5 Pelajaran Kekalahan 0-4 Man City dari Tottenham: Taktik Pep Guardiola Mulai Usang?
Asad Arifin | 24 November 2024 05:43
Bola.net - Manchester City bertemu Tottenham pada laga pekan ke-12 Premier League 2024/2025, Minggu (24/11) dini hari WIB. Pada duel di Stadion Etihad itu, Tottenham meraih hasil fantastis. Mereka menang 4-0!
Betul, Tottenham menang 4-0 tanpa balas di kandang Man City. Ohya, ini merupakan kemenangan kedua Tottenham atas Man City musim ini. Sebelumnya, Tottenham menang 2-1 atas Man City di Carabao Cup.
Dua dari empat gol Tottenham dicetak James Maddison. Sedangkan, dua gol The Lily Whites lainnya lahir dari aksi Pedro Porro dan Brennan Johnson.
Man City tetap berada di posisi kedua klasemen dengan 23 poin, akan tetapi lima kekalahan beruntun belum pernah mereka alami pada era Pep Guardiola. Man City ada dalam krisis.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Kado Terbaik dari dan untuk Maddison

Dejan Kulusevski menghadirkan banyak teror bagi Man City. Dia benar-benar 'memasak' di lini tengah, memanfaatkan absennya Rodri dan Mateo Kovacic di kubu Man City.
Namun, bintang yang paling bersinar pada laga ini adalah James Maddison. Pemain 28 tahun itu mencetak dua gol ke gawang Man City. Dia kini telah mencetak lima gol di Premier League.
Bagi Maddison, dua gol dan performa apik pada duel lawan Man City adalah hal spesial. Sebab, pada hari pertandingan digelar, Maddison merayakan ulang tahun ke-28. Maddison sukses memberikan hadiah untuk dirinya sendiri!
Perayaan yang Buruk bagi Man City

Harusnya, laga melawan Tottenham memberi kesan spesial bagi Man City. Sebab, ada dua hal yang dirayakan sebelum laga di Stadion Etihad.
Pertama, beberapa hari lalu Man City telah mengumumkan kontrak baru Pep Guardiola. Jadi, ini adalah laga pertama Pep usai meneken kontrak baru. Namun, hasil yang didapat kekalahan memalukan.
Kedua, tepat sebelum laga ada perayaan atas gelar Ballon d'Or 2024 yang didapat Rodri. Ini adalah sejarah penting bagi Man City. Namun, momen epik ini berujung pada kekalahan 0-4 dari Tottenham.
Bukan Taktik, tapi Mental

Man City kalah lima laga beruntun. Namun, ada gambaran lain yang lebih buruk dari itu. Gawang mereka dua kali kebobolan empat gol dalam satu laga. Total, dari lima laga, ada 14 gol yang bersarang di gawang Man City.
Apakah ini jadi pertanda bahwa taktik Pep Guardiola sudah usang? Sang manajer dengan tegas membantahnya. Pertahanan Man City memang rapuh, akan tetapi itu bukan soal taktik.
"Tentu saja ada detail (taktiknya), akan tetapi situasi ini adalah bagaimana Anda bereaksi dalam beberapa momen. Dan semuanya berbeda ketika Anda kalah dalam tiga laga liga berturut-turut," ucap Guardiola dikutip dari BBC Sport.
Man City Merasakan Dampak Badai Cedera

Selain faktor mental, buruknya performa Man City tidak lepas dari banyaknya pemain kunci yang cedera. Rodri hanya salah satu dan masih banyak pemain penting lain yang cedera.
Ruben Dias, Jack Grealish, dan Mateo Kovacic juga absen pada duel lawan Tottenham. Sementara, Kevin De Bruyne dan John Stones tidak dalam kondisi 100 persen dan hanya bisa bermain maksimal 45 menit.
Man City benar-benar tidak punya banyak pilihan dalam daftar pemain. Pep mungkin akan melihat bursa transfer Januari 2025 untuk memperbaiki situasi ini.
Tottenham Memang Merepotkan

Tottenham bukan Liverpool, yang secara konsisten bersaing dengan Man City untuk gelar juara. Tottenham juga bukan Real Madrid atau PSG yang acap kali memberi kesulitan di Liga Champions.
Namun, Tottenham adalah lawan yang amat merepotkan Man City. Tottenham adalah klub pertama yang memberikan Man City-nya Pep kekalahan, pada pekan ke-7 Premier League 2016/2017.
Tottenham jadi klub yang paling sering menang lawan Man City era Pep (7 kali). Satu lagi, Tottenham juga jadi tim yang memberikan kekalahan kandang paling besar bagi Man City era Pep.
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


