5 Pelajaran dari Hasil Imbang 3-3 Chelsea Melawan West Brom
Gia Yuda Pradana | 27 September 2020 06:58
Bola.net - Chelsea meraih hasil imbang saat bermain tandang melawan tim promosi West Brom di pekan ke-3 Premier League 2020/21, Sabtu (26/9/2020). Sempat tertinggal 0-3 di babak pertama, pasukan Frank Lampard mencetak tiga gol balasan di babak kedua.
West Brom unggul lewat gol-gol Callum Robinson di menit ke-4 dan 25. Kyle Bartley menjadikannya 3-0 di menit 27. Chelsea menyamakan skor lewat gol-gol Mason Mount menit 55, pemain pengganti Callum Hudson-Odoi menit 70, dan Tammy Abraham menit 90+3.
Ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari laga ini. Berikut ulasannya.
Kesalahan-kesalahan Berujung Gol Lawan
Dalam tiga pertandingan yang sudah mereka mainkan di Premier League musim ini, Chelsea tercatat telah melakukan tiga kesalahan berujung gol lawan. Jumlah 'error leading to goal' Chelsea itu sudah sama banyaknya dengan total yang mereka catatkan sepanjang musim 2019/20.
Tiga error Chelsea musim ini dilakukan oleh dua pemain berbeda, yakni kiper Kepa Arrizabalaga dan bek sentral Thiago Silva.
Kepa melakukan masing-masing sekali blunder ketika Chelsea menang 3-1 atas tuan rumah Brighton pada pekan pertama, dan saat kalah 0-2 menjamu Liverpool di pekan kedua. Kali ini, giliran Silva yang melakukan kesalahan yang berujung terciptanya gol kedua West Brom oleh Robinson.
Lampard Terburu-buru Beri Silva Debut Premier League?
Laga melawan West Brom menandai debut Thiago Silva di Premier League. Sebelumnya, bek sentral 26 tahun Brasil itu sudah bermain 61 menit ketika melawan Barnsley di ajang Carabao Cup.
Namun, Lampard terkesan terlalu terburu-buru memberi Silva debut di Premier League. Lampard bahkan memasang ban kapten di lengan bek barunya itu. Pressure-nya tentu cukup besar.
Alhasil, Silva pun menjadi pemain non-kiper pertama yang melakukan kesalahan berujung gol lawan dalam debutnya di Premier League, sejak Issa Diop untuk West Ham ketika melawan Arsenal pada Agustus 2018.
Chelsea-nya Lampard Buruk di Luar Kandang
Sejak awal musim 2019/20 lalu, atau sejak dilatih Lampard, Chelsea tergolong buruk di luar kandang.
Selama periode tersebut, Chelsea sudah kebobolan total 42 gol tandang di Premier League. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan tim-tim lain.
Chelsea juga tercatat cuma sekali clean sheet dalam 21 laga tandang terakhirnya di Premier League bersama Lampard.
Marcos Alonso Kartu Mati

Ada beberapa pemain Chelsea yang tampil mengecewakan di laga ini. Salah satu yang dianggap sebagai kartu mati adalah Marcos Alonso.
Bek sayap kiri 29 tahun Spanyol itu bersalah untuk gol pertama West Brom. Dia terlalu lambat, baik saat timnya bertahan maupun menyerang.
Alonso dikartu kuning di menit 8, dan akhirnya digantikan Cesar Azpilicueta saat jeda.
Chelsea Punya Fighting Spirit
Chelsea menjadi tim Premier League pertama sejak West Ham pada Februari 2011 yang sanggup menghindari kekalahan setelah tertinggal minimal 3 gol di babak pertama. Waktu itu, West Ham juga main tandang melawan West Brom di The Hawthorns, dan skornya pun identik, 3-3.
Tidak mudah menghindari kekalahan setelah tertinggal tiga gol sebelum jeda. Butuh fighting spirit untuk bisa melakukannya.
Chelsea punya itu.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Hasil Pertandingan West Brom vs Chelsea: Skor 3-3
- Man of The Match West Brom vs Chelsea: Mason Mount
- West Brom 3-3 Chelsea, Netizen: Chelsea Suka Banget Sama Angka 3
- Debut Thiago Silva di Premier League: Kapten, Blunder, Kebobolan 3 Gol, dan 1 Poin
- Ketika 3 Pemain Baru Chelsea Kalah Bersinar dari 3 Pemain Akademi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



