
Bola.net - Liverpool Tumbang di Anfield, Virgil van Dijk: Momen Penalti Hancurkan Segalanya
Liverpool harus menelan pil pahit saat menjamu Manchester City di Anfield. Pasukan The Reds takluk 1-2 dalam laga panas Premier League yang berakhir dramatis, Minggu kemarin.
Tuan rumah sejatinya sempat memimpin lewat tendangan bebas memukau Dominik Szoboszlai pada menit ke-76. Namun, keunggulan itu sirna setelah Bernardo Silva menyamakan kedudukan tak lama kemudian.
Petaka sesungguhnya datang di masa injury time ketika Erling Haaland sukses mengeksekusi penalti kemenangan bagi tim tamu. Situasi makin runyam karena Szoboszlai diganjar kartu merah akibat pelanggaran fatal.
Kekalahan ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi kapten Liverpool, Virgil van Dijk. Bek asal Belanda tersebut menilai timnya terlambat panas dalam meladeni permainan sang juara bertahan.
Babak Pertama yang Mengecewakan

Van Dijk secara jantan mengakui bahwa performa Liverpool di 45 menit pertama jauh dari kata memuaskan. City dinilai terlalu leluasa menguasai bola dan mendikte permainan di Anfield.
Namun, perubahan positif mulai terlihat usai turun minum. Intensitas serangan The Reds meningkat tajam hingga akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat gol indah Szoboszlai.
"Di babak pertama, saya pikir mereka jauh lebih nyaman dalam menguasai bola," buka Virgil van Dijk dalam wawancaranya dengan Sky Sports.
"Dan saya pikir kami tidak cukup baik di babak pertama. Babak kedua saya pikir kami jauh lebih baik, lebih mendominasi bola juga di beberapa momen, dan jelas mencetak gol tendangan bebas kelas dunia," sambungnya.
Hilang Kendali Pasca Unggul
Euforia gol Szoboszlai ternyata tidak bertahan lama karena City langsung merespons dengan tekanan tinggi. Van Dijk menyebut bahwa setelah skor imbang, kedua tim bermain terbuka untuk mencari gol kemenangan.
Sayangnya, keberuntungan tidak berpihak pada tuan rumah di detik-detik akhir. Satu momen penalti dianggap Van Dijk sebagai titik balik yang mematikan harapan timnya.
"Saya pikir kemudian jelas mereka akan keluar lebih banyak dan menekan lebih dari yang mereka lakukan dan mencetak gol penyeimbang," analisis Van Dijk.
"Saya pikir di antara gol penyeimbang dan momen penalti, kedua tim mencoba untuk—menurut pendapat saya saat ini—mencari pemenang, dan momen penalti menentukan permainan. Itulah perasaan yang saya rasakan," imbuhnya dengan nada kecewa.
Taktik City Bikin Pusing
Bermain melawan Manchester City diakui Van Dijk sebagai ujian mental yang berat sepanjang 90 menit. Rasa aman adalah hal yang mustahil dirasakan, bahkan ketika tim sedang dalam posisi unggul 1-0.
Perubahan taktik dan pergantian pemain yang dilakukan lawan memaksa lini belakang Liverpool bekerja ekstra keras. Komunikasi antar pemain menjadi kunci yang sayangnya sempat terlewatkan.
"Anda tidak pernah memegang kendali penuh saat melawan City dan terutama ketika City tertinggal 1-0, mereka akan datang dan menekan Anda lebih lagi," tegas bek jangkung tersebut.
"Jadi Anda tidak pernah merasa nyaman dan Anda harus selalu waspada, saya pikir. Seperti yang saya katakan, perasaan saya saat ini adalah setelah gol penyeimbang, kami berdua mencoba segalanya untuk mencoba mencetak gol kemenangan," tambahnya.
Masih Butuh Waktu
Meski kecewa, Van Dijk enggan menyalahkan rekan-rekannya secara berlebihan. Ia menegaskan bahwa performa tim saat ini masih dalam tahap "proses" menuju level terbaik.
Peningkatan performa di babak kedua menjadi sinyal positif yang ingin ia garis bawahi. Namun, realitas hasil akhir akibat penalti tetap menjadi fakta yang harus diterima dengan lapang dada.
"Saya tidak yakin. Ini masih sebuah proses, saya sudah menyebutkannya berkali-kali," ujar Van Dijk saat ditanya soal peningkatan performa tim.
"Jelas Anda masuk lorong saat jeda babak pertama masih 0-0, Anda berbicara satu sama lain, keluar jauh lebih baik di babak kedua, unggul 1-0 dan kemudian jelas itu permainan yang berbeda. Sayangnya hari ini momen penalti adalah momen yang menentukan dan itulah kenyataannya," tutupnya.
Akibat kartu merah yang diterima, Szoboszlai dipastikan absen pada laga berikutnya. Liverpool harus melawat ke markas Sunderland pada tengah pekan ini tanpa gelandang andalannya tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 14:55Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 14:52Unai Emery Tutup Pintu untuk Gabung Manchester United
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 14:42Michael Carrick Pimpin Sesi Latihan MU Hari Ini, Gak Jadi Dipecat?
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 14:02Prediksi Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 18:39Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 18:30Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
BERITA LAINNYA
-
inggris 27 Oktober 2026 14:55Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
-
inggris 27 Oktober 2026 14:52Unai Emery Tutup Pintu untuk Gabung Manchester United
-
inggris 27 Oktober 2026 14:42Michael Carrick Pimpin Sesi Latihan MU Hari Ini, Gak Jadi Dipecat?
-
inggris 27 Oktober 2026 14:22Mikel Arteta Ingatkan Arsenal, Fleetwood Town Bisa Jadi Ancaman di Carabao Cup
-
inggris 27 Oktober 2026 14:02Prediksi Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
-
inggris 27 Oktober 2026 13:42Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:41Cak Imin: MBG Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:28DPR Wanti-wanti Potensi Kepentingan Asing di RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 27 Oktober 2026 16:17DPR Soroti Kasus Montir Dicatut Jadi Pemilik McLaren
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:19Prabowo Panggil Kepala BRIN, Riset Penanganan Kebakaran Hutan Dibahas
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:15Cak Imin Tanggapi Isu BPJS Kesehatan Diganti Klinik KDMP
-
Liputan6 27 Oktober 2026 14:44Sahroni Tanggapi KPK: Perampasan Aset Pejabat Harus Berdasarkan Pembuktian
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356106/original/025282300_1790153036-85d3e4f0-6ca9-48a2-bdad-4b5d189bfb54.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382614/original/000993500_1793003285-IMG-20261026-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383494/original/044750700_1793089062-IMG-20261027-WA0030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383487/original/062982100_1793088940-1000799696.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475814/original/005504500_1687349060-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_16.58.06.jpeg)

