pemain Chelsea paling sering melepas umpan di wilayah lawan [39 kali].
Ben Chilwell melakukan 13 kali duel dan selalu menang. Squawka juga mencatat mantan pemain Leicester City itu membuat lima sapuan dan satu intersep. Dengan tambahan satu assist, Ben Chilwell tampil bagus di laga kontra Soton.
Theo Walcott Masih Bertaji
Theo Walcott membuktikan bahwa dia belum habis. Laga melawan Chelsea menjadi 'debut' bagi Theo Walcott untuk Southampton, klub yang dulu membesarkan namanya.
Theo Walcott tampil cukup apik di sisi kanan lini serang Soton. Pemain 31 tahun mampu mencetak satu gol, yang memastikan Soton pulang dari Stamford Bridge dengan raihan satu poin.
Selain Che Adams dan Danny Ings, Theo Walcott menjadi pemain yang sangat merepotkan pertahanan Chelsea. Squawka mencatat bahwa mantan pemain Arsenal itu membuat lima kreasi peluang, paling banyak dibanding pemain lain.
Baca Ini Juga:
- Satu Hal Positif dari Hasil Imbang Chelsea: 'Kutukan Diego Costa' Berakhir?
- Everton vs Liverpool Berakhir Imbang 2-2, Netizen: eVARton
- Putus! Robinho Batal Gabung Santos Dengan Gaji Rp3.9 Juta Karena Kasus Pemerkosaan
- Parah! Eks Liverpool Ini Pernah Berniat Mencederai Rekan Setim Agar Bisa Bermain
- Freddy Adu: The Next Pele, Debut Pada Usia 14 Tahun, Apa Kabarnya Sekarang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






