5 Pelajaran dari Liverpool vs Man City: Erling Haaland dan Pep Guardiola Sukses Bungkam Anfield
Ari Prayoga | 9 Februari 2026 07:01
Bola.net - Manchester City menjaga asa dalam perburuan gelar Liga Inggris usai meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Anfield, Minggu (8/2/2026) malam WIB. Duel sarat tensi ini ditentukan lewat gol penalti Erling Haaland pada masa injury time, setelah sebelumnya Bernardo Silva menjadi motor kebangkitan tim tamu.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, namun baru benar-benar meledak pada 20 menit terakhir. Kedua tim sama-sama membuang peluang dalam laga yang berjalan terbuka dan penuh chaos. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74 lewat tendangan bebas spektakuler Dominik Szoboszlai yang membawa Anfield bergemuruh.
Gol tersebut sempat membuat Manchester City berada di ujung tanduk. Dengan Arsenal yang sebelumnya meraih kemenangan telak dan unggul jauh di klasemen, hasil imbang saja tak cukup bagi pasukan Pep Guardiola. Namun respons City menunjukkan mental juara. Bernardo Silva muncul sebagai pembeda dengan gol penyeimbang pada menit ke-84, menghidupkan kembali harapan tim biru langit.
Drama belum berhenti. Pada menit ke-93, Erling Haaland dijatuhkan Alisson Becker di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah insiden tersebut, dan Haaland yang sebelumnya melewati periode sulit tampil dingin mengeksekusi penalti penentu kemenangan City.
Situasi semakin panas ketika gol Rayan Cherki dianulir VAR. Dalam prosesnya, Szoboszlai diganjar kartu merah akibat menarik Haaland saat berusaha mengejar bola liar menuju gawang Liverpool yang sudah kosong. Laga pun berjalan hingga melewati menit ke-100 sebelum peluit akhir dibunyikan.
Berikut lima pelajaran dari duel Liverpool vs Man City kali ini selengkapnya.
Gol Szoboszlai Membangunkan Man City

Dominik Szoboszlai sempat membuat Anfield meledak lewat tendangan bebas luar biasa pada menit ke-74. Bola meluncur keras tanpa mampu dijangkau kiper Manchester City, memberi Liverpool keunggulan di saat laga tampak berjalan menuju hasil imbang. Gol ini datang di momen krusial, ketika tekanan klasemen sepenuhnya berada di pihak tim tamu.
Keunggulan tersebut terasa sangat berarti bagi Liverpool, terlebih setelah Arsenal lebih dulu meraih kemenangan dan memperlebar jarak di puncak klasemen. Dalam situasi itu, Manchester City praktis tak punya ruang untuk terpeleset. Kekalahan akan membuat perburuan gelar semakin menjauh dari genggaman.
Namun gol Szoboszlai justru menjadi alarm kebangkitan City. Alih-alih terpuruk, tim asuhan Pep Guardiola menaikkan tempo permainan. Respons cepat tersebut berujung pada gol Bernardo Silva, yang mengubah arah laga dan menjadi titik balik dramatis di Anfield.
Erling Haaland Menjawab Kritik di Momen Penentuan

Erling Haaland datang ke laga ini dengan beban besar. Produktivitasnya menurun drastis dalam beberapa pertandingan terakhir, membuat sorotan tertuju padanya jelang duel besar kontra Liverpool. Situasi tersebut membuat kontribusinya dipertanyakan di saat City membutuhkan figur penentu.
Kesempatan emas datang di masa injury time ketika Haaland dijatuhkan Alisson Becker di kotak penalti. Dalam tekanan luar biasa, striker asal Norwegia itu maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia menaklukkan kiper Liverpool dan membungkam Anfield.
Gol penalti tersebut bukan sekadar penentu kemenangan, melainkan juga pernyataan tegas Haaland. Ia membuktikan bahwa dirinya tetap bisa diandalkan dalam laga-laga besar, sekaligus menjaga Manchester City tetap bernapas dalam perburuan gelar hingga pekan-pekan terakhir musim ini.
Duel Kerkez dan Semenyo Berjalan Ketat

Pertemuan Milos Kerkez dan Antoine Semenyo menghadirkan duel menarik di sisi lapangan. Keduanya merupakan pemain yang sebelumnya bersinar bersama Bournemouth sebelum hijrah ke klub yang lebih besar. Di laga ini, Kerkez dipercaya mengawal sisi pertahanan Liverpool menghadapi agresivitas City.
Kerkez, yang menjalani musim debut penuh tantangan bersama Liverpool, tampil lebih solid dibanding beberapa penampilan sebelumnya. Ia melakukan sejumlah intersepsi penting, termasuk momen krusial saat menggagalkan peluang Haaland di awal laga. Keberaniannya dalam duel fisik patut mendapat apresiasi.
Sementara itu, Semenyo sempat merepotkan sebelum akhirnya lebih sering bergerak ke area tengah untuk mendukung Haaland. Meski keduanya tidak menjadi aktor utama dalam drama akhir pertandingan, kontribusi mereka membuat duel ini berjalan seimbang dan sulit ditentukan pemenangnya.
Marc Guehi Tetap Tenang di Tengah Tekanan Anfield

Marc Guehi mendapat sambutan dingin dari publik Anfield, meski kegagalan transfernya ke Liverpool pada musim panas lalu bukan sepenuhnya karena dirinya. Suara cemoohan terdengar setiap kali ia menyentuh bola, menciptakan atmosfer yang tidak bersahabat bagi sang bek.
Namun Guehi menunjukkan kedewasaan dengan tetap fokus pada permainan. Ia tampil disiplin dalam menjaga lini belakang City, membaca arah serangan Liverpool, dan tidak terpancing emosi meski berada di bawah tekanan ribuan suporter tuan rumah.
Ketenangan Guehi terbayar manis ketika City mengamankan kemenangan dramatis. Bek asal Inggris itu pun pulang dengan senyum terakhir, membawa pulang tiga poin penting dari stadion yang sempat hampir menjadi rumah barunya.
Pep Guardiola Akhiri Kutukan Panjang di Anfield

Anfield selama bertahun-tahun menjadi salah satu tempat tersulit bagi Pep Guardiola. Sebelum laga ini, sang manajer hanya sekali meraih kemenangan di markas Liverpool, itupun terjadi saat stadion tanpa penonton pada masa pandemi, sebuah kemenangan yang kerap dianggap “bertanda bintang”.
Kemenangan kali ini terasa berbeda. City harus bangkit dari ketertinggalan, menghadapi tekanan luar biasa, dan bertarung hingga lebih dari 100 menit. Semua itu menjadikan kemenangan ini sebagai salah satu pencapaian emosional bagi Guardiola.
Di tengah spekulasi mengenai masa depannya, kemenangan di Anfield menjadi pernyataan bahwa Guardiola belum selesai. Setidaknya untuk saat ini, ia telah menuntaskan salah satu pekerjaan rumah terbesarnya di sepak bola Inggris, dan melakukannya dengan cara dramatis.
Sumber: Mirror
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arne Slot Soroti Insiden Salah vs Guehi, Sebut Liverpool Dirugikan Wasit
Liga Inggris 9 Februari 2026, 09:28
-
Kok Bisa Kena Comeback Man City, Liverpool? Ini Jawaban Van Dijk
Liga Inggris 9 Februari 2026, 08:21
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 9 Februari 2026, 09:00
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 9 Februari 2026, 09:00
-
Timnas Indonesia U-17 Dibantai China 0-7, Nova Arianto Akui Tidak Sesuai Ekspektasi
Tim Nasional 9 Februari 2026, 08:59
-
Inter Milan Pesta 5 Gol, Cristian Chivu: Peluang Scudetto Kami Masih Nol!
Liga Italia 9 Februari 2026, 08:44
-
Pesta 5 Gol Inter Milan: Lautaro Martinez Masuk Buku Sejarah, Dimarco Panen Pujian!
Liga Italia 9 Februari 2026, 08:26
-
Kok Bisa Kena Comeback Man City, Liverpool? Ini Jawaban Van Dijk
Liga Inggris 9 Februari 2026, 08:21
-
Man of the Match Valencia vs Real Madrid: Alvaro Carreras
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 06:25
-
Man of the Match Juventus vs Lazio: Pierre Kalulu
Liga Italia 9 Februari 2026, 06:18
-
Man of the Match Sassuolo vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 9 Februari 2026, 06:09
-
Hasil PSG vs Marseille: Ousmane Dembele dkk. Berpesta Gol di Le Classique
Liga Eropa Lain 9 Februari 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42





