5 Pelajaran dari Kemenangan Telak Arsenal atas Fulham: The Gunners Kembali Berkuasa
Aga Deta | 3 Mei 2026 03:47
Bola.net - Arsenal tampil sangat meyakinkan saat menghadapi Fulham dalam lanjutan Premier League, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. Kemenangan ini membuat mereka kembali memperlebar jarak di puncak klasemen.
Viktor Gyokeres membuka keunggulan lewat penyelesaian jarak dekat yang rapi. Bukayo Saka dan Gyokeres kemudian memastikan dominasi penuh di babak pertama.
Riccardo Calafiori sempat mencetak gol yang dianulir VAR karena offside tipis. Namun hal itu tidak mengganggu ritme permainan Arsenal yang terus menekan.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat dalam persaingan gelar melawan Manchester City. Tim asuhan Mikel Arteta kini unggul enam poin di puncak klasemen.
Dengan hanya tersisa beberapa pertandingan, setiap kemenangan menjadi sangat krusial. Arsenal kini berada dalam posisi yang semakin menguntungkan.
1. Gyokeres Semakin Tajam di Momen Krusial

Arsenal kembali mendapatkan kontribusi penting dari Viktor Gyokeres saat menghadapi Fulham. Striker asal Swedia itu melanjutkan performa impresifnya setelah mencetak gol penting di Madrid.
Gol pertamanya lahir dari kerja sama cepat dengan Bukayo Saka di sisi kanan. Saka mengecoh bek lawan sebelum mengirim umpan matang ke depan gawang.
Gyokeres hanya perlu menyelesaikan peluang dengan sentuhan sederhana tanpa gangguan. Ia menunjukkan ketenangan sebagai penyerang di momen penting.
Menjelang akhir babak pertama, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan. Tambahan gol itu membuatnya kini mengoleksi 21 gol di semua kompetisi musim ini.
2. Calafiori Frustrasi

Arsenal sempat mengira mereka telah menggandakan keunggulan di tengah dominasi atas Fulham. Momen itu lahir dari kombinasi serangan cepat yang kembali melibatkan Bukayo Saka.
Eberechi Eze lebih dulu melepaskan percobaan yang masih bisa diblok lawan. Bola kemudian jatuh ke kaki Leandro Trossard yang langsung mengirim umpan ke arah Riccardo Calafiori.
Bek asal Italia itu menyambut bola dengan sundulan yang berbuah gol. Namun kegembiraan tersebut tidak bertahan lama karena VAR turun tangan.
Setelah peninjauan, wasit memutuskan Calafiori berada dalam posisi offside. Keputusan itu membuat sang pemain terlihat kecewa meski tetap menerima hasil dengan lapang dada.
3. Saka Tampil Sensasional

Bukayo Saka kembali menjadi sorotan dalam kemenangan Arsenal atas Fulham. Setelah sempat absen sebagai starter sejak pertengahan Maret, ia perlahan menemukan kembali ritme terbaiknya.
Sepanjang pertandingan, Saka terus merepotkan lini pertahanan Fulham yang dikawal Antonee Robinson. Aksinya bahkan menjadi kunci terciptanya gol pertama yang dicetak Viktor Gyokeres.
Ia juga ikut mencatatkan namanya di papan skor dengan penyelesaian tajam ke tiang dekat. Gol tersebut sekaligus mengakhiri paceklik golnya di Emirates dalam 11 pertandingan terakhir.
Meski tampil gemilang, Saka ditarik keluar pada babak kedua dan digantikan Noni Madueke. Keputusan itu diduga sebagai langkah pencegahan jelang laga penting berikutnya.
4. Arteta Tiru Eksperimen Taktik ala City

Manchester City di bawah Pep Guardiola dikenal sering mengubah peran pemain, terutama dari bek sayap menjadi gelandang. Pola fleksibel ini juga terlihat memengaruhi banyak pelatih yang pernah bekerja bersamanya.
Mikel Arteta yang pernah menjadi bagian dari staf Guardiola tampak menerapkan pendekatan serupa di Arsenal. Ia mulai berani melakukan eksperimen dalam penempatan posisi pemain.
Dalam laga melawan Fulham, Miles Lewis-Skelly dimainkan di lini tengah bersama Declan Rice. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan besar pada pemain muda untuk menjalankan peran penting.
Meski baru tampil beberapa kali di Premier League, Lewis-Skelly tampil sangat meyakinkan. Ia menjaga ritme permainan dan membantu Arsenal tetap stabil di tengah tekanan lawan.
5. Arsenal Kembali Memegang Kendali

Arsenal kini berada dalam posisi yang sangat menguntungkan dalam perburuan gelar Premier League. Kemenangan atas Fulham membuat mereka unggul enam poin di puncak klasemen dengan hanya tiga laga tersisa.
Situasi ini semakin ideal jika Manchester City gagal meraih kemenangan di laga berikutnya. Dalam skenario tersebut, Arsenal hanya membutuhkan dua kemenangan tambahan untuk memastikan gelar juara.
Tambahan selisih gol dari laga melawan Fulham juga memberi keuntungan penting. Faktor ini bisa menjadi penentu dalam persaingan ketat di akhir musim.
Meski begitu, peluang masih belum sepenuhnya tertutup bagi Manchester City. Namun untuk saat ini, Arsenal jelas berada dalam kendali penuh perebutan gelar.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jamu AS Roma, Manchester United Usung Misi Kebangkitan!
Liga Champions 3 November 2026, 08:40
-
Jamu Inter Milan, Feyenoord Usung Misi Balas Dendam
Liga Champions 3 November 2026, 08:20
-
AS Roma Enggan Sepelekan Manchester United yang Lagi Babak Belur!
Liga Champions 3 November 2026, 07:40
-
Jamu Aston Villa, Barcelona akan Kembali Andalkan Raphinha
Liga Champions 3 November 2026, 07:20
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 4-5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 14:48
-
RESMI: AFC Undur Piala Asia 2027, Dimulai pada 23 Desember 2027
Tim Nasional 3 November 2026, 14:31
-
Link Nonton Streaming RANS Nusantara FC vs Arema FC - I.League Cup 2026/2027
Bola Indonesia 3 November 2026, 14:14
-
Medan Falcons Juara Marcopolo Cup 2026, Kalahkan BVC Asahan dalam Final Dramatis 3-2
Voli 3 November 2026, 14:08
-
Prediksi Lens vs Como 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 14:08
-
Aqil Savik Siap Manfaatkan Kesempatan di Persija, Laga Kontra PSMS Jadi Pembuktian
Bola Indonesia 3 November 2026, 13:13
-
Prediksi AEK Athena vs Madrid 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 13:02
-
Prediksi Fenerbahce vs Liverpool 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 12:15
-
I.League Cup: Pelatih Arema FC Waspadai 2 Pemain RANS Nusantara
Bola Indonesia 3 November 2026, 12:14
-
Arsenal Kepincut Bintang Muda Bournemouth Ini, Coba Dibajak di Januari 2027
Liga Inggris 3 November 2026, 11:25
-
Klub EPL Ini Mau Tikung Transfer Jean-Philippe Mateta ke MU
Liga Inggris 3 November 2026, 10:29
-
Alejandro Balde Dikritik, Hansi Flick Pasang Badan
Liga Champions 3 November 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




