5 Pelajaran Liverpool vs West Brom: Masterclass Allardyce Lumpuhkan Klopp
Dimas Ardi Prasetya | 28 Desember 2020 06:53
Bola.net - Liverpool dipaksa bermain imbang oleh West Brom di matchday 15 Premier League 2020-21 di Anfield, Minggu (27/12/2020) malam WIB.
Liverpool diprediksi menang atas West Brom. Sebab keduanya bak bumi dan langit.
Liverpool sempat menjalani start yang lumayan bagus. Mereka mampu mencetak gol pada menit ke-12 melalui Sadio Mane. Pasukan Jurgen Klopp juga terus mengepung pertahanan sang tamu di sepanjang babak pertama.
Liverpool pun sangat dominan dalam penguasaan bola. Namun mereka tak bisa menambah pundi golnya.
Di babak kedua, West Brom bermain sedikit terbuka. Mereka pun bisa mencetak gol balasan melalui Semi Ajayi.
Setelah itu, West Brom bertahan total. Liverpool pun kesulitan untuk bisa membongkar pertahanan pasukan Sam Allardyce.
Pada akhirnya, cuma dua gol saja tercipta di laga ini. Satu untuk Liverpool dan satu untuk West Brom.
Ada sejumlah pelajaran yang bisa dipetik dari laga ini. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini Bolaneters.
Sinar Mane
Sebelumnya Sadio Mane sempat mengalami paceklik gol. Ia tak mencetak gol dalam beberapa laga sebelum akhirnya bisa mengakhiri puasa golnya itu lawan Crystal Palace.
Di laga lawan West Brom ini, Mane kembali bersinar. Ia tak sekadar mencetak gol pembuka Liverpool. Pemain Senegal ini juga aktif meneror pertahanan The Baggies.
Kombinasi kecepatan dan kekuatannya begitu merepotkan pertahanan West Brom. Sementara itu, terkait gol semata wayangnya di laga ini, Mane sukses memperpanjang tuah positifnya bagi Liverpool.
Gol itu adalah gol ke-41 Mane di liga di Anfield. Dan selama ia mencetak gol di stadion tersebut, Liverpool tak pernah tersentuh kekalahan. Bahkan The Reds meraih 40 kemenangan dan sekali saja imbang.
Liverpool Butuh Gelandang Kreatif
Di pertandingan ini, Liverpool kesulitan menembus taktik ultra defensif West Brom. Mereka kehilangan pemain kreatif di lini tengahnya.
Liverpool memang berusaha membombardir pertahanan West Brom dengan umpan-umpan silang seperti biasanya. Namun hal itu tak berhasil.
Liverpool bahkan berusaha mendobrak pertahanan West Brom dengan memasukkan Alex Oxlade-Chamberlain. Namun itu juga tak berhasil.
Liverpool pun jelas membutuhkan kehadiran pemain seperti Thiago Alcantara. Ini persis seperti yang diutarakan oleh Jurgen Klopp kala memboyongnya dari Bayern Munchen.
Bagusnya bagi Liverpool, Thiago sendiri saat ini sudah berlatih lagi. Tak lama lagi ia akan bisa merumput.
Liverpool Wajib Beli Bek
Satu masalah besar kembali muncul bagi Liverpool. Mereka dipastikan kehilangan Joel Matip.
Bek asal Kamerun itu mengalami cedera dan ditarik keluar pada menit ke-60. Ia digantikan oleh Rhys Williams.
Kini stok bek senior Liverpool kembali habis. Parahnya The Reds tak bisa terus mengandalkan Williams.
Sebab, ia menjadi titik lemah bagi Liverpool di pertandingan ini. Ia bukan bek yang bisa berlari dengan cepat. West Brom pun tahu betul hal ini.
Mereka terus berusaha mengekploitasi kelemahan bek 19 tahun tersebut dengan mengirim bola panjang dan mengajaknya melakukan sprint. Hal tersebut nyaris membuahkan hasil pada menit ke-72 saat Grant menang adu lari dan nyaris mencetak gol. Untungnya peluang itu bisa digagalkan Alisson.
Liverpool tak punya pilihan lain selain membeli bek baru pada Januari 2021 nanti. Tak perlu bek mahal seperti Virgil van Dijk, tapi cukup bek yang berpengalaman.
Masterclass Allardyce
Duel Liverpool lawan West Brom ini adalah pertarungan dua aliran taktik yang berbeda. Jurgen Klopp mengandalkan taktik ofensif sementara Sam Allardyce mengandalkan taktik ultra defensif.
Liverpool jelas ingin menang, sementara West Brom berusaha untuk meraih hasil positif apapun yang bisa mereka dapatkan. Dan jelasnya, taktik Allardyce yang berjaya.
Allardyce memulai laga dengan skema 4-5-1. Akan tetapi kadang taktiknya berubah menjadi 4-6-0. Taktik ultra defensif ini membuat para pemain Liverpool kesulitan menemukan celah di pertahanan The Baggies.
Dan di saat mereka mulai membuka permainan mereka, West Brom bahkan mampu membuat Liverpool kerepotan. Mereka juga efektif karena meski cuma mendapat lima peluang melepas tendangan ke gawang The Reds, tiga di antaranya menemui sasaran. Bandingkan dengan Liverpool yang mencatatkan 17 shots dan cuma dua yang on target.
Di sepanjang laga, West Brom juga cuma menguasai laga sebanyak 21 persen. Sementara Liverpool 79 persen. Jumlah umpan juga jauh berbeda; 773 berbanding 213.
Allardyce jelas bisa tersenyum lebar atas hasil ini. Senyumnya juga makin lebar karena ia berhasil memperpanjang rekor positifnya kala bermain di Anfield.
"Manajer West Brom Sam Allardyce tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhirnya di Liga Premier di Anfield (W1 D3), masing-masing datang saat bertugas di klub yang berbeda (Sunderland, Crystal Palace, Everton dan West Brom). Ajaib"
Liverpool Gagal Manfaatkan Keuntungan
Liverpool merupakan salah satu dari dua tim dari posisi delapan besar yang tak berhadapan dengan tim dari delapan besar lainnya di antara Boxing Day dan laga awal tahun 2021 nanti. Tim satunya adalah Tottenham.
Leicester City sudah berduel lawan Manchester United. Sementara itu Manchester City bermain lawan Everton dan Chelsea.
Liverpool sendiri di dua laga berikutnya akan bermain lawan Newcastle dan Southampton. Harusnya mereka bisa memetik sembilan poin dari tiga laga itu.
Namun kini The Reds telah kehilangan dua poin karena ditahan imbang The Baggies. Jika saja bisa terus meraih kemenangan di laga ini dan di dua laga berikutnya, pasukan Jurgen Klopp punya kans untuk menjaga jaraknya dengan para rivalnya.
Kemenangan di tiga laga itu akan terasa kian penting, terlebih setelah lawan Southampton, Liverpool akan dihadapkan dengan beberapa laga berat lawan Man United, Tottenham, Man City, Leicester City dan Everton. Itu belum termasuk laga babak 16 besar Liga Champions lawan RB Leipzig.
(Opta/Mirror)
Berita Liverpool Lainnya:
Hasil Pertandingan Liverpool vs West Brom: Skor 1-1
Man of the Match Liverpool vs West Brom: Oluwasemilogo Adesewo Ibidapo Ajayi
Jurgen Klopp dan Sindirannya untuk Taktik 4-6-0 West Brom yang Bikin Liverpool Kehilangan Poin
Liverpool Payah, Klopp Akui West Brom Layak Dapat Poin di Anfield
Apa Kabarnya Skuat Utama Liverpool yang Terakhir Dipimpin Gerard Houllier?
Pesan Menyentuh Hati Jordan Henderson untuk Fans Liverpool: Terima Kasih!
Terjawab Sudah, Eksekutor Penalti Utama Liverpool adalah James Milner
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
LATEST UPDATE
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



